Pamekasan, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur, menyalurkan dana hibah kepada koperasi usaha mikro di wilayah tersebut sebagai upaya untuk membantu menumbuhkan ekonomi para pelaku usaha setempat.
Kepala Diskop UMK-Naker atau Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Muttaqin, mengatakan ada 3 koperasi yang mendapatkan kucuran dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan tahun ini.
Dalam keterangannya hari Kamis, tanggal 1 Agustus 2024, Muttaqin menerangkan ketiga koperasi tersebut masing-masing Koperasi Konsumenn Sae Rassa Amanah, Koperasi Food Colony Pamekasan dan Koperasi Serba Usaha UKM Car Free Day.
Masing-masing koperasi tersebut memperoleh dana hibah 100 juta rupiah.
Dia menyampaikan bahwa tujuan dari pemberian hibah ini untuk tambahan modal dan juga pengembangan di koperasi itu.
“Selain itu, pemberian dana hibah kepada 3 koperasi yang anggotanya adalah pedagang dari penjual asongan itu agar terhindar dari jerat rentenir,” ujarnya.
Dikutip dari Antara, menurut data Diskop UMK-Naker Pemerintah Kabupaten Pamekasan, total jumlah koperasi di Kabupaten Pamekasan 766 koperasi.
Dari jumlah tersebut, 490 koperasi di antaranya tercatat sebagai koperasi aktif dan bergerak pada 5 sektor usaha, yaitu koperasi produsen, konsumen, jasa, simpan pinjam dan pemasaran.
“Selain memberikan bantuan dana hibah, pihak kami juga telah menyediakan tenaga ahli dengan tujuan untuk melakukan pembinaan kepada ketiga koperasi itu,” katanya.
Dia menuturkan pembinaan yang akan pihaknya lakukan adalah pada teknik pengelolan manajemen usaha dan pola pengelolaan koperasi secara modern.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pamekasan kini mulai mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan ke sejumlah pondok pesantren di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya kemarin, 31 Juli 2024, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan atau DKP Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata, mengungkapkan pesantren menjadi sasaran program ini, sebab selain mempunyai santri yang memang tinggal di lembaga tersebut.
“Juga karena lembaga ini menyebar di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan ini,” tuturnya. (Antara)