Viral Fenomena Ribuan Tikus Memasuki Salah Satu Desa di Karawang Pada Malam Hari, Pohon Hingga Jalanan Dipadati Tikus

Ilustrasi tikus yang memasuki area rumah dan jalanan warga di Kecamatan Tirtajaya Kabupaten arawang
Ilustrasi tikus yang memasuki area rumah dan jalanan warga di Kecamatan Tirtajaya Kabupaten arawang Source: (Foto/Pixabay/@Ralph_Fotos)

Karawang, gemasulawesi - Warga Karawang baru-baru ini dihebohkan dengan fenomena ribuan tikus memasuki pemukiman penduduk.

Diketahui bahwa persitiwa tersebut terjadi di Dusun Cibatu, Desa Kutamakmur, Kecamayan Tirtajaya Karawang pada Jumat malam, 25 Oktober 2024.

Kejadian ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah rekaman video diunggah oleh akun Instagram @info_jabodetabek, memperlihatkan tikus-tikus yang berkeliaran di sepanjang jalan dan pekarangan rumah warga hingga memenuhi pagar dan pohon.

Warga yang merekam fenomena ini tampak kaget, memperlihatkan kondisi jalan yang penuh dengan tikus, sementara beberapa lainnya memasuki rumah warga, menambah keresahan di tengah malam.

Baca Juga:
Viral Seorang Emak-emak Curi Pakaian di Toko Baju Tapanuli Tengah, Cara Mencurinya Bikin Geleng-geleng Kepala

Belum jelas dari mana asal mula ribuan tikus ini muncul. Namun, beberapa di antaranya terlihat keluar dari selokan yang ada di sekitar permukiman.

Sebagai hama yang kerap menyerang lahan pertanian dan area perkotaan di Indonesia, tikus menjadi ancaman besar tidak hanya bagi ketahanan pangan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat.

Dalam kejadian di Karawang ini, keberadaan tikus dalam jumlah besar di wilayah pemukiman menyebabkan warga khawatir akan risiko penyakit yang dapat ditularkan oleh tikus.

Di Indonesia, tikus sudah lama dikenal sebagai hama yang menimbulkan kerugian besar, terutama bagi para petani.

Baca Juga:
Geger! 90 Kades di Semarang Kocar-kacir Saat Bawaslu Gerebek Pertemuan Diduga Mobilisasi Dukungan Pilgub 2024

Dalam lingkungan pemukiman, tikus dapat menyebabkan kerusakan pada barang-barang rumah tangga serta menjadi ancaman kesehatan bagi manusia.

Penyakit yang ditularkan melalui tikus dapat menyebar melalui air seni atau kotoran tikus yang sering kali sulit terdeteksi, terutama di area yang sering mereka lintasi, seperti selokan dan gudang.

Penyebab utama kemunculan tikus dalam jumlah besar di permukiman bisa bermacam-macam, mulai dari faktor musim yang memengaruhi pergerakan tikus, penurunan sumber makanan di habitat asal, hingga perubahan pada lingkungan akibat aktivitas manusia.

Meski begitu, penanganan yang efektif untuk mengurangi populasi tikus di area pemukiman masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Keberadaan tikus dalam jumlah besar di Dusun Cibatu telah membuat warga harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah.

Sejumlah warga bahkan telah mengambil langkah darurat dengan membersihkan area sekitar dan menutup lubang-lubang potensial yang bisa menjadi akses bagi tikus. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Seorang Emak-emak Curi Pakaian di Toko Baju Tapanuli Tengah, Cara Mencurinya Bikin Geleng-geleng Kepala

Viral vide yang memperlihatkan seorang emak-emak melakukan pencurian baju di salah satu toko pakaian di Tapanuli Tenga, Sumut

Uang Retribusi Pelayanan Pasar Tolai 'Nginap' Direkening Pribadi Bendahara Pasar

Mengendapnya dana retribusi pasar tolai Parigi moutong ke rekening pribadi, dikhawatirkan berpotensi disalahgunakan oknum Kepala pasar.

Geger! 90 Kades di Semarang Kocar-kacir Saat Bawaslu Gerebek Pertemuan Diduga Mobilisasi Dukungan Pilgub 2024

Puluhan kepala desa membubarkan diri saat Bawaslu menggerebek pertemuan yang diduga melanggar aturan kampanye.

Kawanan Perampok Satroni Minimarket di Bekasi, Tiga Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi, 4 Anggota Lainnya Buron

Komplotan perampok minimarket ditangkap di Bekasi, polisi terus kejar sisa anggota. Tiga pelaku diamankan.

Pencurian Motor di Depok Terekam CCTV, Polisi: Pelaku Diduga Gunakan Kunci Palsu

Aksi curanmor yang viral di Depok! Polisi periksa TKP dan CCTV untuk mengungkap pelaku pencurian motor.

Berita Terkini

wave

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.

Bupati Parigi Moutong Bentuk Tim Penertiban Barcode BBM Subsidi Pertanian dan Perikanan

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase membentuk tim terpadu penertiban barcode BBM subsidi menyusul dugaan kebocoran solar pertanian dan nelaya

Cara Parigi Moutong Siapkan SDM Unggul Lewat Ajamg Utsawa Dharma Gita 2026

Pemda Parigi Moutong lepas kontingen Utsawa Dharma Gita 2026 Sulawesi Tengah untuk cetak generasi muda Hindu yang unggul dan toleran.

Tangani 310 Hektar Sawah Terdampak Banjir, Wabup Parigi Moutong Instruksikan Ini

Wakil Bupati Parigi Moutong gerak cepat pimpin pemulihan pasca-banjir. Fokus perbaikan tanggul darurat demi selamatkan ratusan hektar sawah


See All
; ;