Saksi Paslon Bupati Nizar-Ardi Walkout dari Sidang Pleno PSU, Bawaslu Parigi Moutong Akui Ada Kelalaian

Potret Ketua Bawaslu Parimo, Muhammad Rizal, S.Pdi ketika memberikan keterangan kepada awak media
Potret Ketua Bawaslu Parimo, Muhammad Rizal, S.Pdi ketika memberikan keterangan kepada awak media Source: (Foto/Gemasulawesi)

Parigi Moutong, gemasulawesi - Sidang pleno rekapitulasi perolehan suara hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Parigi Moutong yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat diwarnai aksi walkout oleh saksi dari pasangan calon Nizar-Ardi.

Diketahui bahwa pelaksanaan sidang pleno digelar di aula kantor KPU Kabupaten Parigi Moutong dari tanggal 20 sampai dengan 22 April 2025.

Arif Alkatiri, yang bertindak sebagai saksi pasangan tersebut, menyatakan keluar dari ruang sidang sebagai bentuk protes atas keputusan KPU yang dinilainya tidak konsisten dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Arif, KPU telah melanggar kesepakatan yang mewajibkan penggunaan penanda khusus pada logistik PSU, terutama surat suara.

Baca Juga:
Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar, Balai Karantina Hewan Lampung Amankan Paket 215 Kura-kura dan 5 Ular

"Untuk apa disepakati semua pihak logistik PSU, harus diberikan penanda khusus, tapi yang terjadi bahwa ada surat suara saat votingday tidak dibubuhi cap PSU dan itu dinyatakan sah oleh KPU," ungkap Arif Alkatiri saat dikonfirmasi media ini lewat WhatsApp pada Senin, tanggal 21 April 2025.

Arif menambahkan bahwa keputusan KPU untuk tetap mengesahkan surat suara tanpa penanda khusus tersebut mencederai prinsip keadilan dan kejelasan sebagaimana yang telah diatur dalam putusan MK. 

Ia menyayangkan langkah KPU yang langsung menerima hasil rekapitulasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tanpa mempertimbangkan temuan yang telah disepakati sebelumnya.

Sebagai respons atas kejadian tersebut, pihaknya langsung melaporkan masalah ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong untuk diproses lebih lanjut.

Baca Juga:
Amankan 12 Orang yang Diduga Terlibat Politik Uang di PSU Kabupaten Serang, Bawaslu RI Bilang Begini

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Bawaslu Parigi Moutong, Muhammad Rizal, S.Pdi, mengakui bahwa insiden tidak adanya penanda khusus pada sebagian surat suara PSU memang merupakan bentuk kelalaian dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

Rizal menegaskan bahwa insiden itu telah dijadikan sebagai temuan resmi oleh Bawaslu dan telah dituangkan dalam formulir pengawasan kejadian khusus.

"Tentunya dengan kejadian yang dimaksud merupakan sebuah kelalaian pada penandaan logistik PSU berupa penanda khusus di Surat Suara yang digunakan pemilih," jelas Rizal kepada awak media.

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa sejak ditemukannya ketidaksesuaian tersebut, jajaran pengawas di tingkat TPS dan Panwascam telah menyampaikan saran perbaikan bahkan menyampaikan rekomendasi cepat ke KPPS.

Baca Juga:
Tanggapi Hebohnya Kemacetan di Tanjung Priok Jakarta, Pramono Anung: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Namun sayangnya, terdapat perbedaan perlakuan di lapangan, ada yang menindaklanjuti rekomendasi tersebut, namun ada pula yang mengabaikannya.

Rizal juga menambahkan bahwa ketentuan mengenai penandaan surat suara PSU telah ditegaskan melalui Surat Dinas dari KPU RI, yang seharusnya menjadi rujukan dalam pelaksanaan di tingkat daerah.

"Sebagaimana yang tertuang dalam SD 554 KPU RI, Tentang penandaan khusus yang terdapat pada logistik termaksud surat suara stempel/cap," lanjut Rizal. (Abdul Main)

...

Artikel Terkait

wave

DPRD Parigi Moutong Apresiasi Capaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Pendapatan Daerah Terealisasi 98 Persen

DPRD Parigi Moutong gelar paripurna bahas laporan Pansus atas LKPJ Bupati tahun anggaran 2024.

Pemkab Parigi Moutong Ikuti Rakor TPID dengan Kemendagri, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

Pemkab Parigi Moutong ikut Rakor TPID virtual bersama Kemendagri bahas pengendalian inflasi daerah.

Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar, Balai Karantina Hewan Lampung Amankan Paket 215 Kura-kura dan 5 Ular

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung gagalkan upaya penyelundupan satwa liar melalui Pelabuhan Bakauheni

Amankan 12 Orang yang Diduga Terlibat Politik Uang di PSU Kabupaten Serang, Bawaslu RI Bilang Begini

Begini respons Bawaslu RI terkait adanya dugaan terjadi politik uang pada gelaran PSU Pilkada 2024 Kabupaten Serang Banten

Tanggapi Hebohnya Kemacetan di Tanjung Priok Jakarta, Pramono Anung: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta maaf terkait hebohnya kemacetan yang terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;