BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

<p>Ket Foto: Foto Ilustrasi (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Foto Ilustrasi (Foto/Pixabay)

Berita Nasional, gemasulawesi – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) keluarkan peringatan potensi hujan lebat dan disertai petir di sejumlah wilayah provinsi Indonesia.

Dalam peringatan dini meteorologi Senin 12 Desember 2022 yang dikutip situs BMKG, kemungkinan potensi hujan lebat yang disertai petir dapat diprediksi terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Daerah lain yang berpotensi hujan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat , Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat Papua dan Papua.

BMKG juga memperkirakan kemungkinan curah hujan yang lebih rendah di Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

Baca: BMKG Imbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Tinggi Empat Meter

Khusus kota-kota besar yang kemungkinan akan mengalami hujan lebat disertai petir hari ini antara lain Jambi, Banjarmasin, Tanjung Pinang, Mataram, Pekanbaru, dan Padang.

DKI Jakarta dapat mengalami hujan dengan intensitas sedang pada malam hari di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Meskipun hujan ringan dapat terjadi pada siang hari di Jakarta Timur dan Selatan dan pada malam hari di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Baca: Gempa Guncang Tapanuli Utara Pagi Ini, Ini Penjelasan BMKG

Beberapa provinsi, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar juga waspada terhadap dampak hujan lebat berupa banjir.

BMKG juga keluarkan kategori waspada untuk wilayah Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jabar, Kalbar, Kalteng, Kalsel yang tergolong rawan dampak berat hujan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BMKG Imbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Tinggi Empat Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau, warga di wilayah pesisir waspada terhadadap gelombang tinggi

Gempa Guncang Tapanuli Utara Pagi Ini, Ini Penjelasan BMKG

Gempa yang mengguncang wilayah Tapanuli Utara pada pukul 04.40, WIB, Minggu, 11 Desember 2022 berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi

80 Rumah Tahan Gempa Cianjur Bakal Selesai Akhir Tahun 2022

80 rumah tahan gempa Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) di tempat relokasi korban gempa bumi, Desa Sirnagalih, Kabupaten Cianjur,

Kementerian PUPR Sebut Kendaraan Listrik Solusi Atasi Polusi Udara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyebutkan, penggunaan kendaraan listrik

BMKG Imbau Warga Tidak Mendirikan Bangunan di Patahan Cugenang

gempa bumi Cianjur, Provinsi Jawa Barat, yang tinggal di enam desa Kecamatan Cugenang dan Cianjur untuk tidak mendirikan di Patahan Cugenang

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;