OJK Cabut Izin BPRS DSJ di Deli Serdang, LPS Ambil Alih Penjaminan dan Likuidasi

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut.
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut. Source: (Foto/ANTARA)

Daerah, gemasulawesi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin operasional PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) yang berinisial DSJ, berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan stabilitas dan kredibilitas sektor perbankan syariah di daerah tersebut.

Selain itu, keputusan pencabutan izin ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan nasabah serta mencegah potensi risiko yang dapat merugikan konsumen.

“Kebijakan pencabutan izin operasional BPR ini merupakan langkah pengawasan OJK untuk memperkokoh sektor perbankan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik,” kata Kepala OJK Provinsi Sumut, Khoirul Muttaqien.

Baca Juga:
Kemenhub Gelar Pelatihan Pengemudi Angkutan Barang untuk Dukung Program Zero ODOL

Khoirul menerangkan bahwa pencabutan izin operasional BPR DSJ dilakukan berdasarkan keputusan Dewan Komisaris OJK Nomor KEP-58/D.03/2025 pada Agustus 2025.

Ia menyampaikan bahwa pada 2 Agustus 2024, OJK menempatkan BPR DSJ dalam status bank dalam penyehatan (BDP).

Hal ini karena bank tersebut memiliki rasio kewajiban pemenuhan modal minimum (KPMM) kurang dari 12 persen.

Tingkat kesehatan bank pun mendapat predikat tidak sehat.

Baca Juga:
Polteknaker Bidik Akreditasi Unggul, Kemnaker Perluas Akses dan Perketat Mutu Pendidikan

“Ia menjelaskan, pada 31 Juli 2025, OJK menempatkan BPR DSJ dalam status bank dalam resolusi karena POJK telah memberikan waktu yang cukup kepada para pemegang saham,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dewan Komisaris dan Direksi BPR DSJ seharusnya melakukan upaya penyehatan, termasuk mengatasi masalah permodalan dan likuiditas sesuai ketentuan POJK Nomor 28 Tahun 2023 tentang penetapan status dan tindak lanjut pengawasan BPR dan BPRS.

“Namun, pemegang saham dan pengurus BPR DSJ gagal menjalankan penyehatan perusahaan tersebut,” imbuhnya. Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank Nomor 58/ADK3/2025 tanggal 11 Agustus 2025, LPS memutuskan penanganan BPR DSJ melalui likuidasi dan meminta OJK mencabut izin usahanya.

Khoirul menyampaikan, menanggapi permintaan LPS, OJK kemudian mengambil langkah pencabutan izin usaha BPR DSJ sesuai ketentuan Pasal 19 POJK tersebut.

Baca Juga:
Semua Guru Kemenag Wajib Tersertifikasi dan Bergaji Minimal Rp2 Juta pada 2027

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan mengambil alih fungsi penjaminan simpanan nasabah.

Selain itu, LPS juga akan menjalankan proses likuidasi terhadap BPR DSJ.

Tindakan ini dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan.

Proses likuidasi juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 mengenai pengembangan dan penguatan sektor keuangan. (ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Kabupaten Bekasi Jadi Percontohan Panen Raya Program Jaksa Mandiri Pangan

Kabupaten Bekasi panen raya Jaksa Mandiri Pangan manfaatkan lahan rampasan negara, tingkatkan ketahanan pangan dan serap gabah lokal.

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Poso, Sulteng

Kemensos mendistribusikan logistik dan mendirikan tenda evakuasi bagi korban gempa Poso, sementara warga terdampak mendapat perawatan medis

Kebakaran Landa Kampung Pa’celang, Delapan Rumah Hangus

Delapan rumah hangus di Kampung Pa’celang Makassar; warga mengungsi, petugas Damkarmat berupaya padamkan api meski akses sempit.

Satgas Damai Cartenz Rekonstruksi Kasus Penembakan Brigpol Ronal

Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya gelar rekonstruksi kasus penembakan Brigpol Ronal.

Pemprov Jambi Prioritaskan Layanan Kesehatan dan Perhatian Bagi Veteran

Pemprov Jambi berkomitmen menjaga kesehatan dan kesejahteraan veteran melalui pemeriksaan rutin, fasilitas silaturahmi, santunan.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;