Jelang Nataru BPJN Sulawesi Utara Dirikan Tujuh Posko Bencana

<p>Ket Foto: Ilustrasi Eksavator. (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi Eksavator. (Foto/Pixabay)

Sulawesi utara, gemasulawesi – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2023, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara dirikan tujuh posko bencana.

Penyiapan posko bencana tersebut, merupakan bagian dari antisipasi bencana hidro meteorologi yang berpeluang terjadi sampai Februari tahun 2023 nanti.

“Kami menyiapkan jalur nataru (natal dan tahun baru) untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi pengguna jalan,” sebut Kepala BPJN Sulawesi utara, Hendro Satrio MK di Manado, Senin, 12 Desember 2022 kemarin.

Baca: Argentina Bakal Dijegal 3 Pemain Terbaik Kroasia Menuju Piala Dunia 2022

Di tujuh posko yang telah disiapkan tersebut, oleh BPJN Sulut menaruh sebanyak 22 alat berat juga operator yang bisa dimobilisasi sewaktu-waktu.

Ketujuh posko yang ada tersebut tersebar di kantor BPJN Sulut, di Tomohon, Kota Kotamobagu, Tutuyan (Kabupaten Bolaang Mongondow Timur), Bintauna (Kabupaten Bolaang Mongondow Utara), Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Alat-alat berat tersebut telah ditempatkan ke posko posko yang sudah didirikan. Tentunya mereka akan merespon cepat saat ada informasi terjadi bencana longsor,” katanya.

Baca: Menjelang Nataru, Menhub Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Mobilitas

Menurutnya, potensi bencana yang berpeluang terjadi di 15 kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Utara tersebut merupakan tanah longsor.

“Kami menargetkan alat berat telah sampai ke lokasi bencana enam jam, kendalanya adalah saat melewati kemacetan. Sebab itu, kami meohon bantuan aparat kepolisian agar mengawal sampai ke lokasi,” Hendro menambahkan.

Hendro pun mengharapkan, pengguna jalan selalu memperhatikan kondisi cuaca secara ‘real time’ juga bisa menunda sementara waktu perjalanan jika kondisi cuaca buruk atau ekstrem mengantisipasi jika terjadi bencana tiba-tiba. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Raih Tiga Medali, Ketua ISSI Parigi Moutong Puas Capaian Atlet Balap Sepeda

Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mengaku puas dengan capain atlet balap sepeda pada

BKD Sulsel Serahkan SK 1.750 Pegawai PPPK 19 Desember 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan (Sulsel) Imran Jausi, menyebutkan penyerahan 1.750 SK PPPK

Pemkot Palu Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Dunia Kerja

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, perkuat kapasitas kepemimpinan perempuan di dunia kerja

Puluhan Pelaku Pembusuran di Makassar Ditangkap Polisi

Puluhan pelaku pembusuran di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, berhasil ditangkap Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar.

Cabor Atletik Parigi Moutong Kembali Sumbang Dua Medali Emas

Kerja keras Cabang olah raga (Cabor) atletik Kabupaten Parigi moutong berhasil sumbangkan dua emas, satu perak dan satu perunggu.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;