Kementerian Agama Bolaang Mongondow Tingkatkan Kualitas Penyuluh Agama Hindu di Era Digital

Ket. Foto: Kemenag Bolaang Mongondow Meningkatkan Kualitas Penyuluh Agama Hindu di Era Digital
Ket. Foto: Kemenag Bolaang Mongondow Meningkatkan Kualitas Penyuluh Agama Hindu di Era Digital Source: (Foto/ANTARA/HO-Kemenag)

Bolaang Mongondow, gemasulawesi – Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, meningkatkan kualitas penyuluh agama Hindu di era digital.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, Shabri Makmur Bora, dalam keterangannya mengatakan dia menekankan pentingnya adaptasi penyuluh terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam menghadapi tantangan era digital.

Shabri Makmur Bora menyatakan penyuluh agama kini perlu menguasai digitalisasi sebagai sarana efektif dalam memberikan pembinaan dan informasi yang relevan kepada masyarakat, khususnya untuk generasi muda yang akrab dengan dunia digital.

Baca Juga:
32 Masjid di Kabupaten dan Kota Gorontalo Menerima Bantuan 1.000 Eksemplar Al Quran dari BPKH RI

“Di era ini penyuluh agama harus mampu memaksimalkan peran mereka lewar pembaruan informasi dan penguasaan teknologi digital,” ujarnya.

Shabri Makmur Bora menambahkan hal ini penting agar materi penyuluhan dapat lebih mudah diakses dan diterima oleh generasi muda yang dikenal sebagai generasi Z.

Dikutip dari Antara, kegiatan pembinaan ini juga menjadi ajang untuk para penyuluh agama untuk melakukan diskusi tentang cara-cara inovatif dalam menyampaikan materi keagamaan, terutama dengan pendekatan digital yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi muda saat ini.

Baca Juga:
Polisi Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Sosok Pria yang Menyandera Anak di Pos Polisi Pejaten Jakarta Selatan

Shabri Makmur Bora berharap para penyuluh dapat menjadi ujung tombak dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kerukunan di tengah masyarakat yang semakin dinamis.

Dengan adanya pembinaan ini, Kementerian Agama Bolaang Mongondow berharap para penyuluh agama Hindu dapat memperkuat peran mereka dalam membangun kesadaran keagamaan yang adaptif dan berdaya saing di era modern, sekaligus memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antar umat.

I Made Wida, yang merupakan Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Bolaang Mongondow, menyatakan kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyuluhan di tengah masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga:
Viral Seorang Wanita Mencuri Helm di Stasiun Mojokerto, Bisa Lolos dengan Santai dari Pantauan Petugas Parkir

Dia menyebutkan kegiatan ini dihadiri oleh 21 penyuluh agama Hindu di Kabupaten Bolaang Mongondow. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Puluhan Pelaku UMKM Akan Menyajikan Kuliner Khas Makassar pada Giat Tahunan Makassar Culinary Night

Kuliner khas Makassar akan disajikan oleh puluhan pelaku UMKM pada giat tahunan Makassar Culinary Night pada hari Jumat hingga Minggu.

23 Perusahaan di Kawasan PT IMIP sedang Menjalani Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Audit sistem SMK3 tengah dijalani oleh 23 perusahaan di kawasan di PT Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP, Sulteng.

32 Masjid di Kabupaten dan Kota Gorontalo Menerima Bantuan 1.000 Eksemplar Al Quran dari BPKH RI

Bantuan 1.000 eksemplar Al Quran dari BPKH RI dikabarkan diterima oleh 32 masjid di kabupaten dan juga kota Gorontalo.

Polisi Temukan Fakta Mengejutkan Terkait Sosok Pria yang Menyandera Anak di Pos Polisi Pejaten Jakarta Selatan

Aksi penyanderaan di Pos Polisi Pejaten mengungkap kebenaran mengejutkan mengenai pelaku dan kondisi psikologisnya.

Viral Seorang Wanita Mencuri Helm di Stasiun Mojokerto, Bisa Lolos dengan Santai dari Pantauan Petugas Parkir

Viral seorang wanita terekam kamera CCTV sedang melakukan pencurian helm di area parkir Stasiun Mojokerto, Jawa Timur

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;