Wahana Permandian di Kota Makassar Ramai Dikunjungi

<p>Ket Foto: Salah satu wahana permandian di Kota Makassar ramai dikunjungi penduduk. (Foto/ Facebook Rhita Handayani)</p>
Ket Foto: Salah satu wahana permandian di Kota Makassar ramai dikunjungi penduduk. (Foto/ Facebook Rhita Handayani)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Destinasi wahana permandian di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, ramai dikunjungi pengunjung pada liburan sekolah dan awal tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Hasnawati, penjaga loket di Pantai Biru, Makassar, Minggu 1 Januari 2023.

“Dalam kondisi normal, rata-rata pengunjung di akhir pekan hanya sekitar 500 orang, namun kali ini meningkat dua kali lipat dari biasanya,” ucap Hasnawati.

Dia mengatakan bahwa keramaian tidak membuat area resor menjadi kurang aman. Hal ini harus diperhatikan demi keamanan pengunjung.

Baca: Sempat Rayakan Pergantian Tahun di Pengungsian, Warga Makassar Terdampak Banjir Kembali Pulang ke Rumah

Menurutnya, wahana pemandian alam seperti pantai dan objek wisata alam lainnya di Kota Makassar dapat menimbulkan hal yang tidak diinginkan jika tidak hati-hati.

Untuk itu, pihak Pantai Biru terus memperkuat keamanan dengan memberikan fasilitas pelayanan bagi pengunjung.

Sebagai gambaran, pihak pengelola menyiapkan ban pelampung bagi mereka yang berenang di laut dengan harga terjangkau.

Baca: Tawuran Antar Kelompok di Makassar Terjadi Saat Perayaan Pergantian Tahun Semalam

Hal senada diungkapkan petugas loket penjualan tiket area grand mall di permandian, Kabupaten Maros, Yuliani.

Menurutnya, semua pengunjung yang membawa anak di bawah usia lima tahun diharapkan lebih memperhatikan anaknya.

Selain itu, ban renang telah disiapkan untuk melindungi anak-anak yang berenang di kolam renang.

Baca: Kebakaran Pasar Sentral Makassar, Tiga Saksi Diperiksa Polisi

Hal tersebut dibenarkan oleh pengunjung Pemandian Grand Mall, Yusniar.

Ia mengatakan, setiap pengunjung yang membawa anak di bawah usia lima tahun diminta menyewa jaket pelampung untuk keselamatan anaknya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

711 Personel Polda Sulteng Naik Pangkat Diawal Tahun 2023

Sebanyak 711 personel perwira, brigadir dan tamtama per 1 Januari dilingkungan Polda Sulteng mendapatkan hadiah kenaikkan pangkat.

Sulteng Diguncang 1.442 Kali Gempa Sepanjang Tahun 2022

Sebanyak 1.442 kali kejadian gempa di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang tahun 2022, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi

Sempat Rayakan Pergantian Tahun di Pengungsian, Warga Makassar Terdampak Banjir Kembali Pulang ke Rumah

Sempat merayakan pergantian tahun di pengungsian, warga Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan terdampak banjir kini kembali ke rumah

Tawuran Antar Kelompok di Makassar Terjadi Saat Perayaan Pergantian Tahun Semalam

Tawuran antar kelompok di Makassar terjadi saat perayaan pergantian tahun semalam, Sabtu 31 Desember 2022. Tawuran terjadi pada sejumlah titik

Pemkot Palu Berikan Bantuan Ambulans ke Lima Kelurahan

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, berikan bantuan ambulans masing-masing ke lima kelurahan di wilayahnya

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;