Heboh Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi dalam Kasus Pagar Laut Tangerang, Ini Langkah Tegas Bareskrim Polri

Kasus pagar laut Tangerang diselidiki! Polisi usut pemalsuan dokumen, pencucian uang, dan dugaan korupsi.
Kasus pagar laut Tangerang diselidiki! Polisi usut pemalsuan dokumen, pencucian uang, dan dugaan korupsi. Source: Foto/ANTARA/Rivan Awal Lingga

Tangerang, gemasulawesi - Keberadaan pagar laut di perairan Tangerang sempat menghebohkan publik sejak awal Januari 2025. 

Pagar yang membentang di area perairan ini diduga berkaitan dengan penerbitan dokumen hukum yang tidak sah, memicu dugaan pemalsuan dokumen serta tindak pidana pencucian uang.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandani Raharjo Puro, mengungkapkan bahwa penyelidikan terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam penerbitan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Surat Hak Milik (SHM) di area perairan Tangerang masih terus berlangsung.

Brigjen Pol. Djuhandani menjelaskan bahwa Kapolri telah memerintahkan penyelidikan sejak awal Januari setelah kasus ini mencuat ke publik. 

Baca Juga:
Bawa Rombongan Siswa SMAN 1 Porong, Bus Brimob Kecelakaan di Exit Tol Purwodadi, Dua Tewas dan Lima Lainnya Luka-Luka

Surat perintah penyelidikan resmi diterbitkan pada 10 Januari 2025, dan sejak saat itu tim penyidik mulai mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari berbagai pihak.

Dalam penyelidikan ini, polisi mendalami kemungkinan adanya pelanggaran terhadap beberapa pasal, termasuk:

Pasal 263 KUHP dan Pasal 264 KUHP, yang mengatur tentang pemalsuan dokumen.

Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yang berhubungan dengan aliran dana yang diduga digunakan dalam proses penerbitan dokumen.

Baca Juga:
Viral Sindikat Pembobol ATM Asal Lampung di Probolinggo Berhasil Diringkus Polisi, Begini Tanggapan Kapolsek Paiton

Selain itu, tim penyelidik juga membuka kemungkinan adanya unsur suap dan korupsi dalam pemasangan pagar laut tersebut. 

Untuk memperkuat temuan awal, koordinasi dengan penyidik Kejaksaan Agung akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, penyidik berencana memanggil sejumlah pihak terkait yang diduga mengetahui atau terlibat dalam penerbitan dokumen SHGB dan SHM di wilayah perairan tersebut.

“Kami masih melaksanakan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai barang bukti ataupun keterangan,” ujar Brigjen Pol. Djuhandani, dikutip pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Baca Juga:
Heboh! Aksi Pengeroyokan Maut di Semarang Sebabkan Seorang Remaja Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

Koordinasi lebih lanjut dengan lembaga terkait juga akan dilakukan untuk memastikan aspek hukum yang lebih luas dari kasus ini, terutama jika terbukti ada unsur pelanggaran dalam perizinan serta tata ruang wilayah perairan di Tangerang.

Selain pemalsuan dokumen, muncul indikasi korupsi dan suap dalam proses pemasangan pagar laut di area yang seharusnya tidak boleh dimiliki secara pribadi. 

Dugaan ini semakin kuat setelah ditemukan adanya aliran dana yang tidak wajar dalam proses penerbitan SHGB dan SHM di lokasi tersebut.

Tim penyidik akan menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan izin serta pemanfaatan lahan perairan yang menjadi objek sengketa. 

Baca Juga:
Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Jika ditemukan adanya indikasi korupsi, maka kasus ini bisa berkembang lebih luas dengan melibatkan lembaga antirasuah seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlanjut dengan fokus utama pada pihak-pihak yang mengklaim kepemilikan area perairan tersebut. 

Jika terbukti ada unsur pidana, maka para pelaku bisa dijerat dengan hukuman berat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Brigjen Pol. Djuhandani menegaskan bahwa kepolisian akan bertindak tegas dalam mengusut kasus ini hingga tuntas. 

Baca Juga:
OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

Langkah ini diambil untuk mencegah praktik ilegal serupa di wilayah lain yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Bawa Rombongan Siswa SMAN 1 Porong, Bus Brimob Kecelakaan di Exit Tol Purwodadi, Dua Tewas dan Lima Lainnya Luka-Luka

Bus Brimob bawa siswa SMAN 1 Porong mengalami kecelakaan di Exit Tol Purwodadi. Sopir dan satu penumpang tewas.

Viral Sindikat Pembobol ATM Asal Lampung di Probolinggo Berhasil Diringkus Polisi, Begini Tanggapan Kapolsek Paiton

Sindikat pembobol ATM di Probolinggo yang berasal dari Lampung sudah dibekukan oleh tim kepolisian hingga diringkus di tiga titik lokasi.

Heboh! Aksi Pengeroyokan Maut di Semarang Sebabkan Seorang Remaja Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

Aksi pengeroyokan maut di Semarang akibatkan seorang remaja tewas gegara diduga mencuri ponsel milik ibu sang pelaku.

Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Siapkan Beasiswa Kolaborasi LPDP untuk Dosen Muda Universitas Hasanuddin

Beasiswa kolaborasi LPDP disiapkan oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia untuk para dosen muda Universitas Hasanuddin.

OJK Sebut Sektor Keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah hingga November 2024 Tetap Terjaga dan Stabil

Hingga bulan November 2024, sektor keuangan di Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan OJK tetap terjaga dan juga stabil.

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;