Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Milik Tentara, 3 Polisi Jadi Korban Penembakan di Lampung, Begini Respons TNI

Ilustrasi senjata api atau senpi yang digunakan oknum untuk menembak polisi
Ilustrasi senjata api atau senpi yang digunakan oknum untuk menembak polisi Source: (Foto/Pexels/@ Mikhail Nilov)

Lampung, gemasulawesi - Publik dikejutkan dengan insiden penembakan yang terjadi di Way Kanan, Lampung, yang mengakibatkan gugurnya tiga anggota Polda Lampung.

Ketiga anggota kepolisian tersebut menjadi korban saat sedang bertugas melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam.

Insiden ini sontak menimbulkan keprihatinan di berbagai kalangan dan memicu perbincangan luas di media sosial.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah memberikan keterangan resmi mengenai kejadian tragis tersebut.

Baca Juga:
Pemerintah Kota Kendari Melarang ASN Memakai Kendaraan Dinas untuk Keperluan Perjalanan Mudik Lebaran

Dalam pernyataannya, Polda Lampung membenarkan bahwa tiga anggotanya gugur dalam tugas ketika melakukan penggerebekan.

"Ada tiga anggota Polri yang meninggal dunia saat melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan," jelas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari, pada Senin, 17 Maret 2025.

Lebih lanjut, Yuni menyebut bahwa ketiga anggota yang gugur adalah Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.

Peristiwa itu terjadi ketika 17 personel Polri dari Polres Way Kanan mendatangi lokasi perjudian sabung ayam yang diduga ilegal.

Baca Juga:
Gubernur Gorontalo Melepas Pengiriman 301 Ekor Sapi dengan Tujuan Kalimantan Melalui Pelabuhan Kwandang

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka langsung mendapat serangan tembakan dari orang tak dikenal, yang menyebabkan jatuhnya korban dari pihak kepolisian.

Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah muncul dugaan keterlibatan oknum TNI dalam insiden tersebut.

Beberapa warganet di media sosial X berspekulasi bahwa lokasi perjudian sabung ayam yang digerebek oleh pihak kepolisian itu diduga dimiliki oleh seorang anggota TNI.

Dugaan ini juga jadi sorotan pegiat media sosial, Islah Bahrawi, turut mengomentari peristiwa tersebut dalam cuitannya.

Baca Juga:
Viral! Rapat Tertutup Revisi UU TNI di Hotel Bintang Lima Digeruduk Warga hingga Dikaitkan dengan Efisiensi Anggaran

"Ketika tentara di luar sana sedang menekuni teknologi perang modern, oknum tentara yang di sini malah membuka gelanggang sabung ayam dan membunuh 3 orang penegak hukum dengan laras panjang," tulis Islah pada Senin, 17 Maret 2025.

Pernyataan ini langsung mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Sebagian besar mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi dan mendesak aparat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Spekulasi mengenai keterlibatan oknum TNI juga semakin ramai diperbincangkan, terutama karena dugaan kepemilikan lokasi sabung ayam yang menjadi tempat kejadian.

Menanggapi opini yang berkembang, pihak TNI akhirnya buka suara melalui Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar.

Baca Juga:
Banjir dan Longsor Terjang Padangsidimpuan Sumatera Utara, 711 Jiwa Mengungsi dan 2 Orang Hilang

Eko memastikan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti terlibat dalam insiden penembakan terhadap tiga anggota kepolisian tersebut.

"Untuk nantinya apabila ada keterlibatan oknum, kita pastikan akan ada sanksi yang diberikan," ujar Eko pada Senin, 17 Maret 2025.

Eko juga menambahkan bahwa saat ini TNI tengah melakukan investigasi lebih lanjut guna mencari bukti dan fakta terkait peristiwa baku tembak ini.

Pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggota TNI, termasuk apabila ada keterlibatan dalam kasus ini. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Kota Kendari Melarang ASN Memakai Kendaraan Dinas untuk Keperluan Perjalanan Mudik Lebaran

ASN dilarang Pemerintah Kota Kendari untuk memakai kendaraan dinas untuk keperluan perjalanan mudik Lebaran tahun 2025.

Pemkab Parigi Moutong Tekankan Penguatan Sistem dan Komitmen OPD Cegah Korupsi dalam Pengadaan Barang Jasa

Pemkab Parigi Moutong tegaskan OPD wajib komit dalam pencegahan korupsi, terutama di pengadaan barang & jasa.

Tinjau Lokasi Banjir di Palasa, Pj Bupati Parigi Moutong Fokuskan Pemulihan Infrastruktur dan Warga Terdampak

Parigi Moutong - Pj Bupati Richard Arnaldo tinjau lokasi banjir di Palasa, Senin 17 Maret 2025.

Gubernur Gorontalo Melepas Pengiriman 301 Ekor Sapi dengan Tujuan Kalimantan Melalui Pelabuhan Kwandang

Pengiriman sebanyak 301 ekor sapi dengan tujuan Kalimantan dilepas oleh Gubernur Gorontalo melalui Pelabuhan Kwandang.

Edarkan Tramadol dan Hexymer Lewat Warung Kelontong, Dua Pengedar Dibekuk Polisi di Tangerang, Berikut Kronologinya

Dua pengedar obat terlarang di Tangerang diringkus. Polisi menyita ratusan tramadol dan hexymer saat beroperasi di sebuah warung kelontong.

Berita Terkini

wave

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.

Sodorkan Kontrak Komitmen, Candra Setiawan Bidik Kursi Ketua PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan sodorkan kontrak komitmen satu periode saat UKK calon Ketua DPC PKB Parigi Moutong. Ia bersaing ketat dengan tiga kader lain

Alarm Digital AMSI, Celah cPanel Menganga, Redaksi Diminta Audit Server Segera

AMSI ingatkan bahaya otomatisasi serangan AI pasca temuan celah cPanel. Segera update patch, aktifkan 2FA, dan audit server media Anda sekar


See All
; ;