Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Restoran dan Beberapa Fasilitas untuk Lapangan Olahraga di Nahalin

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Restoran di Nahalin
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Restoran di Nahalin Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menghancurkan sebuah restoran dan beberapa fasilitas untuk lapangan olahraga di kota Nahalin, sebelah barat Betlehem pada hari Kamis, tanggal 27 Februari 2025 waktu setempat.

Sumber-sumber lokal melaporkan kepada media bahwa pasukan penjajah Israel disertai dengan buldozer menyerbu daerah Nahalin dan Wadi al-Baqara di mana mereka menghancurkan sebuah restoran dan fasilitas lapangan olahraga milik warga sipil setempat.

Pasukan penjajah Israel juga menutup area pembongkaran dan menembakkan gas air mata serta bom suara ke arah penduduk dan kendaraan setempat tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Beberapa bulan yang lalu, pasukan penjajah Israel menghancurkan kompleks komersial di area yang sama yang mencakup 4 gubuk, sebuah gudang, dan sebuah toko alumunium.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menahan Seorang Wanita Palestina dalam Penyerbuan di Nablus

Pada bulan lalu, otoritas pendudukan penjajah Israel melakukan 76 operasi pembongkaran yang memengaruhi 126 fasilitas, termasuk 74 rumah berpenghuni, 4 rumah tak berpenghuni, dan 29 fasilitas pertanian serta lainnya.

Di sisi lain, pemukim penjajah Israel sedang membangun jalan ilegal baru di komunitas Badui Arab al-Melahat di sebelah barat Yerikho di Tepi Barat yang diduduki.

“Setelah selesai, jalan baru dan pergerakan pemukim akan berarti lebih banyak penyitaan tanah Palestina dan meningkatnya ketegangan,” ujar seorang pejabat setempat kepada media.

Sementara itu, seorang pejabat penjajah Israel yang anonim mengirim memo kepada media penjajah Israel dan jurnalis penjajah Israel yang mengatakan bahwa penjajah Israel tidak akan menarik diri dari Koridor Philadelphia.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Palestina yang sedang Dibangun di Desa Beit Ijza Barat Laut Yerusalem

Ini adalah wilayah yang berada di antara Jalur Gaza dan Mesir, tempat tentara penjajah Israel telah hadir dalam jumlah yang cukup besar sejak dimulainya perang meski itu adalah salah satu persyaratannya (untuk mundur) berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

Hamas menyatakan mereka bersedia menunjukkan fleksibilitas, membebaskan semua tawanan dalam 1 gelombang besar. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menahan Seorang Wanita Palestina dalam Penyerbuan di Nablus

Seorang wanita yang merupakan warga Palestina ditahan oleh pasukan penjajah Israel dalam penyerbuan yang dilakukan di Nablus.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Palestina yang sedang Dibangun di Desa Beit Ijza Barat Laut Yerusalem

Sebuah rumah Palestina yang sedang dibangun di Desa Beit Ijza di sebelah barat laut Yerusalem dihancurkan oleh penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menyita Lebih dari 8 Dunum Tanah Palestina di Wilayah Masafer Yatta

Lebih dari 8 dunum tanah milik warga Palestina di wilayah Masafer Yatta, selatan Hebron, disita oleh pasukan penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Kembali Menyerbu Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur

Kompleks Masjid Al Aqsa kembali diserbu oleh kelompok pemukim penjajah Israel dan melakukan ritual Talmud.

3 Anak Lagi Dilaporkan Meninggal Akibat Cuaca Dingin yang Parah di Jalur Gaza

Akibat cuaca dingin yang parah yang melanda Jalur Gaza, 3 anak lagi dilaporkan meninggal dunia di Jalur Gaza, Palestina.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;