Wagub Sulsel Tegaskan Digitalisasi Keuangan Harus Menjangkau Seluruh Desa dan Daerah Terpencil di Provinsi

Ket. Foto: Wakil Gubernur Sulsel Menegaskan Digitalisasi Keuangan Harus Menjangkau Seluruh Daerah Terpencil dan Desa
Ket. Foto: Wakil Gubernur Sulsel Menegaskan Digitalisasi Keuangan Harus Menjangkau Seluruh Daerah Terpencil dan Desa Source: (Foto/ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel)

Makassar, gemasulawesi – Fatmawati Rusdi, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, menegaskan digitalisasi keuangan harus menjangkau seluruh desa dan daerah terpencil di provinsi tersebut.

Dia menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperluas jangkauan layanan keuangan lewat peningkatan edukasi keuangan masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan infrastruktur.

Dalam keterangannya saat menerim audiensi Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat atau Sulselbar Moch Muchlasin di Makassar, Fatmawati mengungkapkan kolaborasi dengan OJK sangat penting.

“Hal tersebut agar program ini betul-betul menyentuh masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, petani, dan UMKM,” ujarnya.

Baca Juga:
Heboh Granat Tangan Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Banda Aceh, Tim Gegana Langsung Lakukan Peledakan

Pertemuan itu membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan OJK dalam pelaksanaan program TPAKD atau Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.

Dikutip dari Antara, program ini menjadi salah satu pilar strategis dalam mendorong inklusi keuangan dan literasi keuangan yang merata, terutama di wilayah pedesaan serta daerah terpencil.

TPAKD menjadi salah satu strategi penting dalam membuka akses keuangan yang berkeadilan dan inklusif.

Dia mengatakan pihaknya ingin memastikan masyarakat di desa-desa juga dapat menikmati layanan keuangan yang aman, termasuk pinjaman produktif, proteksi asuransi, dan tabungan digital.

Baca Juga:
Kementerian Agama Sulsel Sebut Sebanyak 22 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci

Program TPAKD di Sulawesi Selatan selama ini dinilai cukup progresif. Program ini juga telah menjadi rujukan nasional dalam pengembangan modal inklusi keuangan berbasis lokal.

Dengan potensi besar di sektor UMKM dan pertanian, Sulawesi Selatan berupaya mendorong adopsi layanan keuangan digital, termasuk pinjaman berbasis kelompok dan asuransi mikro.

Moch Muchlasin, Kepala OJK Sulselbar, menerangkan TPAKD dirancang sebagai forum koordinasi antar-intansi di daerah untuk mempercepat akses keuangan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat Sikoko atau Sinergitas, Komitmen, dan Konsistensi, pihaknya terus mendorong inovasi daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Sigi Pastikan Keterlibatan Semua Pihak dalam Pembangunan di Daerah

Hal tersebut mulai dari pengembangan ekonomi daerah berbasis pertanian, literasi keuangan syariah hingga pemanfaatan transaksi keuangan digital di pedesaan dan daerah terpencil. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh Granat Tangan Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Banda Aceh, Tim Gegana Langsung Lakukan Peledakan

Seorang warga di Kota Banda Aceh menemukan benda yang diduga kuat merupakan granat tangan tipe 97 buatan Jepang

Kementerian Agama Sulsel Sebut Sebanyak 22 Jemaah Haji dari Embarkasi Makassar Wafat di Tanah Suci

Sebanyak 22 jemaah haji dari Embarkasi Makassar, menurut Kementerian Agama Sulawesi Selatan, wafat di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Sigi Pastikan Keterlibatan Semua Pihak dalam Pembangunan di Daerah

Semua pihak, termasuk dengan penyandang disabilitas, dipastikan Pemkab Sigi ikut terlibat dalam pembangunan daerah.

SIEJ Sulawesi Selatan Serukan Masyarakat Kurangi Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai pada Momen Pembagian Daging Kurban

Masyarakat diserukan SIEJ Sulsel untuk mengurangi menggunakan kantong plastik sekali pakai pada momen kurban Idul Adha.

Ratusan Siswa SD Parimo Unjuk Bakat di Ajang O2SN dan FLS3N sebagai Upaya Pembinaan Minat dan Karakter Sejak Dini

Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong turut ambil bagian dalam pelaksanaan O2SN dan FLS3N

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;