Polda Sulawesi Utara Gerebek Kantor Pinjol Ilegal

<p>Ket. Foto: Pinjol Ilegal Digerebek (Instagram/@lambekriminal)</p>
Ket. Foto: Pinjol Ilegal Digerebek (Instagram/@lambekriminal)

Sulawesi Utara, Gemasulawesi – Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggerebek sebuah ruko di kawasan Marina Plaza, Manado, Selasa, Rabu 29 November 2022 kemarin. Tempat itu diduga sebagai kantor pinjol ilegal (pinjaman online). Pengerebekan ini dibenarkan oleh Dirkrimsus Polda Sulut Kombes Pol. Nasriadi.

Lebih lanjut, pengerebekan tersebut bekerjasama dengan Subdit Cybercrime  Diskrimsus Polda Metro Jaya.

“Terkait pengungkapan kantor pinjaman online ilegal di Manado pihaknya bersama Subdit Cybercrime  Diskrimsus Polda Metro Jaya melakukan pengembangan,” terang Nasriadi.

Baca: Seorang Suami di Sulawesi Utara, Gerebek Istrinya yang Menginap di Rumah Pria Lain

Nasriadi menyebutkan, dalam pengerebekan tadi polisi ikut mengamankan lima orang karyawan dengan statusnya menjadi saksi, dan menyita puluhan komputer dan ratusan kartu seluler.

Dijelaskan Nasriadi, penggerebekan ini menurut laporan Polda Metro Jaya yang lalu diduga mempunyai jaringan se Indonesia dan salah satunya berada di Manado.

“Modus operandi pinjol Ilegal ini menggunakan, mengiming-imingi korban buat diberikan pinjaman uang melalui pesan pada Whats Up atau melalui pelaksanaan Akukaya dan Kamikaya,” sebut Nasriadi.

Nasriadi lalu menyampaikan akibat kemudaha yang ditawarkan inilah banyak korbanya yang terperdaya. Para calon nasabah hanya perlu mengirimkan, identiasnya kemudian diverifikasi.

Baca: Di Sulawesi Utara Hanya Dua Daerah yang Inflasinya Rendah

“Diverifikasi identitas dengan cara mengirim nomor hp dan melakukan selfi dengan KTP,” sambungnya.

Selanjutnya jika nasabah terlambat melakukan pembayaran, maka akan ditagih dengan cara dipermalukan atau diteror secara terus – menerus.

Namun, hingga kini Polda Sulut belum menerima laporan dari warga terkait pinjaman online ilegal tersebut.

“Pihak Polda telah mengembau Polresta yang ada di kabupaten kota untuk membuka posko pengaduan, terhadap masyarakat yang merasa menjadi korban,” ujarnya. (*/NRU)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Terungkap Uang Puluhan Nasabah Bank Sulselbar Hilang Misterius

Terungkap uang puluhan nasabah di Bank Sulselbar hilang misterius sekitar Rp 10 Miliar. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan

Hari Terakhir Rekrutmen PPK di KPU Makassar, 1.420 Mendaftar

rekrutmen pendaftar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 1.420 orang pada hari terakhir yang di (KPU) Kota Makassar,

Dinkes Palu Catat 151 Kasus HIV/AIDS Dalam 10 Bulan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu menemukan kurang lebih 151 kasus HIV/AIDS di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, dalam kurun waktu 10 bulan

Sangia Wambulu Diguncang Gempa Magnitudo 3,0

Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton di Sulawesi Tenggara, pada Selasa pukul 19.18 WITA diguncang gempa magnitudo 3,0

Dalam Beberapa Bulan Terakhir Polrestabes Makassar Tangani 9 Kasus Pembuangan Orok Bayi

Bahkan Polrestabes Makassar telah menangani 9 kasus pembuangan orok bayi yang kerap terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;