Pemda Parigi Moutong Bangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

<p>Ket Foto: FGD penyusunan arsitektur dan rencana sitem pemerintah berbasis elektronik. (Foto/Mawan)</p>
Ket Foto: FGD penyusunan arsitektur dan rencana sitem pemerintah berbasis elektronik. (Foto/Mawan)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di wilayah itu, dengan mendukung penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana.

Dalam melakukan kerangka dasar pelayanan SPBE yang berintegritas, diperlukan gambaran yang utuh tentang proses pelayanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai mengaku mengapresiasi tim penyusun dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE Universitas Tadulako bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong yang telah menunjukkan komitmen dan kegigihannya dalam pembangunan SPBE di Parigi Moutong.

“Pembangunan arsitektur peta rencana arsitektur SPBE merupakan salah satu amanat Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Peraturan ini merupakan platform untuk kebijakan digitalisasi pemerintah untuk pembukaan yang jarang terjadi dalam pembangunan instansi pemerintah,” ujarnya saat peresmian FGD, Senin 5 Desember 2022.

Baca: Ketua KONI Parigi Moutong Minta Tim Sepak Bola Bermain Tanpa Beban

Ia mengatakan, sesuai surat edaran pemerintah pusat, saat ini terdapat berbagai aplikasi yang dimiliki dan dikelola oleh instansi pusat dan Pemda untuk mendukung pelaksanaan layanan digital.

Namun, kata Badrun, pengembangan dan pengembangan aplikasi ini cenderung bersifat sektoral dan belum terintegrasi, dan hampir semua petugas perlindungan data membuat aplikasinya sendiri, namun aplikasi tersebut tidak terintegrasi.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, perlu dibuat dan dikembangkan aplikasi sektoral yang belum terintegrasi, sehingga berdampak pada peningkatan risiko operasional dan keamanan informasi serta membebani pada keuangan Negara,” terangnya.

Baca: Madrasah Alkhairat Parigi Gelar Reuni Akbar ke- II

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parigi Moutong, Enang mengatakan, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta good governance, bertujuan untuk menciptakan kelembagaan birokrasi yang kuat agar mampu memberikan pelayanan yang prima dan berkualitas untuk memenuhi fungsi birokrasi sebagai abdi masyarakat. Sehingga terjadi kepemimpinan yang bersih dan berwibawa.

“Dalam meningkatkan SDM aparatur pemerintah melalui berbagai jenis pendidikan dan pelatihan teknis untuk meningkatkan kompetensi aparatur yang profesional melalui inovasi berbasis rekruitmen ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

Dengan ini dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara efisien, efektif dan bertanggung jawab, maka program utama yang akan dilaksanakan adalah pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional yang melakukan pembenahan sistem perencanaan, penganggaran dan transformasi akuntabilitas birokrasi. (Ikh/Mn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Nama Panitia Festival Media 2022 Dicatut, Sharfin Ancam Polisikan

Ketua Panitia Festival Media 2022, Muhammad Sharfin ingatkan waspada adanya penipuan catut nama panitia, meminta sejumlah uang.

Sempat Dikeluhkan, Sejumlah Ruas Jalan Penghubung di Sulawesi Selatan Mendapatkan Perbaikan

Berapa ruas jalan penghubung antar daerah di Sulsel yang sempat dikeluhkan warga, kini akhirnya diperbaiki. Anggaran sebesar Rp 41,9 miliar.

Dinkes Sulut Klaim Puluhan Warga Meninggal Akibat Covid-19

Dinkes Sulut klaim Puluhan warga meninggal akibat Covid-19, berdasarkan data laporan dari bulan Juli hingga 28 November.

MUI dan Baznas Sulsel Terima Hibah Milyaran Rupiah dari Pemprov

MUI dan Baznas Sulsel terima bantuan dana hibah milyaran rupiah dari Pemrov, bantuan terhadap MUI dan Baznas mendapat dukungan.

Berbagai Pelayanan Publik Bakal Ramaikan Semarak Festival Media Sulteng 2022

Berbagai pelayanan publik bakal ramaikan Fesmed 2022 Sulteng. warga bisa membuat SIM, STNK dan KTP di lokasi kegiatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;