Uji Coba Indeks Pembangunan Statistik Disosialisasikan

<p>Ket Foto: Sosialisasi Uji Coba Indeks Pembangunan Statistik (Foto/Humas DKIPS Provinsi Sulteng)</p>
Ket Foto: Sosialisasi Uji Coba Indeks Pembangunan Statistik (Foto/Humas DKIPS Provinsi Sulteng)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi – Uji coba Indeks Pembangunan Statistik (IPS) disosialisasikan. Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan oleh BPS Sulteng di Ruang aula BPS Selasa 2 Desember 2021.

Kepala BPS Drs Simon Sapary, M.Sc mengatakan, berdasarkan Permen nomor 12 Tahun 2017, Badan Pusat Statitstik bertugas melakukan pengawasan teknis dalam penyelenggaran statistik sektoral di Provinsi.

Baca juga: Mengenal Metrologi Legal

“Tolak ukur tingkat kematangan pencapaian penyelanggaraan statistik sektoral oleh instansi pusat dan Pemda terbagi dalam lima domain, Sembilan belas aspek dan 40 indikakator,” terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyusun instrument Indeks Pembangunan Statistik dengan metode Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Statistik (SIMBATIK).

Langkah itu ditujukan untuk mendapatkan ukuran capaian penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) dan statistik sektoral baik di Kementrian, Lembaga maupun Pemda.

“Tujuan IPS ini untuk mengukur capaian penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) dan untuk terpenuhinya prasyarat penyelenggaraan SDI,” tuturnya.

Baca juga: Gubernur: Basis Data Sulawesi Tengah Penting untuk Pembangunan

Selain itu kata dia, bisa dijadikan dasar melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan SDI.

IPS juga bisa digunakan sebagai dasar BPS menyusun strategi pembinaan statistik sektoral.

Ia menjelaskan, pada prinsipnya lima domain dalam ukuran pencapaian statistik adalah satu data, kualitas data, proses bisnis, tata kelola serta sistem statistik Nasional.

Kedepannya kata dia, jika kondisi IPS itu bisa maksimal maka BPS akan mendapatkan manfaat besar.

Baca juga: Disperindag Parigi Moutong Tera Ulang SPBU Toboli dan Ampibabo

Manfaat itu antara lain kata dia, mendapatkan ukuran bersama sebagai dasar menghasilkan kualitas statistik sehingga meningkatkan kepercayaan publik dan bisa memanfaatkan data yang lebih luas dalam pengambilan kebijakan sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan nasional.

Selain itu manfaat lainnya adalah bisa menjadi pendukung upaya peningkatan kualitas layanan informasi statistik.

“IPS ini juga bisa meningkatkan koordinasi, integrase dan sinkronisasi sebagai standarisasi kegiatan statistik oleh pemerintah dalam kerangka SSN,” tutupnya. (**/fan)

Baca juga: BPS Gelar Capacity Building untuk Satu Data Indonesia

...

Artikel Terkait

wave

Ini Hasil Diskusi tentang Menarik Investasi Masuk ke Parigi Moutong

Diskusi bertemakan cara menarik investasi ke Parigi Moutong menghasilkan beberapa rekomendasi, namun masih akan disempurnakan.

Sosialisasi Tujuh Dimensi Lansia Tangguh Resmi Dibuka

Sosialisasi tujuh dimensi Lansia tangguh dan pendampingan perawatan jangka panjang bagi Lansia di Sulawesi tengah resmi dibuka.

Parigi Moutong Agendakan FGD Tema Strategi Menarik Investasi

DPMPTSP Parigi Moutong agendakan Focus Group Discussion atau FGD bertemakan “Strategi Menarik Minat Investasi di Parimo.

Operasi Zebra Tinombala 2021, Angka Laka Lantas Turun 14 Persen

Operasi Zebra Tinombala 2021 telah berakhir. Kepolisian mencatat angka Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) turun hingga 14 persen.

Parigi Moutong Sabet Juara Umum Cabor Atletik di Kejurprov 2021

Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Gubernur Sulteng 2021 di Parigi Moutong resmi di tutup. Parigi Moutong sabet juara umum.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;