Geger! Pria Cleaning Service Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Basement RSUB Kota Malang, Begini Keterangan Saksi

Seorang cleaning servis di RS Universitas Brawijaya ditemukan tewas gantung diri di lantai basement setelah ditemukan oleh saksi.
Seorang cleaning servis di RS Universitas Brawijaya ditemukan tewas gantung diri di lantai basement setelah ditemukan oleh saksi. Source: Pixabay/Ilustrasi jenazah

Malang, gemasulawesi - Geger ditemukan sosok seorang pria tergantung tak bernyawa di ruang gudang lantai bawah tanah (basement) rumah sakit Universitas Brawijaya, Kota Malang. 

Mengetahui adanya kejadian tersebut pihak manajemen RS Universitas Brawijaya langsung melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. 

Kepala bagian humas Universitas Brawijaya, Tri Wahyudi Basuki menyatakan bahwa peristiwa bunuh diri tersebut masih terus ditangani oleh pihak kepolisian. 

Baca Juga:
Geger! Polisi Gerebek Rumah Warga di Bandung Hingga Menemukan Sejumlah Obat Keras Terlarang, Ini Kronologinya

'Ada kejadian di RS Universitas Brawijaya, namun kami tidak bisa berbicara banyak karena masih kasus ini masih didalami oleh pihak kepolisian,' ungkapnya. 

Baca Juga:
Tragis! Wanita Ini Ditemukan Tewas Dibunuh Pacar di Hotel Surabaya, Diduga Hamil 16 Minggu, Begini Kronologinya

Dirinya pun menjelaskan bahwa pihak RS Universitas Brawijaya juga masih menunggu hasil pendalaman yang dilakukan oleh pihak kepolisian. 

'Intinya langkah kami masih menunggu hasil dari pihak kepolisian dan kami tidak mau berspekulasi tentang apa dan bagaimananya,' sebutnya. 

Pihak Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta, membenarkan adanya kejadian bunuh diri tersebut. 

Baca Juga:
Soroti Sosok Buzzer Rudi Valinka yang Diangkat Menkomdigi Jadi Stafsus, Geisz Chalifah: Dia Memang Pecundang

Bahkan diketahui identitas korban yaitu laki-laki yang berinisial AO (32) warga asal Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Baca Juga:
Program Makan Bergizi Gratis Sebabkan Siswa di Sukoharjo Keracunan, Begini Reaksi Presiden Prabowo Subianto

'Kejadiannya sekitar pukul 12.15 WIB, saksi yang berjumlah dua orang pria masuk ke dalam gudang toilet pria basement RS Universitas Brawijaya untuk memindahkan material. Saat masuk, kedua saksi sudah melihat korban dalam kondisi tergantung,' ucapnya. 

Selanjutnya dari peristiwa tersebut saksi pun langsung melaporkan kejadian yang dilihat ke pihak manajemen RS Universitas Brawijaya. 

Kemudian pada saat itu juga tim manajemen dan tim dokter langsung bergegas mengecek keadaan lokasi yang dimaksud oleh saksi. 

Baca Juga:
Komentari Program Makan Bergizi Gratis, Darius Sinathrya Sarankan Pemerintah Gandeng Ibu-ibu Kantin Sekolah

'Saat itu tubuh korban diturunkan dan saat dicek oleh tim dokter, ternyata korban sudah meninggal dunia. Diperkirakan korban nekat melakukan mengakhiri hidupnya pada pukul 11.30 WIB,' pungkasnya. 

Korban dinyatakan bunuh diri dan motif dari korban tersebut yaitu dari tekanan financial. 

Sebab disebutkan korban akan menggelar resepsi pernikahan, tetapi mengeluh terhadap permasalahan keuangan. (*/Ayu Sisca Irianti) 

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Polisi Gerebek Rumah Warga di Bandung Hingga Menemukan Sejumlah Obat Keras Terlarang, Ini Kronologinya

Aksi penggerebekan oleh anggota satreskrim narkoba di sebuah perumahan ditemukan obat-obatan terlarang yang berjumlah ribuan.

Tragis! Wanita Ini Ditemukan Tewas Dibunuh Pacar di Hotel Surabaya, Diduga Hamil 16 Minggu, Begini Kronologinya

Viral seorang wanita berusia 24 tahun ditemukan tewas lantaran dibunuh oleh kekasihnya di sebuah hotel jalan Tunjungan Plaza Surabaya.

Tanggapi Pemprov Jakarta yang Terbitkan Aturan Tentang Poligami Bagi ASN, Denny Siregar: Apa Perlunya?

Denny Siregar memberikan tanggapan terhadap Pemprov Jakarta yang menerbitkan aturan terkait poligami bagi ASN di wilayahnya

Dinas Sosial Sulawesi Selatan Membentuk Forum OPD di 24 Kabupaten dan Kota Sebagai Upaya Peningkatan SDM

Forum OPD Dinas Sosial di 24 kabupaten dan kota dibentuk oleh Dinas Sosial Sulawesi Selatan sebagai upaya peningkatan SDM.

Dinas TPH Sulteng Sebut Sekitar 55.628 Hektare Lahan Ditargetkan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Jagung

Sekitar 55.628 hektare lahan, disebutkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, ditargetkan untuk pengembangan jagung.

Berita Terkini

wave

Festival Teluk Tomini 2026 Tetap Megah Meski Terdepak dari Agenda Nasional

Festival Teluk Tomini 2026 resmi dibuka. Meski absen dari kalender nasional akibat kendala anggaran, Pemda Parigi Moutong tetap tampil total

Menakar Urgensi Tenaga Ahli di Parigi Moutong: Investasi Solusi atau Beban Politik APBD?

Tenaga ahli sejatinya harus menjadi solusi bukan hanya menjadi beban APBD tanpa kontribusi terhadap kepentingan daerah.

Tekan Biaya Sosial, Anggota DPRD Serli Prioritaskan Bantuan Alat Duka di Tomini

Legislator PAN Serli tampung aspirasi PKK Tomini Utara terkait bantuan alat prasmanan & tenda guna ringankan beban biaya sosial warga desa.

Legislator Parigi Moutong Arpan Sahar Peringatkan Bahaya Narkoba Saat Reses

Legislator PDIP Arpan Sahar serap aspirasi warga Sidoan. Fokus pada bantuan tani, infrastruktur jalan, hingga edukasi bahaya narkoba.

BPBD Parigi Moutong Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Kecelakaan Laut

BPBD Parigi Moutong bekali nelayan Bantaya teknik penyelamatan mandiri dan prediksi cuaca maritim guna tekan angka kecelakaan di laut.


See All
; ;