Viral Sindikat Pembobol ATM Asal Lampung di Probolinggo Berhasil Diringkus Polisi, Begini Tanggapan Kapolsek Paiton

Sindikat pembobol ATM di Probolinggo yang berasal dari Lampung sudah dibekukan oleh tim kepolisian
Sindikat pembobol ATM di Probolinggo yang berasal dari Lampung sudah dibekukan oleh tim kepolisian Source: Pixabay/Ilustrasi pembobol ATM

Probolinggo, gemasulawesi - Terdapat ketiga pelaku pembobol ATM asal Lampung berada di Probolinggo sempat dibekukan pihak kepolisian. 

Para pelaku juga terbilang cukup gesit, sehingga mereka harus dibekukan polisi di tiga titik tempat persembunyian yang berbeda. Bahkan satu pelaku saja berhasil berhasil lolos dan menjadi buron. 

Ketiga pelaku tersebut yaitu Sirojudin (37) warga asal Kelurahan Panca Kalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. 

Baca Juga:
Heboh! Aksi Pengeroyokan Maut di Semarang Sebabkan Seorang Remaja Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

Pelaku yang kedua yaitu Daud (27) asal warga kelurahan Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung. 

Baca Juga:
Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Pelaku ketiga yaitu Alen Candra (34) warga asal Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung. 

Untuk pelaku yang bernama Sirojudin ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Paiton setelah melarikan diri dan masuk gang buntu di Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Namun, untuk Muhammad Daud diringkus oleh kepolisian saat melarikan diri ke sungai di Desa Alasatengah, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Baca Juga:
OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

Pelaku selanjutnya yaitu Alen Candra diringkus saat bersembunyi di lokasi tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Baca Juga:
Terungkap Harta Kekayaan Raffi Ahmad Senilai Rp 1,03 Triliun, Ketua MUI Penasaran: Gimana Cara Mencarinya?

Pihak Kapolsek Paiton, Maskur Ansori menanggapi bahwa ketiga pelaku tersebut baru saja diamankan.

Dengan mobil Avanza Veloz bernomor polisi B 1749 VOP warna warna putih di Mapolsek Paiton dan kini masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian. 

"Sebenarnya untuk total pelakunya ada 4 orang, dan tiga orangnya sudah kami amankan. Meskipun dari ketiga pelaku tersebut sempat sempat melarikan diri, tapi alhamdulillah masih bisa kami amankan. Saat ini para pelaku masih ada di Mapolsek beserta barang bukti yang kami dapatkan," sahutnya. 

Baca Juga:
Said Didu Komentari Batalnya Pemindahan Para ASN ke IKN pada Bulan Januari 2025: Kebijakan Realistis

Sementara untuk satu pelaku kini masuk ke dalam daftar pencarian orang atau buron. 

Pelaku tersebut mengenakan pakaian berwarna putih dan celana pendek berwarna biru. Buron tersebut masih dalam pengejaran kepolisian. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Heboh! Aksi Pengeroyokan Maut di Semarang Sebabkan Seorang Remaja Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

Aksi pengeroyokan maut di Semarang akibatkan seorang remaja tewas gegara diduga mencuri ponsel milik ibu sang pelaku.

Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Beasiswa kolaborasi LPDP disiapkan oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia untuk para dosen muda Universitas Hasanuddin.

OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

Hingga bulan November 2024, sektor keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan OJK tetap terjaga dan juga stabil.

Pemkab Sigi Pastikan Kegiatan Penambangan Pasir Tidak Merusak Lingkungan Sekitar

Kegiatan penambangan pasir di daerah Kabupaten Sigi dipastikan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi tidak merusak lingkungan sekitar.

Geger Insiden Baku Tembak di Bandarlampung! Polisi Lumpuhkan Pencuri Motor Bersenjata Api yang Melawan Saat Ditangkap

Insiden baku tembak di Bandarlampung, polisi tangkap pencuri motor bersenjata, perburuan jaringan curanmor terus dilakukan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;