Tawuran Antar Kelompok di Makassar Terjadi Saat Perayaan Pergantian Tahun Semalam

<p>Ket Foto: Tawuran di Kota Makassar usai pelepasan tahun 2022. (Foto/Instagram/@lambe_turah_makassar)</p>
Ket Foto: Tawuran di Kota Makassar usai pelepasan tahun 2022. (Foto/Instagram/@lambe_turah_makassar)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Tawuran antar kelompok di Makassar terjadi saat perayaan pergantian tahun semalam, Sabtu 31 Desember 2022. Peristiwa itu berlangsung di beberapa titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto mengatakan, terdapat lima titik lokasi tawuran antar kelompok yang ditangani oleh sejumlah kesatuan Personel keamanan Aparat Kepolisian.

Diantara lima titik tersebut di Jalan Urip Sumoharjo, area jalan masuk Pasar Terong, Jalan Sungai Saddang, Kemudian jalan Bara – Baraya, dan juga Macini.

Baca : Pemkot Palu Berikan Bantuan Ambulans ke Lima Kelurahan

Guna mengamankkan lokasi tawuran antar kelompok ini polisi dengan persenjataan berat anti huru hara diterjunkan. Tak hanya itu, pengamanan juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kita hingga kerepotan dalam mengendalikan kondisi keamanan Kamtibmas. Dapat dibayangkan kalau ada 5 ltitik lokasi tawuran yang terjadi secara bersamaan, yang paling parah adalah tawuran di Jalan Sungai Saddang melibatkan geng motor dengan warga”, jelasnya.

Melanjutkan, tawuran antar kelompok yang berlangsung ketika malam pergantian tahun tersebut mengakibatkan kemacetan. Ia mengatakan, tawuran dipicu oleh beberapa pemuda yang menembakan kembang api kearah kerumunan warga.

Baca : Penyeberangan Merak-Bakauheni Potensi Dilanda Angin Kencang

“Para pemuda ini tembakan petasannya kearah warga sampai terjadi saling lempar batu juga ketapel busur anak panah tidak bisa terhindarkan”, terangnya.

Tawuran yang terjadi di jalan masuk Pasar Terong lebih tepatnya di samping SPBU Jl Bawakaraeng melukai satu orang. Hal ini diungkapkan saksi mata salah satu warga yang berada di sekitar lokasi kejadian berlangsung.

Menurut warga tersebut mengatakan, seseorang terluka tertembus anak panah pada salah satu kakinya.

Baca : Presiden Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 Digencarkan Lagi

“Iya, salah satu tetangga saya terluka terkena anak panah tembus dikakinya akibat tawuran itu,“ tutur salah satu warga Macini Gusung. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Pemkot Palu Berikan Bantuan Ambulans ke Lima Kelurahan

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, berikan bantuan ambulans masing-masing ke lima kelurahan di wilayahnya

Kunjungan Wisman di Loka Wisata Togean Tahun 2022 Meningkat

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di loka wisata Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2022

Belasan Rumah di Kolaka Utara Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah di sejumlah wilayah Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Jumat, 30 Desember 2022 dini hari menyebabkan

Lapak Pedagang di Pantai Mamuju Diterjang Angin Kencang

Lapak pedagang di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju diterjang angin kencang disertai hujan yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Mamuju,

Sebanyak 1.709 Rumah Terdampak Banjir di Pinrang

Sebanyak 1.709 terdampak banjir akibat hujan deras dan pasang air laut (rob) yang melanda Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan,

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;