Aksi Jambret Spesialis Kalung Anak Terbongkar, Tersangka Ditembak Karena Melawan Saat Ditangkap di Sidoarjo

Jambret spesialis kalung anak ditangkap di Sidoarjo setelah beraksi dan melawan saat penangkapan oleh polisi.
Jambret spesialis kalung anak ditangkap di Sidoarjo setelah beraksi dan melawan saat penangkapan oleh polisi. Source: Foto/ilustrasi/Freepik

Sidoarjo, gemasulawesi - Seorang pria berusia 42 tahun ditangkap di Sidoarjo karena diduga melakukan perampokan kalung emas dari seorang anak kecil. 

Tersangka, yang dikenal sebagai AFN alias P, merupakan residivis yang sebelumnya pernah terlibat dalam kejahatan serupa. 

Penangkapan ini dilakukan oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim setelah aksinya menjadi sorotan masyarakat.

Insiden perampokan itu terjadi di pinggir jalan Pasar Wisata, Desa Pabean, Sedati, Sidoarjo. 

Baca Juga:
7 WNA Norwegia dan Inggris Ditangkap Terkait Dugaan Penyebaran Aliran Sesat Imam Mahdi di Sumatera Barat, Ini Sosoknya

Menurut keterangan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, korban adalah seorang anak berusia lima tahun yang sedang bermain dengan temannya. 

Kejadian ini menciptakan kepanikan di kalangan orang tua dan warga setempat, mengingat bahwa pelaku menargetkan anak-anak sebagai sasaran.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan detik-detik perampokan tersebut. Dalam video tersebut, tersangka terlihat mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah-putih dan mengawasi keadaan sekeliling sebelum melancarkan aksinya. 

Setelah merasa aman, ia langsung menghampiri korban dan merampas kalung emas yang dikenakan anak tersebut tanpa turun dari motornya. 

Baca Juga:
Kuras Uang Rp36 Juta dari ATM yang Ditemukannya di Jalan, Driver Ojek Online dari Makassar Ini Diringkus Polisi

Setelah berhasil, pelaku melarikan diri, sementara anak itu menangis dan berlari ke rumahnya.

Kejadian tersebut segera dilaporkan oleh orang tua korban ke pihak berwajib. 

Polisi, setelah menyelidiki dan menganalisis rekaman CCTV, berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan di rumahnya di kawasan Gedangan, Sidoarjo.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 18 Oktober 2024, AKBP Arbaridi mengungkap bahwa saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, sehingga petugas terpaksa menembak kaki kanannya untuk mengendalikannya.

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Sedayu Bantul Tewaskan Dua Orang Sekaligus, Begini Kronologi Detailnya

Menurut AKBP Arbaridi, pelaku bertindak sendirian dalam aksinya dan mengendarai motor untuk mencari korban yang dianggap rentan. 

Setelah merampas kalung emas tersebut, AFN menjualnya di sebuah toko di daerah Wadungasri, Sidoarjo, dengan harga Rp 2,5 juta. 

Polisi masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki kemungkinan adanya korban lain atau keterlibatan pihak lain dalam aksi kejahatan ini.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh polisi antara lain kuitansi penjualan kalung emas, kuitansi liontin, rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pelaku, serta motor yang digunakan dalam perampokan. 

Baca Juga:
Alami Sejumlah Perubahan, Inilah Jadwal Lengkap Kereta Api PT KAI Daop 1 Jakarta Jelang Pelantikan Presiden

Penangkapan AFN tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat Sidoarjo, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap tindakan kriminal yang dapat menimpa siapa saja, terutama anak-anak. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

7 WNA Norwegia dan Inggris Ditangkap Terkait Dugaan Penyebaran Aliran Sesat Imam Mahdi di Sumatera Barat, Ini Sosoknya

Penangkapan tujuh WNA di Pasaman Barat ungkap penyebaran aliran sesat terkait pencarian sosok Imam Mahdi.

Kuras Uang Rp36 Juta dari ATM yang Ditemukannya di Jalan, Driver Ojek Online dari Makassar Ini Diringkus Polisi

Pelaku pencurian ATM ini menguras saldo milik korban dengan memasukkan PIN yang tepat dari tanggal lahirnya.

Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Sedayu Bantul Tewaskan Dua Orang Sekaligus, Begini Kronologi Detailnya

Dua orang meninggal dalam kecelakaan truk di Bantul, sementara beberapa korban lainnya dilarikan ke rumah sakit.

Alami Sejumlah Perubahan, Inilah Jadwal Lengkap Kereta Api PT KAI Daop 1 Jakarta Jelang Pelantikan Presiden

PT KAI melakukan penyesuaian jadwal kereta api menjelang pelantikan presiden. Temukan jadwal lengkapnya di sini.

Korban Ditemukan! Begini Kronologi Turis India yang Terseret Obak Besar di Pantai Angel's Billabong Nusa Penida Bali

Seorang turis asal India terseret ombak besar ketika berwisata di Pantai Angel's Billabong Nusa Penida Bali, korban sudah ditemukan

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;