Heboh! Aksi Pengeroyokan Maut di Semarang Sebabkan Seorang Remaja Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

Aksi pengeroyokan maut di Semarang akibatkan seorang remaja tewas gegara diduga mencuri ponsel
Aksi pengeroyokan maut di Semarang akibatkan seorang remaja tewas gegara diduga mencuri ponsel Source: Piaxabay/Ilustrasi pengeroyokan

Semarang, gemasulawesi - Seorang remaja yang berinisal TM (18) dinyatakan meninggal dunia akibat aksi mengalami pengeroyokan oleh lima pemuda. 

Insiden ini terjadi di Lapangan Karangroto, Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. 

Korban mengembuskan napas terakhirnya saat dibawa ke rumah sakit Sultan Agung pada pukul 14.00 WIB siang hari. 

Baca Juga:
Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Pihak Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Andika Dharma Sena memberikan konfirmasi bahwa kasus ini merupakan kesimpulan dan masih dalam tahapan penyidikan. 

Baca Juga:
OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

"Pihak kami masih melakukan tahap penyelidikan terhadap kasus pemecahan ini," sebutnya. 

Pemicunya merupakan tuduhan pencurian ponsel yang dilayangkan oleh seorang tak terduga yang berinisial RFS (21). 

Pihak RFS menuduh korban TM yang mencuri ponsel milik ibunya sehingga ia teringat kepada empat temannya yaitu FR, RN, UC, dan RA untuk mencari korban. 

Baca Juga:
Terungkap Harta Kekayaan Raffi Ahmad Senilai Rp 1,03 Triliun, Ketua MUI Penasaran: Gimana Cara Mencarinya?

Keempat pelaku tersebut akhirnya berhasil menemukan TM yang berada di depan toko parfum Super Premium. 

Baca Juga:
Soroti Anggota Polda Lampung Menangkap Pelaku Curanmor, Islah Bahrawi: Masih Banyak Polisi yang Melawan Penjahat

Lokasinya berada dijalan Malang dari Raya, Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 01.30 WIB. Setelah diketahui, pihak TM akhirnya diinterogasi secara langsung dengan tindakan kekerasan. 

Meskipun korban membantah tuduhan tersebut, ia pun dibawa ke lapangan Karangroto sehingga RFS dan empat temannya sengaja melakukan tindakan pengeroyokan terhadap TM. 

Baca Juga:
Said Didu Komentari Batalnya Pemindahan Para ASN ke IKN pada Bulan Januari 2025: Kebijakan Realistis

Setelah kejadian tersebut, RN pun mengantarkan korban untuk pulang ke rumahnya di daerah Karangroto, Genuk. 

Pihak Kapolsek Genuk, Rismanto mengatakan bahwa korban mengalami luka di bagian kepala, setelah mengalami ciuman tersebut. 

Saat ini petugas kepolisian masih mengejar para pelaku dan melakukan pemeriksaan serta penyidikan terhadap para Saksi-saksi yang ditunjuk. 

Termasuk pada kekasih RFS yang saat itu berada di lokasi kejadian. Sejumlah alat bukti pun sudah dikumpulkan oleh polisi, termasuk beberapa identitas pelaku. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Beasiswa kolaborasi LPDP disiapkan oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia untuk para dosen muda Universitas Hasanuddin.

OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

Hingga bulan November 2024, sektor keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan OJK tetap terjaga dan juga stabil.

Pemkab Sigi Pastikan Kegiatan Penambangan Pasir Tidak Merusak Lingkungan Sekitar

Kegiatan penambangan pasir di daerah Kabupaten Sigi dipastikan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi tidak merusak lingkungan sekitar.

Geger Insiden Baku Tembak di Bandarlampung! Polisi Lumpuhkan Pencuri Motor Bersenjata Api yang Melawan Saat Ditangkap

Insiden baku tembak di Bandarlampung, polisi tangkap pencuri motor bersenjata, perburuan jaringan curanmor terus dilakukan.

WNA Ukraina Jadi Korban Perampokan Brutal di Bali, Aset Kripto Senilai Rp3,4 Miliar Raib, Begini Kronologinya

Polda Bali memburu sembilan WNA yang diduga terlibat dalam penculikan dan perampokan aset kripto di Badung.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;