Polisi Bongkar Jaringan Judol di Makassar yang Raup Rp 60 Juta per Bulan, Lima Pelaku Ditangkap, Begini Modusnya

Tangkap layar video saat Polrestabes Makassar melakukan konferensi pers terkait pengungkapan jaringan judol di Makassar
Tangkap layar video saat Polrestabes Makassar melakukan konferensi pers terkait pengungkapan jaringan judol di Makassar Source: (Foto/Instagram/@polrestabes_makassar)

Makassar, gemasulawesi - Satreskrim Polrestabes Makassar menunjukkan komitmen mereka dalam memberantas tindak kejahatan dengan mengungkap jaringan judi online yang melibatkan lima pelaku.

Kelima pelaku tersebut ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda di Makassar, Sulawesi Selatan.

Penangkapan tersebut diungkapkan oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dr. Mokhamad Ngajib, SIK, MH didampingi oleh Kasat Reskrim Kompol Devi Sujana dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 18 November 2024 di Polrestabes Makassar.

Kelima pelaku, yang diidentifikasi sebagai RAW, WAM, CA, KH, dan AI.

Baca Juga:
Terbongkar! Polres Mojokerto Kota Ungkap TPPU Senilai Rp 2,5 Miliar Hasil Peredaran Narkoba, Begini Awal Mulanya

RAW dan WAM berhasil diamankan di sebuah rumah kos di Jalan Hertasning pada Sabtu, 16 November 2024.

Sementara itu, pelaku CA ditangkap di Tanjung Bunga, dan dua pelaku lainnya, KH dan AI, diamankan di sebuah kios yang juga berada di Tanjung Bunga.

Menurut keterangan dari Kombes Pol Ngajib, setiap pelaku memiliki peran masing-masing.

CA bertindak sebagai promotor yang mengendorse sistem judi online melalui media sosial, sedangkan RAW dan WAM adalah pelaku yang mengoperasikan akun-akun permainan, dengan jumlah mencapai 11 ribu akun yang digunakan untuk menampung chip judi online.

Baca Juga:
Salah Satu Pelaku Pembacokan Saksi Paslon Pilkada Sampang Madura Berhasil Ditangkap, Begini Keterangan dari Polisi

KH dan AI bertugas menjual chip agar menjadi uang.    

Bisnis ilegal ini sudah beroperasi selama setahun, di mana tujuh bulan di antaranya berlangsung di Makassar, sementara sisanya dihabiskan di Bali.

"Di Kota Makassar sudah berjalan tujuh bulan. Sebelumnya mereka bermain di tempat lain yaitu di Bali." Kombes Pol Ngajib.

Tak hanya itu, jaringan mereka juga terhubung dengan seorang bandar di Kota Padang, yang hingga saat ini masih dalam tahap pengejaran oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:
Kronologi Bocah 6 Tahun Hilang Usai Jatuh ke Drainase Perumahan di Palembang Sumsel, Begini Keterangan Basarnas

Bisnis yang dijalankan oleh para pelaku ini sangat menguntungkan, dengan penghasilan hingga Rp 60 juta per bulan.

Hingga terungkap Polisi, total keuntungan yang mereka raup dari aktivitas ilegal ini mencapai Rp 700 juta.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Satreskrim Polrestabes Makassar menyita berbagai barang bukti, di antaranya tiga unit layar monitor, tiga keyboard, 222 kartu provider, serta sejumlah ponsel dan kartu ATM yang digunakan untuk aktivitas judi online.

Sebagai catatan, masyarakat diimbau untuk menjauhi segala bentuk praktik judi online. Selain merugikan diri sendiri, aktivitas ini juga melanggar hukum dan memberikan dampak sosial negatif. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Terbongkar! Polres Mojokerto Kota Ungkap TPPU Senilai Rp 2,5 Miliar Hasil Peredaran Narkoba, Begini Awal Mulanya

Polres Mojokerto Kota Jawa Timur berhasil mengungkap TPPU hasil bisnis narkoba yang dilakukan seorang residivis, begini kronologinya

Salah Satu Pelaku Pembacokan Saksi Paslon Pilkada Sampang Madura Berhasil Ditangkap, Begini Keterangan dari Polisi

Polisi berhasil menangkap satu pelaku pengeroyokan hingga pembacokan saksi salah satu paslon Pilkada di Sampang Madura

Kronologi Bocah 6 Tahun Hilang Usai Jatuh ke Drainase Perumahan di Palembang Sumsel, Begini Keterangan Basarnas

Seorang bocah berusia 6 tahun di Palembang Sumsel hilang setelah terjatuh ke drainase perumahan, begini kronologi kejadiannya

Pemkab Gowa Kembali Melanjutkan Program Mahasantri dan Mulai Membuka Angkatan Kedua

Program Mahasantri kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dan mulai membuka angkatan yang kedua.

Wakil Ketua MPR Uji Coba Program Nasional Makan Bergizi Gratis di Kota Palu Sulawesi Tengah

Uji coba program nasional makan bergizi gratis dilakukan oleh Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dilakukan oleh Wakil Ketua MPR.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;