Peredaran Tembakau Sintetis Melalui Medsos Terungkap! Lima Pelaku Ditangkap Polisi, Begini Kronologinya

Ilustrasi. Lima orang ditangkap polisi terkait peredaran tembakau sintetis lewat Instagram.
Ilustrasi. Lima orang ditangkap polisi terkait peredaran tembakau sintetis lewat Instagram. Source: Foto/Pixabay/Javaistan

Tambun Selatan, gemasulawesi - Kasus peredaran narkoba jenis tembakau sintetis yang dilakukan melalui media sosial berhasil dibongkar oleh Polsek Tambun Selatan belum lama ini. 

Lima orang pelaku yang terlibat dalam jaringan ini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Dimana kelima pelaku ini mempunyai peran yang berbeda. 

Penangkapan ini berawal ketika anggota patroli mencurigai seseorang yang sedang mengendarai sepeda motor. 

Setelah diberhentikan dan diinterogasi, pria tersebut, yang diketahui bernama MAR, mengakui sedang menempelkan tembakau sintetis di lokasi yang telah ditentukan.

Baca Juga:
Heboh! Polisi Berhasil Bekuk Komplotan Hipnotis Bermodus Orang Pintar, Begini Detailnya

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Sutirto, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini dimulai dengan penangkapan MAR. 

"Anggota kami melakukan interogasi dan pria tersebut mengakui sedang menempelkan narkoba jenis tembakau sintetis," kata Sutirto pada Sabtu, 23 November 2024.

Setelah mengarahkan polisi ke lokasi penempelan, petugas menemukan sebuah paket klip bening yang berisi tembakau sintetis.

Menurut pengakuan MAR, ia hanya bertugas menempelkan barang terlarang tersebut atas perintah dua orang lainnya, yakni MN dan WP. 

Baca Juga:
Pelaku Menyerahkan Diri! Kasus Penembakan yang Tewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan Kini Ditangani Langsung Bareskrim Polri

Kedua pelaku tersebut bertanggung jawab atas akun Instagram bernama "dark sea Octopus" yang digunakan untuk menjual narkoba tersebut.

Setelah mengamankan MAR, polisi melanjutkan pengembangan kasus dan berhasil menangkap empat pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan tersebut. 

Iptu Kukuh Setio Utomo, Kanit Reskrim Polsek Tambun Selatan, menjelaskan bahwa polisi menemukan bukti-bukti penting saat melakukan penggeledahan. 

"Di rumah salah satu pelaku, ditemukan tujuh paket tembakau sintetis yang siap untuk dijual, serta alat-alat yang digunakan untuk meracik narkoba tersebut," ungkap Kukuh.

Baca Juga:
Tangkap Ketua Gangster di Bogor Karena Edarkan Narkoba Jenis Sabu, Polisi Sita Samurai Hingga Jaket Anti Sajam

Modus peredaran narkoba yang memanfaatkan media sosial ini menunjukkan adanya tren baru dalam praktik kejahatan. 

Dengan menggunakan Instagram sebagai platform untuk menjual tembakau sintetis, para pelaku dapat mengakses pasar yang lebih luas tanpa harus bertemu langsung dengan pembeli. 

Hal ini tentunya menambah tantangan bagi pihak berwajib dalam memberantas peredaran narkoba. 

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak terjebak oleh penawaran yang mencurigakan di dunia maya. 

Baca Juga:
Menyamar Jadi Wisatawan, Polres Malang Bongkar Praktek Pungli di Pantai Selok Banyu Meneng, Begini Kronologinya

Saat ini, kelima pelaku telah ditahan dan tengah menjalani proses hukum yang berlaku. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh! Polisi Berhasil Bekuk Komplotan Hipnotis Bermodus Orang Pintar, Begini Detailnya

Komplotan hipnotis dengan modus mengaku "orang pintar" ditangkap polisi. Berikut kronologi lengkap dan peran pelaku.

Pelaku Menyerahkan Diri! Kasus Penembakan yang Tewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan Kini Ditangani Langsung Bareskrim Polri

Penembakan Kasatreskrim Polres Solok Selatan oleh Kabag Ops, pelaku telah ditetapkan tersangka dan disanksi PTDH.

Tangkap Ketua Gangster di Bogor Karena Edarkan Narkoba Jenis Sabu, Polisi Sita Samurai Hingga Jaket Anti Sajam

Seorang ketua gangster di Bogor ditangkap polisi karena ikut edarkan narkoba jenis sabu, begini kronologi penangkapan pelaku

Menyamar Jadi Wisatawan, Polres Malang Bongkar Praktek Pungli di Pantai Selok Banyu Meneng, Begini Kronologinya

Pelaku pungli di kawasan wisata Pantai Selok Banyu Meneng Malang berhasil diamankan Polisi, begini cara pelaku melakukan pungutan liar

Pria Asal Samarinda Ditangkap Polisi Karena Curi TV di Perumahan Korpri Balikpapan, Pelaku Bongkar Alasannya Mencuri

Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pencurian barang elektronik di perumahan korpri di Balikpapan, ternyata pelakunya orang Samarinda

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;