Ini Pentingnya Cakupan Akte Kematian Parigi Moutong

<p>Kabid Capil Disdukcapil Parigi Moutong, Ma&#8217;ruf.</p>
Kabid Capil Disdukcapil Parigi Moutong, Ma’ruf.

Parigi moutong, gemasulawesi.comDisdukcapil Parigi Moutong (Parimo) mensosialisasikan pentingnya cakupan akte kematian.

“Cakupan akte kematian perlu peran bersama warga dan Pemerintah daerah atau Pemda Parigi Moutong,” ungkap Kabid Catatan sipil (Capil) Disdukcapil Parigi Moutong, Ma’ruf di ruang kerjanya, Selasa 3 Maret 2020.

Ia mengatakan, perlunya kesadaran seluruh pihak untuk melaporkan kematian anggota keluarga masing-masing.

Alasannya, data cakupan akta kematian akan mempengaruhi pola penganggaran, mulai dari anggaran pusat hingga daerah.

Contohnya, warga yang telah meninggal dan belum terakses Dukcapil Parigi Moutong, menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah untuk penganggarannya.

“Alasannya, warga yang telah meninggal itu belum hilang dalam data Dukcapil. Sementara data itu dipakai BPJS dan sistem lainnya,” jelasnya.

Sehingga, diharapkan bantuan Pemdes, Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan proaktif memberi pengarahan. Sehingga, warga mampu untuk melaporkan data kematian secara mandiri.

Ada kecendrungan dari warga kata dia, terkait data anggota keluarga yang sudah meninggal dunia, namun data BPJSnya masih digunakan.

Sementara, kadang pihak Rumah Sakit tidak mengetahui kalau kartu pemilik BPJS sudah meninggal dunia karena tidak dilaporkan. Tentunya, anggaran itu seharusnya dihentikan dan dialihkan ke warga miskin lain yang membutuhkan.

“Belum lama ini, kami berkomunikasi dengan salah satu Rumah Sakit di Parigi Moutong. Manajemen rumah sakit mengaku kesusahan langsung menarik kartu kepesertaan BPJS bagi yang sudah diketahui meninggal dunia. Alasannya, pihak keluarga belum siap untuk mengurus karena sementara proses berduka,” tuturnya.

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan instansi tertentu seperti Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan agar data peserta jaminan kesehatan segera terdata dan dilaporkan ke Disdukcapil.

Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi langsung ke warga melalui berbagai acara atau hajatan warga. Tujuannya, agar cakupan data akte kematian dapat terlaksana dengan baik.

Begitu pula dengan kegiatan di desa seperti Musrenbang yang bisa dijadikan sarana sosialisasi.

“Namun, sayangnya belum ada sistem online di desa yang selalu bisa mengupdate data cakupan warga yang telah meninggal dunia,” tutupnya.

Baca juga: Parigi Moutong Dapat Bantuan Program Kawasan Budidaya Hortikultura

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Parigi Moutong Dapat Bantuan Program Kawasan Budidaya Hortikultura

Kabupaten Parigi Moutong mendapat bantuan program kawasan budidaya buah dan hortikultura untuk tahun anggaran 2020 Berita, Poso Palu dan Banggai

DPUPRP Bahas Empat Perda Bersama DPRD Parigi Moutong

Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong membahas empat Perda dengan DPRD. Berita, Poso Palu dan Banggai

Parigi Moutong Raih Penghargaan Inovasi Gema Cermat

Kabupaten Parigi Moutong meraih penghargaan inovasi Gema Cermat tingkat Nasional dari Kemenkes. Berita, Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah

Berikut Program Prioritas Disnakertrans Parigi Moutong 2020

Disnakertrans Kabupaten Parigi Moutong mempunyai lima program kerja prioritas untuk tahun anggaran 2020. Berita, Poso Palu dan Banggai.

Faktor Kehamilan Remaja Tingkatkan Resiko Kematian Bayi

Faktor kehamilan pada remaja ternyata dapat meningkatkan resiko kematian bayi atau Balita (Bayi lima tahun). Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;