Kementerian Agama Sulsel Sebut Sebanyak 22 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci

Ket. Foto: 22 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci
Ket. Foto: 22 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci Source: (Foto/ANTARA/HO-Mesia center Haji)

Makassar, gemasulawesi – Kementerian Agama Sulawesi Selatan menyampaikan sebanyak 22 jemaah haji dari Embarkasi Makassar wafat di Tanah Suci.

Dalam keterangannya di Makassar pada hari Selasa, tanggal 10 Juni 2025, Humas Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Mawardi Siraj, mengatakan Kementerian Agama Sulsel menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya jemaah haji dari Embarkasi Makassar di Tanah Suci.

“Jemaah haji yang wafat berasal dari beberapa provinsi di kawasan timur Indonesia,” ujarnya.

Dari jumlah itu, terdapat 7 orang dari Maluku Utara, 8 orang dari Sulawesi Selatan, 2 orang dari Maluku, 2 orang dari Sulawesi Barat, 1 orang dari Papua Barat, dan 2 orang dari Papua.

Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Sigi Pastikan Keterlibatan Semua Pihak dalam Pembangunan di Daerah

Dia menyampaikan per 9 Juni 2025, pihaknya mencatat 22 orang haji dari Embarkasi Makassar wafat.

“Mereka tersebar dari berbagai kabupaten atau kota di Indonesia Timur tetapi diberangkatkan melalui embarkasi di Makassar,” terangnya.

Dikutip dari Antara, dia juga mengungkapkan mayoritas jemaah wafat dikarenakan faktor kelelahan, usia lanjut, dan juga penyakit penyerta yang kambuh selama menjalani rangkaian ibadah haji di Makkah maupun Madinah.

Dia menyatakan pihaknya terus memberikan imbauan kepada jemaah untuk menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri dalam aktivitas yang berat selama di Tanah Suci.

Baca Juga:
SIEJ Sulawesi Selatan Serukan Masyarakat Kurangi Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai pada Momen Pembagian Daging Kurban

Dia menyebutkan salah satu jemaah yang wafat terbaru adalah H Faisal Zainal Tuba yang berasal dari Halmahera Barat, Maluku Utara.

Almarhum adalah bagian dari kloter 13 Embarkasi Makassar dan meninggal di RS Al Ahli, As Saudi, pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025.

H Amar Manaf, Kakanwil Kementerian Agama Maluku Utara, menyampaikan duka cita atas wafatnya H. Faisal Zainal Tuba dan mendoakan almarhum husnul khatimah.

Humas Kementerian Agama Sulawesi Selatan menerangkan dari total 22 orang Embarkasi Makassar yang meninggal terdiri atas pria sebanyak 12 orang dan wanita sebanyak 10 orang dengan rentang usia antara 46 hingga 86 tahun. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Kabupaten Sigi Pastikan Keterlibatan Semua Pihak dalam Pembangunan di Daerah

Semua pihak, termasuk dengan penyandang disabilitas, dipastikan Pemkab Sigi ikut terlibat dalam pembangunan daerah.

SIEJ Sulawesi Selatan Serukan Masyarakat Kurangi Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai pada Momen Pembagian Daging Kurban

Masyarakat diserukan SIEJ Sulsel untuk mengurangi menggunakan kantong plastik sekali pakai pada momen kurban Idul Adha.

Ratusan Siswa SD Parimo Unjuk Bakat di Ajang O2SN dan FLS3N sebagai Upaya Pembinaan Minat dan Karakter Sejak Dini

Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong turut ambil bagian dalam pelaksanaan O2SN dan FLS3N

Disdikbud Parimo Sosialisasikan SPMB 2025 dengan Jalur Domisili, Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi untuk SD dan SMP

Disdikbud Parigi Moutong melaksanakan sosialisasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD maupun SMP

SPMB Gantikan PPDB, Disdikbud Parimo Sosialisasikan Mekanisme Baru

Disdikbud Parimo perkenalkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026, ganti PPDB dengan jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;