34 Provinsi Ikut Lomba Memasak di Harkannas Parigi Moutong

<p>Ket Foto: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, Moh Nasir (Foto/Dok gemasulawesi)</p>
Ket Foto: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, Moh Nasir (Foto/Dok gemasulawesi)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – 34 Provinsi se-Indonesia ikuti lomba memasak serba ikan pada perayaan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9, yang di gelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong.

Rangkaian acara Harkannas akan fokus pada dua titik, yaitu Pantai Mosing, Kecamatan Tinombo Selatan dan Kota Parigi, mulai tanggal 19 hingga 21 November 2022.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Parigi Moutong, Mohamad Nasir, mengatakan persiapan tempat lomba memasak serba ikan di acara Harkannas diperkirakan sudah mencapai 95 persen hingga saat ini.

“Sekitar 90% persiapan tempat pameran dan acara puncak menggunakan pemasangan tenda yang disiapkan oleh perencana atau penyelenggara acara,” katanya saat ditemui Kamis, 17 November 2022.

Baca: Grand Opening Harkannas di Parigi Moutong Akan Tampilkan Kolaborasi Parade Perahu, Tari Massal dan Paralayang

Ia mengaku berencana untuk mengikuti kompetisi masak berskala nasional yang akan menampilkan salah satu chef ternama Indonesia, yaitu Aiko Sarwosri Isra atau lebih dikenal dengan Chef Aiko, dan dua rekannya.

Ia menjelaskan, 32 provinsi telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang menunggu dua provinsi lagi. Jika tidak bisa berpartisipasi, provinsi bisa berpartisipasi secara virtual.

Dia mengatakan bahwa kompetisi memasak akan dimulai pada 20 November 2022. Kemudian panitia akan mengantarkan ikan yang merupakan bahan baku untuk lomba memasak.

Baca: Harkannas Parigi Moutong Momentum Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Agar setiap provinsi bisa berkoordinasi dengan panitia, dan kriteria penjurian utama lomba masak ini adalah 100 persen diolah dengan ikan, terutama ikan lokal.

Ia berharap setelah kegiatan ini, pihaknya terus mengkampanyekan ikan sebagai makanan pokok keluarga sehingga menjadi tambahan protein bagi masyarakat ke depannya.

“Ketika ikan sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat, asupan protein secara alami akan meningkat. Maka kita bisa mengatasi stunting, itu program pemerintah saat ini,” tutupnya. (Mn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Sulawesi Tengah Kembali Terapkan PPKM COVID-19

Sulawesi Tengah kembali terapkan kebijakan pengendalian COVID-19, melalui instruksi 17 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

Akses Lalu Lintas Poros Malino Masih Tertimbun Material Longsor

Akses lalu lintas di Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), masih tertimbun material longsor. Polisi meminta

SAR Gabungan Masih Mencari Korban Longsor di Gowa

(SAR) gabungan masih fokus mencari korban dan membersihkan lumpur dan pohon tumbang akibat longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa

Palu Kembangkan Kain Tenun Khas Bernuansa Historis

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, kembangkan kain tenun khas dengan bernuansa historis desain motif raja

Longsor Terjang Kabupaten Gowa, Dua Orang Meninggal Dunia

Tanah longsor hingga luapan air sungai terjang wilayah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Bencana tersebut

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;