Uang Panai Calon Pengantin di Gowa Ludes Akibat Kebakaran

<p>Ket Foto: Penampakan uang panai yang terbakar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Foto/SuaraSulsel id)</p>
Ket Foto: Penampakan uang panai yang terbakar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Foto/SuaraSulsel id)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Uang panai calon pengantin di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan ludes akibat kebakaran yang melanda rumah orang tua calon pengantin.

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Bontonompo Iptu Syarifuddin dalam kutipan salah satu media online, Senin 12 September 2022.

“Ceritanya keluarga ingin pergi ke rumah wanita dan sekalian bawa uang panai. Tapi sebelum mereka pergi ke mempelai wanita, ada kebakaran,” ucap Syarifuddin.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WITA pada Sabtu 10 September 2022 di rumah calon pengantin pria yang terletak di Dusun Alluka, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan.

Pemilik rumah itu bernama Ipnu Alam Deng Katti, sedangkan putranya, calon pengantin pria, bernama Nur Amir Deng Tunru.

Awalnya pihak keluarga bersiap-siap untuk pergi ke rumah mempelai wanita dengan mahar atau uang panai, namun, kebakaran terjadi, sebelum rombongan berangkat ke rumah pengantin wanita sehingga, mahar tersebut ludes terbakar .

“Jadi disana (di rumah korban) ada persiapan masak tapi ada kebocoran di selang tabung gas sehingga api langsung menjalar karena rumah terbuat dari kayu panggung sehingga api cepat menjalar, ” ucap Syarifuddin.

Ia menjelaskan, yang terbakar merupakan rumah orang tua pengantin pria yang. Uang untuk Panai yang terbakar Rp 40 juta. Termasuk tenda tamu yang terbakar, katanya kerusakannya Rp 50 juta.

Akibat kebakaran tersebut, rumah pengantin wanita habis terbakar. Keluarga setempat dikatakan telah mencoba memadamkan api sebelum api menyebar.

Namun, karena rumah terbuat dari kayu, upaya tersebut tidak berhasil.

Baca: Menpora Apresiasi Penuh Festival Sandeq Sulawesi Barat

“Total kerugian materil, termasuk rumah yang terbakar beserta isinya, sekitar Rp 170 juta,” ucapnya.

Selain itu, akibat kebakaran tersebut, seorang bernama Syamsiah Dg Mombo dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar untuk perawatan luka bakar di tangannya.

Resepsi pernikahan Nur Amir Deng Tunru dengan Indah Rianti Sari tetap berlangsung, meski uang Rp 40 miliar hangus dilalap api. Resepsi berlangsung pada Minggu 11 September 2022. (*/Ikh)

Baca: Kader PKS di Makassar Gelar Aksi Demo Tolak Harga BBM Naik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Usai Gerebek Ormas Batalyon 120, Kanit Polsek Tallo Dicopot

Usai gerebek sekretariat Batalyon B120, Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Faizal dicopot. Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Polisi Budhy

Kendalikan Inflasi, Pemkot Palu Pantau Rantai Pasok Pangan

Kendalikan Inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, pantau rantai pasok kebutuhan pangan masyarakat.

Antisipasi Inflasi, Pemda Parigi Moutong Refocusing Anggaran

Antisipasi inflasi, Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, lakukan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Palu Kedalaman 5 Kilometer

Gempa bumi berkekuatan magnitude 3,5 skala ricther guncang Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG)

Waspada Hujan Lebat, BMKG Himbau Pemkab Sigi Siaga Bencana

Waspada hujan lebat, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, siaga bencana

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;