Manipulasi Data SMILE, BPJS Tenaga Kerja Rugi Rp 3,23 Miliar

<p>Foto/istimewa</p>
Foto/istimewa

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Dugaan manipulasi data pada aplikasi SMILE BPJS Tenaga Kerja, Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah, sejak April 2022 telah melakukan penyelidikan dan berhasil mengangkap dua tersangka dilokasi berbeda.

Adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja sebagai korban yang mengalami kerugian sekitar Rp 3,23 Milyar.

Demikian disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto dalam keterangan resminya melalui pesan WhatsApp yang dibagikan kepada media di Palu, Kamis 18 Agustus 2022.

“Polisi melakukan penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/128/IV/SPKT/Polda Sulawesi Tengah pada 19 April 2022, dan pada 18 Juli 2022 status kasus dinaikkan ke tahap penyidikan,” jelas Kombes polisi Didik Supranoto.

Dua tersangka saat ini diamankan di Polda Sulawesi Tengah, yakni berinisial YDS (30), pegawai BPJS Ketenagakerjaan Parigi Moutong dan MDA (23), warga Kelurahan Jambudipa, Kec. Warungkondang Kab.Cianjur, Jawa Barat, jelas Didik.

Meski demikian, menurut Didik, itu merupakan kasus pidana ITE dimana tersangka memanipulasi data peserta Jamsostek di aplikasi BPJS “SMILE” otak pelaku dalam kasus ini adalah MDA bekerjasama dengan YDS selaku operator SMILE di BPJS Ketenagakerjaan di Parigi Moutong.

Baca: Polres Parigi Moutong Ringkus Pelaku Pembobolan Rumah

Meski demikian, menurut Didik, itu merupakan kasus pidana ITE dimana tersangka memanipulasi data peserta Jamsostek di aplikasi BPJS “SMILE” otak pelaku dalam kasus ini adalah MDA bekerjasama dengan YDS selaku operator SMILE di BPJS Ketenagakerjaan di Parigi Moutong.

Dari 308 data yang diedit sebelumnya, terdapat 292 klaim KPJ yang masuk, yang menyebabkan BPJS memberikan klaim yang tidak tepat sasaran atau double klaim, sehingga BPJS mengalami kerugian sebesar Rp 3,23 miliar, jelasnya.

Tersangka YDS ditangkap pada 5 Agustus, sedangkan MDA ditangkap pada 15 Agustus 2022 di Jawa Barat. Keduanya dijerat dengan Pasal 51 Ayat (1) jo Pasal 35 UU ITE jo Pasal 55 Ayat (1) 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12 milyar.

Sementara itu BPJS Ketenagakerjaan dalam rilis hak jawabnya yang disampaikan melalui Oni Marbun, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK telah melaporkan oknum karyawan yang diduga bekerjasama dengan pihak eksternal untuk manipulasi data peserta dan dari data tersebut sudah terjadi realisasi Klaim JHT oleh peserta sekitar total Rp3,23 Milyar.

“Laporan ini telah kami sampaikan kepada Polda Sulawesi Tengah sejak tanggal 19 April 2022 dan oknum tersebut sudah dibebastugaskan guna mempertangungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum yang sedang bergulir,” ujarnya.

Ia mengatakan, ini merupakan bukti komitmen Manajemen untuk menindak tegas perbuatan fraud yang dilakukan oleh pihak manapun. Tujuannya untuk memberi efek jera sekaligus mencegah tindak kriminal serupa terulang kembali.

Lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan keamanan data, sehingga menutup kemungkinan penyalahgunaan data yang dapat merugikan para peserta.

“Kami mendorong kepada seluruh peserta untuk melaporkan tindak kecurangan atau fraud yang terjadi di lingkungan BPJAMSOSTEK, melalui kanal Wistle Blowing System yang dapat diakses di website resmi BPJAMSOSTEK maupun secara langsung di kantor cabang,” pungkasnya. (*/Ikh)

Baca: Tim Penjaringan Tetapkan Calon Ketum Koni Parigi Moutong

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tim Penjaringan Tetapkan Calon Ketum Koni Parigi Moutong

tetapkan calon Ketua Umum (Ketum) Komite olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong yang telah memenuhi persyaratan

Polres Parigi Moutong Ringkus Pelaku Pembobolan Rumah

Polres Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menyebutkan telah berhasil ringkus pelaku pembobolan dan pencurian rumah beroperasi di

Dua RS Parigi Moutong dan BNI 46 Gelar Donor Darah Bersama

Dua Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah dan Bank BNI 46 gelar donor darah bersama, saat perayaan HUT

Oknum Satpol PP di Palu Rampas Ponsel Wartawan Saat Meliput

Oknum Satpol PP Kota Palu rampas ponsel wartawan salah satu media online yang tengah meliput pengibaran Bendera Merah Purih di Kantor

Banjir Susulan Desa Torue, BPBD Parigi Moutong Suplai Air Bersih

Banjir susulan Desa Torue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah bantu suplai air bersih

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;