Geger! Hadang Bus Harapan Jaya hingga Pecah Spion dan Pukul Sopir, 2 Pemuda Mabuk di Jombang Ini Babak Belur Dihajar Massa

Video dua pemuda mabuk di Jombang menghadang Bus Harapan Jaya beredar luas di media sosial. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Jombang, gemasulawesi - Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di Desa Balongbesuk, Diwek, Jombang, yang segera menjadi perbincangan luas di masyarakat dan viral di media sosial. 

Dua pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk secara nekat menghadang Bus Harapan Jaya yang sedang melintas di Desa Balongbesuk dan melakukan serangan fisik terhadap sopirnya.

Aksi arogan dua pemuda di Desa Balongbesuk ini pun menciptakan kekacauan serta menimbulkan kemarahan di sekitar lokasi kejadian.

Kejadian dimulai saat dua pemuda yang berkendara motor mendekati bus yang sedang melaju di Jalan Provinsi Desa Balonggemek. 

Baca Juga:
Protes Rencana Relokasi Pemkab DIY, Sejumlah Pedagang Kaki Lima Kembali Berjualan di Trotoar Kawasan Malioboro Kota Yogyakarta

Tanpa alasan yang jelas, kedua pemuda ini tiba-tiba melempari bus dengan batu, mengagetkan dan mengganggu sopir serta penumpang yang ada di dalamnya. 

Kondisi ini membuat sopir bus terpaksa menghentikan kendaraannya.

Setelah bus berhenti, kedua pemuda tersebut tidak hanya sekadar membuat kerusuhan dengan melempar batu.

Melainkan mereka juga dengan kasar merusak kaca spion bus dan memaksa sopir untuk keluar dari kendaraannya. 

Baca Juga:
Selidiki Viralnya Kasus Fajar Nugroho, Ketua OSIS SMAN 1 Cawas yang Meninggal Dunia Usai Diceburkan ke Kolam, Polisi Periksa 11 Saksi

Ketika sopir berusaha membela diri, mereka melakukan kekerasan fisik terhadapnya, meninggalkan luka-luka serius pada korban.

Reaksi dari masyarakat sekitar tidak bisa dihindari. Mereka yang menyaksikan kejadian tersebut langsung merasa terpanggil untuk mengambil tindakan. 

Gerakan spontan dari warga sekitar mengarah pada menghakimi kedua pemuda tersebut, yang pada akhirnya mengalami babak belur akibat kejadian tersebut. 

Beruntung, polisi yang datang tepat waktu berhasil mengamankan kedua pelaku dari amukan massa yang semakin memanas.

Baca Juga:
Tender Proyek Tahun 2023 Dinilai Janggal, Pemda Diminta Evaluasi Kinerja Pokja Lelang, Arifin Lamalindu: Jika Perlu Serahkan ke APH Untuk Mengusut

Kapolsek Diwek, Iptu Edy Widoyono, memberikan konfirmasi terkait penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian. 

Kedua pemuda mabuk ini kini ditangani oleh Polres Jombang untuk proses hukum lebih lanjut. 

Kejadian ini tidak hanya menciptakan gangguan serius terhadap lalu lintas di Jombang-Kediri pada waktu itu, tetapi juga menyoroti masalah yang lebih mendalam terkait perilaku arogan dan kekerasan di jalanan.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang bahaya dari konsumsi alkohol atau zat terlarang yang dapat merubah perilaku seseorang menjadi tidak terkendali. 

Baca Juga:
Kepada Seluruh Perusahaan yang Melakukan Aktivitas Pertambangan, BKSDA Sultra Meminta Agar Tidak Merusak dan Menjaga Habitat Anoa

Dampaknya tidak hanya berdampak pada individu yang terlibat, tetapi juga pada keamanan dan ketertiban umum. 

Kondisi seperti ini menekankan pentingnya kesadaran akan aturan dan norma sosial yang harus dijaga, serta pentingnya penegakan hukum yang adil dan efektif dalam menanggapi tindakan kriminal di masyarakat.

Video yang memperlihatkan aksi arogan dua pemuda mabuk ini menjadi viral usai diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Sabtu, 13 Juli 2024 dan menuai beragam komentar.

"Nah gitu dong jangan main hakim sendiri, rame rame kan lebih seru," komentar akun @ca***. (*/Shofia)

Bagikan:

Artikel Terkait

Berita Terkini