Viral Alat Berat Excavator Hanyut di Aliran Kali Bekasi Pada Malam Hari, Kenaikan Tinggi Muka Air Diduga Jadi Penyebab

Tangkap layar video yang menampilkan momen alat berat excavator hanyut di kali Bekasi
Tangkap layar video yang menampilkan momen alat berat excavator hanyut di kali Bekasi Source: (Foto/Instagram/@bekasi.terkini)

Bekasi, gemasulawesi - Sebuah alat berat excavator hanyut di kali Bekasi dan menjadi perhatian di media sosial.

Kejadian ini berlangsung di kali Bekasi, tepatnya di kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, pada Senin dini hari, 18 November 2024.

Momen tersebut sempat diabadikan oleh seseorang di tepi kali dan diunggah ulang oleh akun Instagram @bekasi.terkini, sehingga menyedot perhatian para warganet.

Dalam video yang beredar, excavator terlihat berada di atas benda seperti alas, kemudian terbawa arus deras Kali Bekasi.

Baca Juga:
Gelar Razia Diskotek di Makassar, Polisi Tangkap LO Paslon Pilkada Luwu Timur Karena Narkoba, Begini Kronologinya

Kecepatan aliran air yang meningkat akibat tingginya muka air diduga menjadi penyebab excavator tersebut hanyut.

Aliran air yang cukup deras membuat alat berat itu tidak dapat bertahan di tempat semula dan terus hanyut mengikuti aliran sungai.

Situasi ini menunjukkan bagaimana derasnya arus air yang kerap kali sulit diprediksi, terutama saat terjadi peningkatan debit air yang mendadak.

Momen hanyutnya alat berat ini memicu beragam reaksi dari para warganet yang menyaksikan video tersebut.

Baca Juga:
Disebut Sering Gosip, Nenek Bisu di Lampung Dibunuh Tetangganya Sendiri, Begini Pengakuan Pelaku Usai Ditangkap Polisi

Beberapa netizen memberikan komentar yang berisi kekhawatiran maupun kritik terhadap situasi yang terjadi.

“Wah masalah besar itu,” tulis akun @ker*** dalam kolom komentar.

Reaksi serupa juga datang dari akun @rsb*** yang menulis, “Kurang sop ya berakibat seperti tsb.” 

Komentar yang lebih panjang dan serius datang dari akun @adh*** yang mengingatkan pentingnya upaya evakuasi alat berat tersebut.

Baca Juga:
Korupsi Dana BLT Senilai Rp448 Juta! Kepala Kantor Pos Cabang Sedanau di Riau Ditangkap Polisi, Ternyata Digunakan untuk Ini

Ia menulis, “Tolongin evakuasi, telpon damkar, gunakan akalnya, itu termasuk keadaan darurat, selain merugikan pemilik, itu pun bisa bikin fatal saluran air kalau tersangkut di pintu air, jangan nunggu nyangkut dulu baru di tanganin.”

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya penerapan SOP (Standard Operating Procedure) dan keselamatan kerja dalam proyek pembangunan, terutama di lokasi yang berisiko tinggi.

Dalam setiap pengerjaan proyek yang melibatkan alat berat, pengawasan dan evaluasi situasi lingkungan menjadi sangat penting.

Peningkatan muka air yang drastis atau kondisi cuaca yang tidak menentu bisa membawa risiko besar jika tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, penerapan prosedur keselamatan yang ketat harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa terulang, melindungi keselamatan alat, pekerja, serta masyarakat sekitar. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Gelar Razia Diskotek di Makassar, Polisi Tangkap LO Paslon Pilkada Luwu Timur Karena Narkoba, Begini Kronologinya

Akibat razia di beberapa diskotek Makassar, Polisi berhasil tangkap Liaison Officer atau LO paslon Pilkada Luwu Timur karena positif narkoba

Disebut Sering Gosip, Nenek Bisu di Lampung Dibunuh Tetangganya Sendiri, Begini Pengakuan Pelaku Usai Ditangkap Polisi

Seorang nenek bisu di Lampung jadi korban pembunuhan yang dilakukan tetangganya sendiri, begini pengakuan pelaku setelah ditangkap

Korupsi Dana BLT Senilai Rp448 Juta! Kepala Kantor Pos Cabang Sedanau di Riau Ditangkap Polisi, Ternyata Digunakan untuk Ini

Firdaus, Kepala Kantor Pos Sedanau, ditangkap karena korupsi dana BLT Rp 448 juta untuk kepentingan pribadinya ini.

Sempat Kritis! Karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung yangTerjepit Lift Barang Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Sosoknya

Karyawan Mister Donut Bandar Lampung meninggal dunia setelah kecelakaan di lift barang. Begini keterangan dari pihak kepolisian.

Viral! Pengemudi Mobil Ini Mendadak Pukul Sopir Taksi Online di Tol Jakarta, Begini Kronologi Awalnya

Pengemudi Wuling serang sopir taksi online di Tol Jakarta, kejadian viral dan menuai beragam komentar di media sosial.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;