Pj Gubernur Sulawesi Barat Melepas Karang Buatan di Pantai Mamuju Guna Menjaga Kelestarian Lingkungan

Pj Gubernur Sulawesi Barat Melepas Karang Buatan di Pantai Mamuju Guna Menjaga Kelestarian Lingkungan

Mamuju, gemasulawesi – Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, melepas karang buatan di pantai Mamuju guna menjaga kelestarian laut di kawasan tersebut.

Bahtiar Baharuddin mengatakan di Mamuju bahwa program melepas karang buatan ke dalam laut yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di pantai Teluk Kota Mamuju ini adalah program yang kedua kalinya.

“3 bulan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga melepas karang buatan untuk menjadi rumah ikan dan menjadi tempat habitatnya yang baru di pesisir Mamuju,” ujarnya.

Baca Juga:
Belum Ada Pengumuman Resmi! Deklarasi Kemenangan Paslon Pramono-Rano Tuai Kontroversi, KPUD Jakarta Tegaskan Hal Ini

Menurutnya, karang buatan yang dilepas sebelumnya telah ditempati oleh ikan sebagai rumah untuk berkembang biak sehingga akan meningkatkan produksi ikan di pesisir Mamuju.

Dia menyebutkan masyarakat nelayan akan terbantu dengan program karang buatan ini sebab tidak harus ke laut yang dalam untuk mencari ikan karena di pesisir Mamuju telah banyak ikan lewat program rumah ikan ini.

“Karang buatan yang dilepas tersebut memiliki tujuan untuk melestarikan biota dan juga lingkungan laut dari ancaman kerusakan agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” katanya.

Baca Juga:
Penembakan Misterius di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok Selatan Gegerkan Publik, Polisi Buru Pelaku

Dikutip dari Antara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ingin menjadikan pesisir Mamuju menjadi sumber ekonomi untuk masyarakat nelayan agar dapat hidup layak dan juga mendukung terwujudnya sistem ekonomi hijau.

“Ekonomi hijau merupakan sistem ekonomi dengan mengelola sumber daya laut bagi kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga dari kerusakan lingkungan,” tuturnya.

Dia melanjutkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga mengelola sektor perikanan budidaya air tawar dengan mengembangkan ikan emas, nila, hingga mujair ini untuk menambah pendapatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan Sulawesi Barat.

Baca Juga:
Imbas Luapan Kali Ciliwung! BPBD Sebut 29 RT di Jakarta Timur Masih Terendam Banjir, Pengungsi Bertahan di Posko

Di sisi lain, mahasiswa kelas internasional Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin meningkatkan wawasan global di Faculty of Medical and Health Sciences Department of Environmental and Occupational Health, Universiti Putra Malaysia (IPM).

DR Shaharuddin, salah satu dosen pendamping mahasiswa FKM Unhas, mengatakan sebanyak 10 mahasiswa program doktoral FKM Unhas tersebut diharapkan mendapatkan pengalaman belajar lintas budaya yang berharga lewat program akademik di kampus itu. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Belum Ada Pengumuman Resmi! Deklarasi Kemenangan Paslon Pramono-Rano Tuai Kontroversi, KPUD Jakarta Tegaskan Hal Ini

Deklarasi Pramono-Rano klaim kemenangan Pilgub Jakarta disorot, KPUD beri teguran tegas dan pastikan hasil tunggu KPU.

Penembakan Misterius di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok Selatan Gegerkan Publik, Polisi Buru Pelaku

Rumah dinas Wakil Bupati Solok Selatan ditembak orang tak dikenal, polisi selidiki pelaku dan keterkaitan dengan politik.

Imbas Luapan Kali Ciliwung! BPBD Sebut 29 RT di Jakarta Timur Masih Terendam Banjir, Pengungsi Bertahan di Posko

Banjir akibat luapan Kali Ciliwung di Jakarta Timur menyisakan genangan di 29 RT dengan ketinggian air hingga 180 cm.

Identitas Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Terungkap, Ini Ancaman Hukuman yang Kini Menjeratnya Usai Jadi Tersangka

Polisi yang menembak siswa SMKN 4 Semarang kini jadi tersangka, keluarga korban tuntut keadilan atas kejadian tersebut.

Tampil Tak Biasa! Pose Unik Cawagub Ronal Surapradja di Surat Suara Pilkada Jabar 2024 Jadi Sorotan Publik

Pose jenaka Ronal Surapradja di surat suara Pilkada Jabar 2024 menuai kritik hingga pujian dari berbagai pihak.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;