Menjelang Nataru, Menhub Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Mobilitas

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Lalulintas kendaraan (Foto ilustrasi/Pixabay)

Berita Nasional, gemasulawesi – Menjelang 2022 dan 2023 (Nataru), Menteri Perhubungan () tegaskan pemerintah tidak akan membatasi mobilitas masyarakat.

Hal itu diungkapkan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa, 13 Desember 2022.

“Tidak ada pembatasan mobilitas dalam penyelenggaraan Nataru 2022/2023. Namun, mengingat tren nasional Covid-19 cenderung meningkat, maka Nataru perlu dikelola dengan baik,” ucap Budi Karya Sumadi.

mengatakan, seiring dengan tren peningkatan kasus Covid-19, pemerintah juga memperhatikan penyelenggaraan transportasi dan bertepatan dengan liburan sekolah dan mobilitas masyarakat selama periode ini meningkat.

Baca: Menhub Uji Coba KA Pangkep-Maros Lewat Jalur Wisata

Ia menegaskan penyelenggaraan angkutan dan harus tetap mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan juga kenyamanan masyarakat.

Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan sejumlah kebijakan dan langkah selama periode dan , di antaranya memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi sosialisasi kepada operator angkutan penumpang dan barang, inspeksi kelaiakan saran dan prasaran transportasi.

Ia juga mengatakan akan menerapkan manajemen lalu lintas di jalan tol dan non tol seperti lalu lintas dua arah, jalan satu arah, pembatasan angkutan barang, pengelolaan tempat istirahat, sosialisasi masif kepada masyarakat dan penerapan protokol ketat untuk tindakan kebersihan dan aplikasi PeduliLindungi untuk semua moda transportasi.

Baca: Kemenhub Lakukan Uji Coba KA Jalur Makassar-Parepare

“Untuk memastikan transportasi Nataru berjalan lancar dan aman, Kemenhub selalu mengacu pada Satgas Penanganan Covid-19 dan Inmendagri yang biasa kita koordinasikan, yang ditujukan untuk semua pemerintah daerah untuk mengikuti,” kata .

Menurut survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, lanjutnya, potensi mobilitas nasional pada 2022 dan 2023 sebesar 16,35% dari total penduduk Indonesia atau mencapai 44,17 juta orang.

Angkutan penumpang didominasi hingga 28,26 persen oleh kendaraan pribadi dan hingga 16,47 persen oleh sepeda motor. Sedangkan jenis penggunaan tertinggi masih merupakan lalu lintas jalan dengan total sekitar 67,97 persen.

Baca: Kemenhub Turun Tangan Atasi Konflik di Pelabuhan Kendari

Ia menambahkan mulai 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023, mulai beroperasi posko angkutan 2022 dan 2023, khusus angkutan laut hingga 8 Januari 2023.

“Kita semua dan semua pihak yang terlibat akan memastikan koordinasi dan sinergi dalam penyelenggaraan Nataru,” ucap . (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.