Sopir Truk Gelapkan 15 Ton Beras Premium Milik Pengusaha Asal Palembang, Begini Modus Liciknya yang Berhasil Dibongkar Polisi

Polisi menangkap sopir truk ekspedisi yang menggelapkan 15 ton beras premium milik pengusaha asal Palembang.
Polisi menangkap sopir truk ekspedisi yang menggelapkan 15 ton beras premium milik pengusaha asal Palembang. Source: Foto/TBN Polri

Palembang, gemasulawesi - Seorang pengusaha asal Palembang, Bambang Irawan, mengalami kerugian besar setelah beras premium miliknya sebanyak 15 ton tak kunjung sampai ke tujuan. 

Beras yang seharusnya dikirim ke Cipondoh, Kota Tangerang, justru dibawa ke lokasi lain tanpa sepengetahuannya. 

Kejadian ini bermula ketika ia menggunakan jasa ekspedisi yang selama ini dipercaya. 

Namun, dua hari berlalu tanpa kabar, dan kecurigaan mulai muncul ketika sopir truk tidak memberikan informasi lokasi yang jelas.

Baca Juga:
Kebakaran Hebat di Duren Sawit Jakarta Timur! Api Melalap Rumah Warga, Belasan Damkar Dikerahkan

Saat Bambang meminta lokasi terkini, titik yang dikirimkan ternyata palsu. Merasa ditipu, ia segera melapor ke Polres Metro Jakarta Barat. 

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa beras tersebut telah dialihkan dan dibongkar di sebuah gudang di Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.

Tim Unit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian bergerak cepat untuk mengungkap dalang di balik penggelapan ini. 

Setelah melakukan penelusuran, polisi akhirnya mengidentifikasi sopir ekspedisi berinisial JA sebagai pelaku utama dalam kasus ini.

Baca Juga:
Buntut Kasus Korupsi Minyak di Pertamina, Denny Siregar Nilai Masyarakat Banyak yang Sudah Tidak Percaya Pemerintah

Belum lama ini Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, mengonfirmasi bahwa JA telah berhasil diamankan.

"Hari ini kami telah menangkap seorang pelaku berinisial JA yang terlibat dalam penipuan dan penggelapan 15 ton beras premium," ujar AKP Dimitri, dikutip pada Jumat, 28 Februari 2025.

JA ditangkap di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Meski begitu, polisi belum mengungkap secara rinci bagaimana modus kejahatan ini dilakukan. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk membongkar jaringan yang terlibat dan cara JA menjalankan aksinya.

"Kami masih mendalami kasus ini agar semua pihak yang terlibat dapat terungkap. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan dalam waktu dekat," tambah AKP Dimitri.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Keluarkan Pemberitahuan untuk Menghentikan Pembangunan Lumbung Pertanian di Lembah Yordan Utara

Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP George Ruben, menjelaskan bahwa sebelum kejadian ini, pengiriman beras dari pengusaha asal Palembang tersebut selalu berjalan lancar. 

Namun, kali ini terjadi kejanggalan ketika barang tidak kunjung tiba dan sopir memberikan lokasi fiktif.

Polisi pun langsung bergerak menuju lokasi yang disebut dalam laporan, yaitu Komplek BNI Jelambar, Grogol Petamburan. 

Di sana, tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai bukti yang mengarah pada dugaan penggelapan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Restoran dan Beberapa Fasilitas untuk Lapangan Olahraga di Nahalin

Dengan tertangkapnya JA, diharapkan kasus ini bisa segeraterungkap sepenuhnya, termasuk apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.

Polisi terus mendalami motif pelaku dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kebakaran Hebat di Duren Sawit Jakarta Timur! Api Melalap Rumah Warga, Belasan Damkar Dikerahkan

Belasan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di Duren Sawit. Warga turut membantu proses pemadaman.

Parigi Moutong Tak Sanggup Lakukan PSU Pilkada 2024, Kemendagri Upayakan APBN Bantu Gelar Pemungutan Suara Ulang

Kementerian Dalam Negeri RI mengupayakan agar APBN bisa membantu daerah yang tidak sanggung melakukan PSU Pilkada 2024

Pemerintah Kabupaten Bombana Buka Peluang Investasi untuk Pengusaha Membangun Galangan Kapal

Peluang investasi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Bombana untuk para pengusaha untuk membangun galangan kapal.

Pemkab Parigi Moutong Dorong Keadilan Gender dalam Mitigasi Perubahan Iklim Lewat Sosialisasi dengan Yayasan Merah Putih

Pemkab Parigi Moutong gelar sosialisasi perubahan iklim berkeadilan gender sebagai respons tantangan iklim global.

Tingkatkan Sarana Pendidikan, Pj Bupati Parigi Moutong Resmikan Ruang Guru dan Laboratorium Komputer SD DDI Tolai

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, meresmikan ruang guru dan ruang laboratorium komputer di SD DDI Tolai, Kecamatan Torue, pada hari Kamis, 27 Februari 2025.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;