Pengeroyokan Brutal di Serpong! Pengemudi Alami Luka Serius Akibat Serangan Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya

Polisi tangani pengeroyokan brutal di Tangerang Selatan. Korban luka serius, kasus kini dalam proses penyelidikan.
Polisi tangani pengeroyokan brutal di Tangerang Selatan. Korban luka serius, kasus kini dalam proses penyelidikan. Source: Foto/Pixabay/ToNic_Pics

Tangerang, gemasulawesi - Insiden pengeroyokan yang melibatkan seorang pengemudi mobil terjadi di Jalan Ciater Raya, Serpong, Tangerang Selatan. 

Peristiwa ini mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius di kepala dan wajah. 

Kasus ini kini dalam penyelidikan Polsek Serpong untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kekerasan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban yang berinisial R sedang memutar arah. 

Baca Juga:
Kronologi Pembacokan Saksi Salah Satu Paslon Pilkada di Sampang Madura, Korban Sempat Dirawat Namun Tidak Tertolong

Saat itu, mobil korban diduga menyenggol seseorang yang kemudian menghampirinya. 

"Pelaku bersama rekannya menghentikan kendaraan korban. Awalnya hanya menegur, tetapi kemudian pengeroyokan terjadi," ujarnya pada Senin, 18 November 2024

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka robek di kepala dan memar di area mata. Polisi mencatat bahwa serangan fisik berlangsung cukup intens hingga korban harus mendapatkan perawatan medis. 

"Korban melapor setelah kejadian. Saat ini, kami masih mendalami bukti-bukti untuk menemukan pelaku," tambah Ade Ary.

Baca Juga:
Kondisi Terbaru Jalan Provinsi Dekso-Samigaluh di Kulon Progo Usai Terjadi Tebing Longsor, Akses Sempat Tertutup

Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian menyebutkan bahwa situasi sempat memanas di tengah lalu lintas yang padat. 

Meski demikian, tidak ada yang berani menghentikan aksi pelaku karena takut menjadi sasaran kekerasan. 

Ade Ary memastikan pihaknya akan segera mengidentifikasi pelaku untuk mencegah insiden serupa.

Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Serpong beberapa saat setelah insiden berlangsung. Laporan ini menjadi dasar bagi polisi untuk memulai proses penyelidikan. 

Baca Juga:
Viral Alat Berat Excavator Hanyut di Aliran Kali Bekasi Pada Malam Hari, Kenaikan Tinggi Muka Air Diduga Jadi Penyebab

Selain memeriksa saksi di lokasi kejadian, aparat juga mengumpulkan rekaman CCTV dari area sekitar guna mengidentifikasi pelaku.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik pengeroyokan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait insiden tersebut. 

Ade Ary menegaskan, "Kami akan menangani kasus ini secara serius agar korban mendapatkan keadilan."

Insiden pengeroyokan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga emosi saat terjadi insiden di jalan raya. Polisi berharap penyelidikan segera memberikan hasil untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar Jalan Ciater Raya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kronologi Pembacokan Saksi Salah Satu Paslon Pilkada di Sampang Madura, Korban Sempat Dirawat Namun Tidak Tertolong

Begini kronologi pengeroyokan berujung pembacokan saksi salah satu paslon Pilkada di Sampang Madura, nyawa korban tidak tertolong

Kondisi Terbaru Jalan Provinsi Dekso-Samigaluh di Kulon Progo Usai Terjadi Tebing Longsor, Akses Sempat Tertutup

Setelah terjadi tebing longsor hingga menutup jalan, begini kondisi terbaru jalan Provinsi Dekso-Samigaluh di Kulon Progo, Yogyakarta

Viral Alat Berat Excavator Hanyut di Aliran Kali Bekasi Pada Malam Hari, Kenaikan Tinggi Muka Air Diduga Jadi Penyebab

Sebuah video viral menampilkan alat berat excavator yang hanyut di kali Bekasi, diduga penyebabnya adalah naiknya tinggi muka air

Gelar Razia Diskotek di Makassar, Polisi Tangkap LO Paslon Pilkada Luwu Timur Karena Narkoba, Begini Kronologinya

Akibat razia di beberapa diskotek Makassar, Polisi berhasil tangkap Liaison Officer atau LO paslon Pilkada Luwu Timur karena positif narkoba

Disebut Sering Gosip, Nenek Bisu di Lampung Dibunuh Tetangganya Sendiri, Begini Pengakuan Pelaku Usai Ditangkap Polisi

Seorang nenek bisu di Lampung jadi korban pembunuhan yang dilakukan tetangganya sendiri, begini pengakuan pelaku setelah ditangkap

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;