Empat Desa Ikuti Reses Amelia, Anleg DPRD Parigi Moutong

<p>Reses Anleg DPRD- Empat Desa ikuti reses Amelia Anleg DPRD Parigi Moutong di Kecamatan Tinombo Selatan, Jumat, 28 Februari 2020.  (Foto: Ist)</p>
Reses Anleg DPRD- Empat Desa ikuti reses Amelia Anleg DPRD Parigi Moutong di Kecamatan Tinombo Selatan, Jumat, 28 Februari 2020. (Foto: Ist)

Parigi moutong, gemasulawesi.com Empat desa ikuti reses Anleg DPRD Parigi Moutong (Parimo), Amelia Santrillah Rahman untuk tahun kerja 2020.

“Saya berjanji seluruh aspirasi warga yang diusulkan saat reses akan terkawal. Dan tidak akan ada aspirasi yang terabaikan,” ungkapnya pada saat reses di Kecamatan Tinombo, Jumat, 28 Februari 2020.

Keempat desa yang ikuti reses Amelia, Anleg DPRD Parigi Moutong adalah Desa Siney, Desa Siney Tengah, Desa Poly dan Desa Khatulistiwa.

Dikutip dari songulara.com secara umum, keempat desa itu mengusulkan kepada Amelia berupa bantuan peralatan tangkap ikan bagi warga nelayan.

Sementara, yang berprofesi sebagai petani mengusulkan permintaan sejumlah bibit. Diantaranya, bibit durian montong, pete dan bibit alpukat.

“Insya Allah semua aspirasi warga akan saya sinkronkan dengan usulan pelaksanaan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan bersama instansi terkait,” tegasnya.

Menurutnya, sinkronisasi usulan Musrenbang dan hasil reses perlu dilakukan. Tujuannya, untuk melihat skala prioritas pembangunan daerah.

Skala prioritas pembangunan mesti dilakukan, karena menyangkut ketersediaan anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pelaksana program.

Ia mengakui, seluruh usulan warga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan meminta alat yang mendukung untuk menangkap ikan dan alat pendukung lainnya. Dan usulan petani bersifat prioritas yaitu bantuan bibit, pupuk dan pendukung lainnya.

“Hanya saja, tidak semua usulan bisa dilaksanakan secara menyeluruh. Namun, akan diupayakan terserap seluruhnya dan akan dilaksanakan secara bertahap. Sesuai dengan kesanggupan anggaran pemerintah,” terangnya.

Ia mengimbau, agar warga bisa bersabar. Karena mekanisme pelaksanaan program pemerintah memiliki prosedur dan dilakukan secara bertahap.

Warga kata dia, agar jangan mudah putus asa dan kecewa. Sebab pihaknya berjanji akan terus menampung dan memperjuangkan kebutuhan warga.

Pada kesempatan itu, ia juga menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada tim sepak bola Tinombo Selatan yang tengah berlaga di Equator Cup.

“Kami upayakan bisa terakomodir dari usulan prioritas dahulu. Walaupun, ada beberapa yang belum sempat terakomodir. Maka saya akan mengawal aspirasi warga melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Sama seperti saat warga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Siney dan Desa Khatulistiwa tahun 2019,” tutupnya.

Sumber: Songulara

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,7 Kembali Getarkan Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Gempa Magnitudo 4,7 Kembali Getarkan Parigi Moutong

Gempa bumi bermagnitudo 4,7 kembali menggetarkan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Ini Daftar Harga Bahan Pokok Parigi Moutong Edisi 28 Februari 2020

Ini daftar pergerakan harga satuan bahan pokok dan satuan bahan penting menurut pantauan Disperindag Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Banggai

DPUPRP Parigi Moutong Pasang Pal Batas Sempadan

DPUPRP Kabupaten Parigi Moutong melakukan pemasangan pal batas khusus sempadan. Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

MoU Petani Walet Parigi Moutong dan PT FKS

Petani walet menandatangani Memorandum of Understansding (MoU) PT FKS selaku eksportir sarang burung walet. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Seleksi CAT CPNS Parigi Moutong Resmi Dilaksanakan

Pelaksanaan seleksi CAT CPNS Parigi Moutong secara resmi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan BKN. Berita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;