Ratusan Peserta Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Tidak Lulus

<p>Ahmad Saiful, Kaban BKPSDM Parimo.</p>
Ahmad Saiful, Kaban BKPSDM Parimo.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Ratusan peserta ujian CAT CPNS Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dipastikan tidak lulus.

“Total keseluruhannya, 343 peserta. Mulai dari peserta yang gagal ikut ujian hingga yang tidak memenuhi passing grade standar dari BKN,” ungkap Kepala BKPSDM Parigi Moutong, Ahmad Saiful di sela-sela kesibukannya, Minggu 1 Maret 2020.

Berdasarkan data Panselda lanjut dia, peserta yang tidak lolos pada ujian seleksi CAT CPNS kebanyakan berasal dari luwuk, toli-toli dan Parigi Moutong. Rata-rata tidak memenuhi passing grade standar yang telah ditetapkan BKN yaitu perolehan nilai 272.

Ia mengatakan, nilai tertinggi diraih salah satu peserta dari formasi guru matematika, dengan raihan 419 passing grade tertinggi.

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, H Ardi Kadir menuturkan tidak boleh ada peserta yang mendapatkan nilai rendah pada masing-masing bidang ujian SKD.

“Dalam satu kuota dalam SMP satu parigi misalnya, total pelamar sebanyak 200 orang yang lolos passing grade. Namun, akan terpangkas setelah BKN mengeluarkan rangking hasil ujian,” jelasnya.

Ia melanjutkan, BKN yang menentukan berdasarkan rangking passing grade. Setelah ada rekon dengan Panselda dalam waktu dekat.

Sebelumnya, sebanyak 5316 peserta ikuti ujian CAT CPNS Parigi Moutong selama beberapa hari. Rinciannya, 200 formasi terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 139, tenaga kesehatan 38, tenaga teknis 18, dan penyuluh pertanian lima formasi.

Apabila dihitung presentase peluang lulus hanya 3,7 persen saja yang akan diterima dari 5316 peserta.

Pada saat registrasi peserta sesi pertama, beberapa peserta terpaksa ditolak masuk. Karena keterlambatan waktu dan yang kedua karena syarat administrasinya tidak dipenuhi.

“Ada yang tidak membawa KTP. Itu adalah ranah Panselnas. Kita sebagai Panselda tidak bisa mengintervensi kebijakan, SOP yang sudah ditetapkan Panselnas,” jelasnya.

Pihaknya menepis adanya kecurangan yang terjadi di pelaksanaan ujian CPNS itu, panselda tidak dibolehkan berada di ruangan selama pelaksanaan ujian. Ruangan ujian steril, setelah selesai akan kembali disegel. Kemudian servernya juga disegel.

“Pelaksanaan dibagi per sesi sebanyak 300 peserta. Hari ini ada empat sesi, sebanyak 1200 orang. Hari kedua dan hari ketiga ada 1500,” tutupnya.

Baca juga: Seleksi CPNS Parigi Moutong Dijamin Tanpa KKN

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Seleksi CPNS Parigi Moutong Dijamin Tanpa KKN

Seleksi kompetensi dasar CPNS di Kabupaten Parigi moutong dijamin tanpa tindakan KKN. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Empat Desa Ikuti Reses Amelia, Anleg DPRD Parigi Moutong

Empat desa ikuti reses Anleg DPRD Parigi Moutong, Amelia Santrillah Rahman untuk tahun kerja 2020. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Gempa Magnitudo 4,7 Kembali Getarkan Parigi Moutong

Gempa bumi bermagnitudo 4,7 kembali menggetarkan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Ini Daftar Harga Bahan Pokok Parigi Moutong Edisi 28 Februari 2020

Ini daftar pergerakan harga satuan bahan pokok dan satuan bahan penting menurut pantauan Disperindag Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Banggai

DPUPRP Parigi Moutong Pasang Pal Batas Sempadan

DPUPRP Kabupaten Parigi Moutong melakukan pemasangan pal batas khusus sempadan. Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;