Kepergok Warga Saat Beraksi! Dua Maling Motor di Cikarang Bekasi Dikeroyok Massa, 1 Pelaku Tewas

Dua maling motor di Cikarang dihajar massa, satu pelaku tewas. Viral di media sosial, begini kronologinya.
Dua maling motor di Cikarang dihajar massa, satu pelaku tewas. Viral di media sosial, begini kronologinya. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos

Bekasi, gemasualwesi - Pencurian sepeda motor kembali menjadi sorotan di media sosial setelah dua pelaku di Cikarang, Kabupaten Bekasi, ditangkap warga dalam keadaan yang sangat mengenaskan. 

Kejadian ini berlangsung di Kampung Kukun, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat kejadian, pelaku yang berjumlah dua orang sedang beraksi mencuri sepeda motor. Namun, aksi mereka berhasil diketahui warga setempat. 

Dalam suasana penuh ketegangan, kedua pelaku dikejar oleh massa. Masyarakat yang marah langsung mengamuk, menangkap dan menghakimi para pelaku.

Baca Juga:
Komplotan Pencuri Motor di Jakarta dan Depok Diringkus, Polisi Beberkan Modus Operandi Pelaku Usai Beraksi 30 Kali

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Rudi Wiransyah Setiono, menjelaskan bahwa dari dua pelaku tersebut, satu di antaranya meninggal dunia akibat luka parah yang didapat dari amukan massa, sementara satu pelaku lainnya mengalami luka-luka dan saat ini berada dalam perawatan.

“Pelaku berjumlah dua orang, satu orang meninggal dunia karena amukan massa, dan satu orang lagi luka-luka,” ungkap Kapolsek pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Dari informasi yang beredar di media sosial, terlihat video detik-detik penangkapan tersebut viral. 

Banyak pengguna yang memberikan reaksi beragam, ada yang merasa lega dan bahagia melihat pelaku mendapatkan ganjaran dari tindakan mereka. 

Baca Juga:
Viral! Pesta Kembang Api yang Digelar Bersamaan dengan Upacara Keagamaan Umat Hindu di Pantai Berawa Bali Tuai Kecaman

Seperti yang dikatakan oleh seorang netizen, "Sebagai orang yang pernah kehilangan motor, lega dan bahagia liatnya."

Namun, tidak semua komentar mendukung tindakan tersebut. Beberapa netizen mempertanyakan sikap massa yang melakukan tindakan main hakim sendiri. 

“Jangan viralin video pengroyokan, nanti tidak ada tersangka, jadi aman,” tulis seorang pengguna media sosial.

Tindakan main hakim sendiri meskipun dapat dimengerti dari sudut pandang masyarakat yang merasa dirugikan, tetap harus dihindari.

Baca Juga:
Berawal dari Gadai HP, Pria di Tanah Abang Jadi Korban Penganiayaan dengan 3 Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Menghadapi pelaku kejahatan seharusnya melalui proses hukum yang berlaku agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Kepolisian menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil tindakan sendiri, meski kejahatan seperti pencurian motor sangat meresahkan. 

"Kami mendorong masyarakat untuk melapor kepada pihak berwenang jika melihat aksi kejahatan, daripada mengambil tindakan sendiri yang dapat berujung pada masalah hukum," ujar Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menghadapi situasi serupa. 

Baca Juga:
Viral Aksi Arogan Kepala Inspektorat Deliserdang, Serang hingga Rampas Kamera Wartawan Saat Meliput Kegiatan Ini

Masyarakat diharapkan dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Komplotan Pencuri Motor di Jakarta dan Depok Diringkus, Polisi Beberkan Modus Operandi Pelaku Usai Beraksi 30 Kali

Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ungkap kasus pencurian sepeda motor dengan 30 aksi di DKI Jakarta dan Depok.

Viral! Pesta Kembang Api yang Digelar Bersamaan dengan Upacara Keagamaan Umat Hindu di Pantai Berawa Bali Tuai Kecaman

Pesta kembang api di Pantai Berawa menimbulkan kontroversi saat bersamaan dengan upacara keagamaan umat Hindu.

Berawal dari Gadai HP, Pria di Tanah Abang Jadi Korban Penganiayaan dengan 3 Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Seorang pria mengalami luka serius akibat penganiayaan di Tanah Abang saat menagih ponsel. Polisi gerak cepat tangkap pelaku.

Viral Aksi Arogan Kepala Inspektorat Deliserdang, Serang hingga Rampas Kamera Wartawan Saat Meliput Kegiatan Ini

Kepala Inspektorat Deliserdang serang wartawan saat peliputan. Tindakan ini menuai kecaman di media sosial.

Kecelakaan Tunggal di Bundaran HI Jakarta Pusat! Mobil Toyota Etios Tabrak Separator Air Mancur, 1 Penumpang Terluka

Mobil Toyota Etios menabrak separator di Bundaran HI, menyebabkan penumpang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;