Tuai Kecaman! Aksi Penyerangan Puluhan Oknum TNI di Deli Serdang Viral, Begini Kronologinya

Aksi penyerangan oknum TNI di Deli Serdang tuai kecaman, satu warga tewas, begini kronologinya.
Aksi penyerangan oknum TNI di Deli Serdang tuai kecaman, satu warga tewas, begini kronologinya. Source: Foto/Ilustrasi/Dok. TNI AD

Deli Serdang, gemasulawesi - Aksi penyerangan yang dilakukan oleh puluhan oknum prajurit TNI di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara belum lama ini langsung menuai kecaman luas dari berbagai pihak. 

Kejadian ini viral setelah diketahui bahwa penyerangan yang melibatkan sekitar 33 personel dari Batalyon Artileri Medan-2/Kilap Sumagan Kostrad menyebabkan seorang warga, Raden Barus (60), tewas, dan belasan lainnya terluka.

Kronologi kejadian bermula saat puluhan prajurit TNI mendatangi desa tersebut pada tengah malam. 

Mereka, yang sebagian besar mengenakan seragam dinas, mendobrak rumah-rumah warga dan melakukan kekerasan dengan menggunakan berbagai senjata, seperti senjata tajam, double stick, dan pistol. 

Baca Juga:
Ramai di Media Sosial! Kemenperin Tegas Melarang iPhone 16 Diperjualbelikan di Indonesia, Ini Alasannya

Selain menewaskan Raden Barus, sejumlah warga mengalami luka parah, termasuk kepala bocor, punggung memar, dan tangan bengkak akibat aksi brutal ini.

Insiden ini langsung memicu kecaman, salah satunya datang dari anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, yang mengutuk keras aksi tersebut. 

Ia menegaskan bahwa insiden ini sudah tergolong kasus pembunuhan dan bertentangan dengan nilai-nilai yang seharusnya dipegang oleh TNI sebagai pelindung rakyat.

"Ini sudah masuk kategori kasus pembunuhan. Tindakan ini sangat memalukan dan mencoreng citra TNI yang seharusnya menjadi pelindung rakyat," ujar TB Hasanuddin, dikutip pada Senin, 11 November 2024. 

Baca Juga:
Sempat Jadi Tersangka Usai Promosikan Judi Online, Gunawan Sadbor Resmi Dibebaskan, Kapolres Sukabumi Bongkar Alasannya

Politisi PDI-P ini mendesak agar para pelaku penyerangan dan komandannya dihukum dengan tegas.

Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Letjen Mochammad Hasan, yang telah mengunjungi Desa Selamat untuk menyampaikan permohonan maaf kepada warga, mendapat sorotan tajam. 

TB Hasanuddin menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup dan meminta agar tindakan keras segera diambil terhadap pelaku.

Kodam I/BB telah mengonfirmasi bahwa sekitar 33 prajurit TNI yang terlibat dalam insiden tersebut telah diperiksa oleh Pomdam I Bukit Barisan untuk mengetahui peran masing-masing. 

Baca Juga:
Geger! Dua Tersangka Kasus Judi Online Ditangkap Polisi Setelah Melarikan Diri ke Luar Negeri, Ini Sosoknya

Meskipun ada permintaan maaf, kecaman dari berbagai pihak terus berdatangan, menuntut agar keadilan ditegakkan atas insiden yang memalukan ini.

DPR pun menyuarakan kecaman keras terhadap tindakan oknum TNI ini. Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menyebutkan bahwa insiden ini tidak hanya mencoreng citra TNI, tetapi juga menunjukkan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan prinsip-prinsip dasar yang dipegang oleh institusi militer. 

Keputusan tegas terhadap para pelaku diharapkan untuk memberikan efek jera dan menjaga kepercayaan publik terhadap TNI sebagai institusi yang seharusnya melindungi rakyat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh! Direktur PT Global Industrial Estetika Masuk Daftar Buronan Polresta Bogor, Ini Kasus Besar yang Menjeratnya

Terlibat kasus penipuan besar, Direktur PT GIE kini resmi masuk dalam daftar pencarian Polresta Bogor.

Digerebek! Polisi Bongkar Pusat Peredaran Narkoba di Palembang, Delapan Tersangka Ditangkap dengan Barang Bukti Ini

ba Polda Sumsel Deskripsi : Operasi gabungan gerebek "Kampung Narkoba" Palembang, temukan delapan tersangka dan bukti sabu dan ekstasi.

Polda Sulteng Tingkatkan Cooling System Menjelang Voting Day Pilkada 2024

Sistem pendinginan situasi atau cooling system ditingkatkan oleh Polda Sulawesi Tengah menjelang voting day Pilkada tahun 2024.

KPU Palu Tingkatkan Kapasitas KPPS untuk Wujudkan Penyelenggaraan Pilkada yang Berkualitas

Kapasitas KPPS ditingkatkan oleh KPU Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas.

KPU Kendari Temukan Sebanyak 373 Lembar Surat Suara Pillkada 2024 Rusak setelah Dilakukan Sortir dan Pelipatan

Sebanyak 373 lembar surat suara untuk Pilkada 2024 ditemukan rusak oleh KPU Kendari setelah dilakukan penyortiran dan juga pelipatan.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;