Vaksinasi Remaja di Parigi Moutong Alami Tren Peningkatan

<p>Foto: Illustrasi Vaksinasi Remaja di Parigi Moutong Alami Tren Peningkatan.</p>
Foto: Illustrasi Vaksinasi Remaja di Parigi Moutong Alami Tren Peningkatan.

Gemasulawesi– Antusias remaja untuk menjalani vaksinasi Covid19 di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus meningkat, jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Baca Juga: Diduga Mesum di Mobil, YouTuber di Aceh Dijerat Hukum Syariat

“Remaja yang datang jalani vaksinasi ke Puskesmas khususnya remaja, semua karena keinginan mereka sendiri,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Fauziah Al Hadad, saat dihubungi, Jum’at 10 September 2021.

Dia mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan terkait situasi vaksinasi Parigi Moutong, target vaksinasi remaja sebanyak 49,742 jiwa, yang telah menjalani vaksinasi dosis pertama 3,741 jiwa atau 7.52 persen dari sasaran.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid19 Sasar Remaja untuk Jalani Vaksinasi

Selanjutnya, remaja yang telah menjalani vaksinasi kedua sebanyak 48 jiwa atau 0.10 persen dari sasaran.

Menurut dia, rata-rata remaja yang mendatangi Puskesmas untuk menjalani vaksinasi didampingi orang tuanya.

Bahkan, di Puskesmas Kasimbar saja sebanyak 100 lebih orang tua atau wali anak tanpa paksaan menandatangi surat persetujuan agar anaknya mendapatkan vaksinasi.

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Remaja Pembawa Narkoba di Sigi

Pihaknya menilai keinginan orang tua agar anaknya  mendapatkan vaksinasi, karena mulai menyadari vaksin sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada anaknya agar tidak terpapar Covid19.

“Apalagi sebentar lagi PTM akan dilaksanakan di Parigi Moutong, sehingga anak perlu mendapatkan vaksin. Di samping itu, karena ini merupakan program pemerintah,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Amankan Remaja Pesta Miras di Banggai

Dia menjelaskan, terkait persejutuan orang tua dengan surat pernyataan, tidak menjadi sebuah keharusan untuk disertakan ketika remaja akan menjalani vaksinasi.

Sebab, pada dasarnya ketika masyarakat ingin mendapatkan vaksin, harus mendatangi fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, sebelumnya harus menjalani screening terlebih dahulu.

Baca juga: Total 100 Ha Program Peremajaan Kelapa di Parimo

Dari hasil pemeriksaan itu, jika dianggap layak akan langsung disuntikan vaksin, sebaliknya apabila ada sesuatu hal yang tidak memungkinkan maka penyuntikan ditunda.

“Untuk remaja usia 12-18 tahun vaksin diberikan adalah Sinovac. Kemudian, diusia 18 tahun ke atas vaksinnya Moderna,” sebutnya. (***)

Baca juga: Remaja Curi Alat Elektronik Buat Beli Narkoba di Morowali

...

Artikel Terkait

wave

Ini Hambatan Progres Rehabilitasi Tiga Daerah Irigasi di Parigi Moutong

Dinas PUPRP Parigi Moutong mencatat terdapat keterlambatan pada tiga proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) bersumber dari DAK tahun 2021.

Minim Kuota Vaksin Hambat Capaian Vaksinasi di Parigi Moutong

Dinas Kesehatan Parigi Moutong mengatakan, kuota vaksin Covid19 sangat terbatas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, menjadi kendala.

KONI: Atlet Terbaik Banyak Lahir dari Parigi Moutong

Ketua KONI Parigi Moutong, Faisan Badja meyakini para atlet terbaik lahir dari Parigi Moutong, buktinya dua atlit Cabor Dayung wakili Sulteng

Pemda Parigi Moutong Persiapkan Lima Cabor di POPDA Sulteng

Pemda dan KONI Parigi Moutong mempersiapkan lima Cabang Olahraga untuk mengikuti Pekan Olahraga POPDA tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Jokowi Berharap Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

Presiden berharap Bendungan Paselloreng dan Gilireng di Kabupaten Wajo, dapat menjadikan Sulsel sebagai lumbung pangan nasional.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;