Viral Laki-laki Sengaja Masukkan Bawang Merah ke Celana Dalam yang Dijemur di Depok, Warganet Bingung Tujuannya

Tangkap layar video CCTV yang memperlihatkan momen pria paruh baya memasukkan bawang merah ke pakaian dalam yang dijemur di Depok
Tangkap layar video CCTV yang memperlihatkan momen pria paruh baya memasukkan bawang merah ke pakaian dalam yang dijemur di Depok Source: (Foto/Instagram/@infodepok_id)

Depok, gemasulawesi - Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tak lazim seorang laki-laki paruh baya di Depok menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, pria tersebut terekam sedang memasukkan bawang merah ke dalam celana dalam yang tengah dijemur di salah satu rumah warga di Kelurahan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 29 Oktober 2024, ini langsung menarik perhatian publik dan diunggah ulang oleh akun Instagram @infodepok_id pada 30 Oktober 2024.

Menurut keterangan unggahan tersebut, awalnya laki-laki paruh baya ini datang ke rumah warga untuk meminta sumbangan.

Baca Juga:
Viral Ospek di Politeknik Negeri Kupang, Mahasiswa Senior Marah-marah dan Diduga Suruh Maba Minum Oli

Namun, ketika salah satu pemilik rumah menolak memberinya bantuan, pria itu berbalik dan berjalan menuju jemuran yang berada di samping rumah.

Di sana, tanpa diduga, ia mengambil bawang merah dari sakunya dan memasukkannya ke salah satu celana dalam yang sedang dijemur.

Aksi ini mengundang keheranan dari warga sekitar dan warganet yang menyaksikan video tersebut.

Motif pria itu masih belum jelas, dan aksi memasukkan bawang merah ke pakaian dalam di jemuran pun membingungkan banyak orang.

Baca Juga:
Kementerian Agama Sulawesi Utara Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Rekrutmen PPIH Tahun 1446 H

Beberapa komentar warganet mencerminkan kebingungan dan kekhawatiran mereka terhadap kejadian tersebut.

Salah satu komentar dari akun Instagram @thr*** menulis, “Hih, biar apa ya? Serem banget deh.”

Ada pula warganet yang memberikan saran untuk lebih berhati-hati, seperti komentar akun @gun*** yang mengatakan, "Usahakan kalau jemur pakaian, mau itu pakaian dalam atau pakaian luar, jangan di luar rumah. Karena kalau enggak dimaling, ya begini, ada saja kelakuan orang."

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada ketika menjemur pakaian di luar rumah, terutama di area yang terbuka atau kurang terpantau.

Menjemur pakaian di dalam rumah atau menggunakan area jemuran yang lebih terlindung dapat menjadi solusi untuk menghindari tindakan iseng atau bahkan hal-hal yang lebih berbahaya.

Masyarakat juga disarankan untuk memasang CCTV di sekitar rumah, terutama bagi yang sering meninggalkan jemuran di luar, sebagai upaya menjaga keamanan barang-barang pribadi dari tindakan yang tidak diinginkan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Ospek di Politeknik Negeri Kupang, Mahasiswa Senior Marah-marah dan Diduga Suruh Maba Minum Oli

Politeknik Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur jadi sorotan warganet karena viral video seorang mahasiswa senior menyuruh maba minum oli

Kementerian Agama Sulawesi Utara Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Rekrutmen PPIH Tahun 1446 H

Kementerian Agama atau Kemenag Sulawesi Utara berkomitmen meningkatkan kualitas rekrutmen PPIH tahun 1446 Hijriah.

Kementerian Agama Bolaang Mongondow Tingkatkan Kualitas Penyuluh Agama Hindu di Era Digital

Kualitas penyuluh agama Hindu di era digital ditingkatkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow.

Puluhan Pelaku UMKM Akan Menyajikan Kuliner Khas Makassar pada Giat Tahunan Makassar Culinary Night

Kuliner khas Makassar akan disajikan oleh puluhan pelaku UMKM pada giat tahunan Makassar Culinary Night pada hari Jumat hingga Minggu.

23 Perusahaan di Kawasan PT IMIP sedang Menjalani Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Audit sistem SMK3 tengah dijalani oleh 23 perusahaan di kawasan di PT Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP, Sulteng.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;