Bea Cukai Kendari Musnahkan Barang Ilegal Bernilai Miliaran

<p>Ket Foto: Pemusnahan secara simbolis rokok dan minuman beralkohol ilegal di Kantor Bea Cukai Kendari. (Foto/Kendariinfo)</p>
Ket Foto: Pemusnahan secara simbolis rokok dan minuman beralkohol ilegal di Kantor Bea Cukai Kendari. (Foto/Kendariinfo)

Berita Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kendari,musnahkan barang illegal berupa jutaan batang rokok dan minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA), bernilai miliaran rupiah hasil dari penindakan wilayah Sulawesi Tenggara.

Kepala Bea Cukai Kendari Purwatmo Hadi Waluja mengatakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) tersebut merupakan hasil penindakan hukum sejak Agustus 2021 hingga Juli 2022.

“Barang milik negara yang dimusnahkan hari ini meliputi total 1.513.860 batang produk tembakau (HT) dan 676 liter minuman yang mengandung etil alkohol dengan perkiraan nilai Rp1.807.022.000,” ucapnya.

Ia mengatakan, potensi kerugian negara dari pemusnahan tersebut mencapai Rp 1.375.433.000.

Ia menjelaskan, sejak Agustus 2021 hingga Juli 2022, pihaknya telah menerbitkan 149 Surat Perintah Penindakan (SBP) untuk Barang Kena Pajak yang tidak patuh, yang berasal dari target operasi, operasi pasar (penyerangan cerutu ilegal), patroli darat dan patroli laut.

Barang Kena Cukai yang dilakukan tindakan terdiri atas 10 SBP berupa minuman yang mengandung Etil alkohol dan 139 SBP berupa hasil tembakau dengan sifat delik yang melanggar Pasal 54 UU No. 11 Tahun 1995 secara keseluruhan UU No.39 Tahun 2007 tentang Pajak Khusus.

Barang hasil penegakan hukum ditetapkan sebagai barang milik negara dan telah disahkan pemusnahannya oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kendari.

Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar, memecah dan membuang tanah yang tujuannya untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan kondisi asli barang sehingga tidak dapat digunakan.

Ia menambahkan, Bea Cukai Kendari melakukan dua kali penyidikan tindak pidana di bidang cukai pada tahun 2022, dengan barang bukti berupa hasil cukai hasil tembakau berupa rokok yang tidak dilekati pita cukai, sebanyak 1.161.000 batang, dengan nilai perkiraan Rp1.513.321.000 dengan potensi kerugian status sebesar Rp 951.159.000.

“Setelah melakukan Operasi Gempur Rokok Ilegal I di seluruh Indonesia antara Mei hingga Juni 2022, Bea Cukai kembali melakukan Operasi Gempur Rokok Ilegal yang kedua secara serentak di seluruh Indonesia pada September tahun ini. Dan kegiatan pemusnahan hari ini adalah bagian dari Operasi Gempur Rokok Ilegal,” ucapnya.

Dia menghimbau para pelaku bisnis untuk selalu mematuhi undang-undang tentang pajak khusus dan mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau mengedarkan rokok ilegal serta menginformasikan bea cukai dan pajak khusus jika ada indikasi peredaran rokok ilegal.

Baca: Kesiapsiagaan BPBD Palu Melalui Rencana Kontijensi Gempa

Menurutnya pengawasan, Bea Cukai Kendari tidak bisa bekerja sendiri, tetapi perlu juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari kepolisian, TNI, Kejaksaan Agung, pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait seperti Pelindo, karantina dan instansi teknis lainnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat di Sulawesi Tenggara.

Selain pemusnahan BMN, Bea dan Cukai Kendari juga memberikan hibah dari BMN kepada Pemerintah Kota Kendari berupa total 46 alat pemadam kebakaran yang terdiri dari 26 Unit Fire Extinguishe 3 kg dan 20 Unit Fire Extinguishe 50 kg.

46 alat pemadam kebakaran tersebut merupakan barang hasil tindakan Bea Cukai Kendari tahun 2020 yang melanggar ketentuan. (*/Ikh)

Baca: BLT BBM di Sulawesi Tengah Telah Tersalurkan 90 Persen

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BLT BBM di Sulawesi Tengah Telah Tersalurkan 90 Persen

Bantuan langsung Tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan sosial tunai sembako di Sulawesi Tengah, telah tersalurkan 90 persen

Kesiapsiagaan BPBD Palu Melalui Rencana Kontijensi Gempa

Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dalam menghadapi bencana alam dengan

Banyak Merah, Analisa Rapor Pendidikan Sekolah Parigi Moutong

menyebutkan masih banyak sekolah memiliki rapor pendidikan nilai merah, sekolah perlu mengunduh hasil rapor Pendidikan untuk di analisa

HIPMI Gandeng Pengusaha Muda Sulbar Tangkap Peluang Bisnis Kakao

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ajak pengusaha muda tangkap peluang bisnis di perkebunan dan kakao di Provinsi Sulawesi Barat

Gubernur Sulsel Suntik Rp 30 Miliar Bangun Jembatan di Parepare

Gubernur Sulawesi Selatan, berikan bantuan senilai Rp 30 Miliar itu bangun jembatan jalan lingkar atau suaka alam lestari, Kota Parepare

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;