Pemkab Morowali Utara Membentuk Tim Perpaduan Khusus Mengawasi Penyaluran Elpiji Bersubsidi 3 Kg

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Morowali Utara Membentuk Tim Perpaduan Khusus Mengawasi Penyaluran Elpiji Bersubsidi 3 Kilogram
Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Morowali Utara Membentuk Tim Perpaduan Khusus Mengawasi Penyaluran Elpiji Bersubsidi 3 Kilogram Source: (Foto/ANTARA/HO-Humas Pemkab Morut)

Morowali Utara, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atau Morut, Provinsi Sulawesi Tengah, membentuk tim perpaduan khusus mengawasi penyaluran elpiji bersubsidi 3 kilogram dari tingkat agen ke pangkalan resmi.

Wakil Bupati Morowali Utara, Djira, mengatakan perlu pengawasan yang ketat penyaluran dari tingkat agen ke pangkalan.

“Tim terpadu dikoordinir oleh Satpol-PP,” katanya.

Lewat keterangan tertulis, dia mengungkapkan banyak laporan masyarakat diterima oleh pihaknya tentang kelangkaan elpiji bersubsidi di daerah itu sehingga memicu harga produk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi atau HET.

Baca Juga:
Resahkan Warga! Empat Pemuda Rusak Kios dan Buat Keonaran di Jayapura, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku, Begini Kronologinya

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara segera melakukan inspeksi pada tingkat pangkalan untuk memastikan apa penyebab terjadinya kelangkaan elpiji 3 kilogram.

“Berdasarkan aturan, elpiji bersubsidi hanya dijual di pangkalan resmi,” ujarnya.

Dia menambahkan jika ada yang menjual di luar pangkalan tersebut artinya ilegal.

Dikutip dari Antara, dikabarkan sejak 2 pekan terakhir elpiji 3 kilogram di Morowali Utara tembus pada kisaran Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per tabung yang dijual pengecer padahal harga resmi produk itu sesuai HET Rp27.880 per tabung.

Baca Juga:
Heboh! Tahanan Tewas Usai Ditangkap, Tujuh Anggota Polisi di Polrestabes Medan Dipecat Tak Hormat, Begini Kronologinya

Maka, Pemerintah Kabupaten setempat menegaskan tidak ada lagi elpiji bersubsidi dijual bebas di kios atau warung selain di pangkalan.

Dia menyebutkan pihaknya telah membahas dengan sejumlah pihak masalah ini lewat pertemuan yang menghadirkan pihak agen dan TNI/Polri, pemerintah kecamatan setempat dan instansi teknis terkait.

Menurut pemerintah kabupaten setempat, meski telah berlaku program subsidi tepat tetapi hal tersebut belum efektif di Morowali Utara karena warga yang semestinya berhak memperoleh produk subsidi mengeluh kesulitan mendapatkan elpiji tabung hijau 3 kilogram itu.

“Tim terpadu harus bekerja cepat, kendalikan situasi agar masyarakat seharusnya berhak mendapatkan elpiji subsidi dapat mendapatkan produk itu secara mudah,” tandasnya.

Baca Juga:
Viral Pria di Malang Nekat Curi LPG 3 Kg pada Siang Hari, Pelaku Manfaatkan Pagar Rumah Kos yang Terbuka

Pemprov Sulawesi Tengah meminta Dewan Pengurus Daerah atau DPD IPPMI atau Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Resahkan Warga! Empat Pemuda Rusak Kios dan Buat Keonaran di Jayapura, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku, Begini Kronologinya

Polisi amankan empat pemuda yang merusak kios dan mengganggu ketertiban setelah mengkonsumsi miras di Expo Waena.

Heboh! Tahanan Tewas Usai Ditangkap, Tujuh Anggota Polisi di Polrestabes Medan Dipecat Tak Hormat, Begini Kronologinya

Seorang tahanan tewas usai ditangkap di Medan. Tiga polisi dipecat, empat lainnya kena demosi dalam sidang etik.

Viral Pria di Malang Nekat Curi LPG 3 Kg pada Siang Hari, Pelaku Manfaatkan Pagar Rumah Kos yang Terbuka

Aksi pencurian LPG 3 Kg yang dilakukan oleh seorang pria di Malang Jawa Timur terekam kamera CCTV, pelaku manfaatkan pagar terbuka

Geger! Buntut Kelalaian Pihak Sekolah, Ratusan Siswa di SMKN 2 Surakarta Terancam Tak Bisa Ikut SNBP Karena Masalah Ini

Aksi protes siswa SMKN 2 Surakarta pecah karena kesalahan pengisian PDSS, mengancam kesempatan mereka ikut SNBP 2025.

Pemkab Buol Ajak Masyarakat Memanfaatkan CFD Sebagai Ajang untuk Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Olahraga

Masyarakat diajak Pemkab Buol untuk memanfaatkan CFD sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran pentingnya olahraga.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;