Semua Guru Kemenag Wajib Tersertifikasi dan Bergaji Minimal Rp2 Juta pada 2027

Wakil Menteri Agama RI, Romo R. Muhammad Syafi'i.
Wakil Menteri Agama RI, Romo R. Muhammad Syafi'i. Source: (Foto/ANTARA)

Nasional, gemasulawesi - Wakil Menteri Agama, Romo R. Muhammad Syafi'i, menegaskan bahwa pada tahun 2027 seluruh guru yang berada di bawah naungan Kementerian Agama wajib memiliki sertifikasi.

Selain itu, ia menargetkan setiap guru tersebut menerima gaji minimal lebih dari Rp2 juta per bulan.

Wamenag Romo Syafi'i menyatakan, "Presiden Prabowo Subianto menginginkan semua guru memiliki penghasilan minimal Rp2 juta, oleh karena itu kami berupaya memastikan seluruh guru di Kemenag tersertifikasi pada 2027."

Menurut Wamenag, data Kemenag menunjukkan terdapat 629 ribu guru yang masih berpenghasilan Rp500 ribu ke bawah.

Baca Juga:
Polteknaker Bidik Akreditasi Unggul, Kemnaker Perluas Akses dan Perketat Mutu Pendidikan

Jumlah ini mencakup pengajar dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Pemerintah menargetkan dalam kurun waktu dua tahun ke depan, seluruh guru tersebut dapat meningkatkan penghasilannya.

Sasaran utamanya adalah agar semua guru tersebut memiliki pendapatan minimal di atas Rp2 juta.

“Guru-guru ini mengajar di sekolah-sekolah Kemenag, baik negeri maupun swasta. Saat ini, hanya delapan persen guru di sekolah negeri keagamaan yang berpenghasilan di bawah Rp500 ribu, sedangkan 92 persennya berada di sekolah swasta,” ujar Wamenag Romo Syafi'i.

Baca Juga:
Pemerintah Dorong Pembiayaan Mikro sebagai Solusi Hadapi Rentenir Perumahan

Ia menjelaskan bahwa Kemenag menyediakan kuota pengangkatan guru agama sebanyak 45 ribu orang setiap tahun.

Dengan kuota tersebut, proses penyelesaian sertifikasi bagi seluruh guru diperkirakan akan memakan waktu hingga 12 tahun.

Artinya, meskipun ada kuota tahunan, target sertifikasi menyeluruh tetap memerlukan periode panjang untuk terealisasi.

“Karena itu, saya mengajukan percepatan sertifikasi menjadi dua tahun, dengan 50 persen guru disertifikasi pada 2025 dan sisanya pada 2026. Meski awalnya belum disetujui, saya pastikan dana yang kurang bisa dicari. Jadi, setengahnya selesai 2026, dan seluruh guru tersertifikasi pada 2027,” ujar Wamenag.

Baca Juga:
Daftar 1.178 Narapidana Penerima Amnesti Diumumkan, Termasuk Hasto Kristiyanto dan Ongen

Ia menjelaskan bahwa sampai akhir tahun ini, Kemenag menargetkan penambahan 300 ribu guru yang tersertifikasi.

Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga gelombang, masing-masing sekitar 100 ribu guru.

Target ini diharapkan dapat mempercepat proses sertifikasi secara merata di seluruh wilayah.

"Program sertifikasi guru di Kemenag ditujukan bagi guru yang sudah mengajar, sedangkan untuk guru baru akan diterapkan skema tersendiri," ujar Wamenag Romo Syafi'i. (ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Polteknaker Bidik Akreditasi Unggul, Kemnaker Perluas Akses dan Perketat Mutu Pendidikan

Kemnaker berkomitmen meningkatkan kuota mahasiswa Polteknaker, memperkuat mutu pendidikan, serta menargetkan akreditasi unggul.

Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Manggarai, NTT untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pertamina mempercepat distribusi BBM di Manggarai, NTT, memastikan pasokan aman dan masyarakat tetap membeli sesuai kebutuhan.

Pemerintah Fokuskan RAPBN 2026 pada Program Prioritas, Tanpa Rencana Rekrutmen atau Kenaikan Gaji ASN

RAPBN 2026 menitikberatkan anggaran untuk program prioritas nasional, sementara rekrutmen dan kenaikan gaji ASN tidak direncanakan.

OJK Finalisasi Penerapan SID untuk Perkuat Pengawasan dan Keamanan Investasi Aset Digital

OJK tengah memfinalisasi penerapan Single Investor Identification (SID) guna memperkuat pengawasan, akuntabilitas, serta keamanan ekosistem.

Mendagri Tegaskan Kenaikan PBB-NJOP Kewenangan Daerah, Ribuan Warga Pati Protes hingga Kebijakan Dicabut

Mendagri menegaskan kenaikan PBB-NJOP adalah kewenangan daerah. Polemik di Pati memicu unjuk rasa warga hingga kebijakan akhirnya dibatalkan

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;