Pasangan Calon Ahmad HM Ali dan Abdul Karim Al Jufri Tampil Memukau pada Debat Kandidat Pertama

Ket. Foto: Paslon Cagub dan Cawagub Sulteng Tampil Memukau pada Debat Pertama
Ket. Foto: Paslon Cagub dan Cawagub Sulteng Tampil Memukau pada Debat Pertama Source: (Foto/Duan)

Palu, gemasulawesi – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 1, Ahmad HM Ali atau AA dan Abdul Karim Al Jufri atau AKA, tampil memukau pada debat kandidat pertama yang diadakan oleh KPU Sulawesi Tengah yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV di Jakarta.

Pasangan yang mengusung tagline “BERAMAL’ ini tampil dengan tenang, percaya diri, dan cerdas dalam memaparkan visi dan misi serta program unggulan mereka.

Dalam keterangannya di Palu setelah nontong bareng debat kandidat yang dipusatkan di halaman kantor Partai Koalisi BERAMAL Jalan Hasanuddin, Palu,, Juru Bicara Partai Koalisi BERAMAL. Ruslan Sangadji, menilai AA dan AKA tampak santai dan juga penuh keyakinan selama debat berlangsung.

Baca Juga:
BPK Ungkap Konspirasi Tender Hingga Gratifikasi Ratusan Juta Rupiah dari Rekanan ke Oknum Pejabat di Parigi Moutong

Ruslan Sangadji mengatakan keduanya terlihat tenang dan bahkan beberapa kali tampak saling berbisik dan tersenyum, seolah tanpa beban.

“Pasangan AA dan AKA berhasil memanfaatkan waktu yang diberikan dengan baik, menyampaikan paparan yang fokus dan juga substansial,” katanya.

Setiap jawaban yang mereka berikan tepat sasaran, menjawab pertanyaan dan juga tanggapan dari kandidat lain dengan lugas.

Baca Juga:
Mengejutkan! Siswi SMP Lembata di NTT Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Pelaku Ungkap Motif Balas Dendam

Dia menyatakan pasangan Beramal ini meraih poin yang nyaris sempurna, 99 dari 100.

Perbedaan gaya kandidat terlihat jelas dalam debat itu.

AA dan AKA yang termasuk generasi muda menampilkan pemikiran yang segar dan visioner, sementara kandidat lain cenderung lebih fokus pada pengalaman masa lalu dan sering kali dianggap seperti curhat pribadi.

Baca Juga:
Viral! Aksi Bocah Ugal-Ugalan di Jembatan Malaka Jakarta Timur Tuai Kecaman, Nyaris Picu Kecelakaan

Dia menekankan representasi AA dan AKA sebagai anak muda menjadi daya tarik tersendiri.

“Anak muda selalu melihat ke masa depan sedangkan yang lebih tua cenderung bernostalgia,” ucapnya.

Kemenangan dari Ahmad HM Ali dan Abdul Karim AL Jufri dalam debat kandidat pertama ini semakin memperkuat keyakinan pendukung pasangan ini adalah pilihan yang paling baik untuk memimpin Provinsi Sulawesi Tengah periode tahun 2024-2029.

Baca Juga:
Tragis! Penambang Timah Asal Belitung Hilang Usai Diserang Buaya Saat Cuci Kaki di Tepi Sungai Berang Dusun Air Malik

Dia menyebutkan pihaknya yakin AA dan AKA mampu membawa perubahan yang nyata untuk Sulawesi Tengah dengan visi yang jelas dan program-program yang relevan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

BPK Ungkap Konspirasi Tender Hingga Gratifikasi Ratusan Juta Rupiah dari Rekanan ke Oknum Pejabat di Parigi Moutong

BPK RI perwakilan Sulteng temukan sejumlah kejanggalan pada tender pekerjaan jalan di Kabupaten Parigi moutong, bahkan indikasi gratifikasi.

Mengejutkan! Siswi SMP Lembata di NTT Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Pelaku Ungkap Motif Balas Dendam

Tragedi air keras di Lembata jadi sorotan. Pelaku merencanakan aksi karena cintanya diabaikan oleh siswi SMP.

Viral! Aksi Bocah Ugal-Ugalan di Jembatan Malaka Jakarta Timur Tuai Kecaman, Nyaris Picu Kecelakaan

Aksi bocah ugal-ugalan di Jembatan Malaka mengancam keselamatan jalan viral, netizen ramai berikan komentar pedas.

Tragis! Penambang Timah Asal Belitung Hilang Usai Diserang Buaya Saat Cuci Kaki di Tepi Sungai Berang Dusun Air Malik

Kejadian tragis di Belitung, buaya serang penambang timah. Pencarian korban oleh SAR masih berlangsung sampai saat ini.

Gagalkan Penyelundupan Besar-Besaran di Desa Desa Bumi Kencana! 149.400 Baby Lobster Disita Ditpolairud Polda Lampung

Operasi penegakan hukum Ditpolairud Polda Lampung mengungkap penyelundupan baby lobster yang merugikan ekosistem laut Indonesia.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;