Distanak Sulawesi Tenggara Telah Menyalurkan Sebanyak 1.142 Unit Pompanisasi di 17 Kabupaten dan Kota

Ket. Foto: Distanak Sultra Telah Menyalurkan 1.142 Unit Pompanisasi di 17 Kabupaten dan Kota
Ket. Foto: Distanak Sultra Telah Menyalurkan 1.142 Unit Pompanisasi di 17 Kabupaten dan Kota Source: (Foto/Antara/Azis Senong)

Kendari, gemasulawesi – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan atau Distanak Provinsi Sulawesi Tenggara atau Sultra telah menyalurkan sebanyak 1.142 unit pompanisasi hingga tanggal 14 Oktober 2024 di 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.

La Ode Muh Rusdin Jaya, yang merupakan Kepala Distanak Sulawesi Tenggara di Kendari pada hari Senin, tanggal 21 Oktober 2024, menyampaikan ribuan pompanisasi itu telah disalurkan dan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tani yang ada di daerah mengingat saat ini masih dalam musim kemarau sehingga kebutuhan pengairan sangat diperlukan oleh masyarakat.

Pompanisasi adalah program irigasi sawah dengan menggunakan sistem pipa yang terpasang dengan tujuan untuk mengalirkan air.

Baca Juga:
Partai Koalisi BERAMAL Terus Memasifkan Pertemuan Terbatas untuk Merebut Kemenangan di Pilkada Sulteng 2024

Dia menyebutkan program pompanisasi ini telah pihaknya optimalkan sebelum memasuki musim penghujan sejalan dengan kesepakatan dengan Kementerian Pertanian bahwa pompanisasi yang dicanangkan itu hingga akhir bulan Oktober.

“Untuk realisasi penyaluran pompanisasi selama bulan Oktober telah dilakukan distribusi sebanyak 221 unit ke 8 kabupaten,” katanya.

Dikutip dari Antara, dia menambahkan di antaranya 83 unit di Kabupaten Bombana, 20 unit di Kolaka, 14 unit di Buton Utara, dan 67 unit di Konawe.

Baca Juga:
Sulteng dan Jateng Berkolaborasi Mengawasi Peredaran Benih Hortikultura Tak Memiliki Sertifikat dan Berlabel

Dia melanjutkan 13 unit di Kabupaten Konawe Utara, 9 unit di Konawe Kepulauan, 10 unit di Kolaka Timur, dan 5 unit di Konawe Selatan.

Dia menyatakan untuk beberapa kabupaten dan kota yang tersisa belum tersalurkan dan akan segera dilakukan penyaluran sebelum memasuki musim penghujan.

“Meski saat ini telah beberapa kali kita melihat turun hujan tetapi belum merata sehingga program pompanisasi sebagian daerah masih dibutuhkan guna membantu pengairan terutama daerah yang baru melakukan penanaman,” ucapnya.

Baca Juga:
Pemerintah Kota Palu Ajak Perusahaan Asuransi Berkolaborasi dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Di sisi lain, pasangan Muh. Sultan Aulia Armin Putra dan Andi Nur Cahyati Amir Sutejo meraih predikat juara pertama pada lomba Duta Museum Sulawesi Tenggara tahun 2024.

Lomba Duta Museum yang diadakan oleh UPTD Museum dan Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara merupakan program rutin setiap tahun yang memiliki tujuan mendukung kegiatan promosi museum di Provinsi Sulawesi Tenggara. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Partai Koalisi BERAMAL Terus Memasifkan Pertemuan Terbatas untuk Merebut Kemenangan di Pilkada Sulteng 2024

Kampanye pertemuan terbatas terus dimasifkan oleh Partai Koalisi BERAMAL untuk merebut kemenangan di Pilkada Sulteng.

Sulteng dan Jateng Berkolaborasi Mengawasi Peredaran Benih Hortikultura Tak Memiliki Sertifikat dan Berlabel

Kolaborasi mengawasi peredaran benih hortikultura tidak mempunyai sertifikat dan berlabel dilakukan oleh Sulteng dan Jateng.

Pemerintah Kota Palu Ajak Perusahaan Asuransi Berkolaborasi dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Perusahaan asuransi diajak Pemkot Palu melakukan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Viral! Debat Perdana Pilkada Bojonegoro Mendadak Dihentikan, KPU Ungkap Kericuhan yang Terjadi

Debat perdana Pilkada Bojonegoro dihentikan akibat pelanggaran aturan oleh calon bupati nomor urut 01, begini kata KPU.

Tuai Kontroversi! Sound Horeg Menggelegar di Pesta Rakyat Pelantikan Prabowo Gibran

Sound Horeg memeriahkan pelantikan Prabowo-Gibran, namun aksi mereka menimbulkan kontroversi. Simak selengkapnya.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;