Terungkap! Sosok Mayat yang Ditemukan di Dalam Toren Air di Pondok Aren Ternyata Bandar Narkoba, Diduga Sedang Sembunyi dari Kejaran Polisi

Polisi berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan di dalam toren air di Pondok Aren Tangerang Selatan.
Polisi berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan di dalam toren air di Pondok Aren Tangerang Selatan. Source: Foto/Instagram @humas_polsekpondokaren

Hukum, gemasulawesi - Penemuan mayat di dalam toren air di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten telah menghebohkan warga dan menjadi sorotan utama dalam beberapa waktu terakhir.

Identitas mayat di dalam toren air di Pondok Aren yang akhirnya terungkap adalah Devi Karmawan.

Diduga Devi Karmawan merupakan seorang bandar narkoba yang tengah berupaya bersembunyi di dalam toren air di Pondok Aren dari kejaran polisi.

Kronologi terkait penemuan mayat ini menjadi titik fokus dalam investigasi kasus ini.

Baca Juga:
Tak Terima Istrinya yang Sedang Hamil Ditabrak, Oknum TNI di Deli Serdang Ini Ngamuk dan Tendang Kepala Pengendara Motor, Simak Kronologinya

Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, mayat yang ditemukan dalam toren air itu dikenali sebagai Devoy, juga dikenal dengan nama Devi Karmawan yang berusia 26 tahun.

Bambang menjelaskan bahwa polisi menduga Devi Karmawan kehabisan napas di dalam toren air setelah berusaha bersembunyi dari kejaran polisi.

Penemuan mayat Devoy ini memiliki keterkaitan yang signifikan dengan penangkapan seorang pengedar narkoba berinisial AA beberapa hari sebelumnya.

AA ditangkap pada Jumat, 24 Mei 2024 di Jalan Puskesmas, Pondok Aren.

Baca Juga:
Keren! Di Tengah Polemik UKT Mahal, Universitas Muhammadiyah Maumere NTT Justru Perbolehkan Mahasiswanya Bayar Uang Kuliah dengan Hasil Bumi

Bambang menambahkan, "Kalau dari runutan cerita, DK adalah bagian dari jaringan bandar narkoba."

Setelah penangkapan AA, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa Devi Karmawan adalah pemasok sabu untuk AA.

Berdasarkan pengakuan AA, ia diperintahkan oleh seseorang berinisial P untuk mengambil sabu dari Devi Karmawan.

Sabu seberat 50 gram tersebut kemudian dibagikan di sebuah rumah kosong dan dikonsumsi bersama-sama.

Baca Juga:
Hanya 49 Detik, Nasabah Bank BRI di Makassar Ini Mengaku Kehilangan Uang Rp400 Juta, Bank BRI Beberkan 3 Fakta Mengejutkan

Upaya polisi untuk mencari keberadaan Devi Karmawan berdasarkan keterangan AA menghadapi kendala karena rumah Devi Karmawan ditemukan dalam keadaan kosong.

Namun, beberapa hari setelahnya, warga setempat menemukan mayat pria di dalam toren air.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, mayat tersebut teridentifikasi sebagai Devi Karmawan.

Kapolsek Bambang menduga bahwa Devi Karmawan sengaja bersembunyi di dalam toren air untuk menghindari penangkapan.

Baca Juga:
Mengungkap Pesona Jaka Tingkir Park di Ponorogo dengan Destinasi Wisata Instagramable dan Wahana Seru untuk Keluarga

"Kemungkinan besar, yang bersangkutan masih ada reaksi sabu, halu, atau ketakutan," ungkapnya.

Pemilik rumah, Sutrisno, mengungkapkan keheranannya karena air yang biasanya digunakan menjadi keruh dan berbau tak sedap.

Awalnya, ia mengira ada bangkai tikus atau cicak di dalam toren.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan mayat di dalam toren.

Baca Juga:
Akan Lakukan Sejumlah Jadwal, Presiden Jokowi Dikabarkan Bertolak ke Sumatera Selatan Hari Ini

Sehari sebelumnya, Sutrisno dan tetangganya sempat mendengar suara gaduh dari atap rumah, yang diduga berasal dari Devi Karmawan yang berusaha bersembunyi.

Penemuan ini menambah panjang daftar kasus narkoba yang diungkap oleh pihak kepolisian di wilayah Pondok Aren.

Publik diharapkan dapat lebih waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib untuk membantu memberantas peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Hal ini menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Heboh Penemuan Mayat dalam Toren di Pondok Aren Tangerang Selatan Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Hasil Otopsi

Warga di Pondok Aren Tangerang Selatan dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki di dalam toren. Polisi beberkan hasil otopsi.

Agresi Kembali Dilangsungkan, Kelompok HAM Euro-Med Duga Penjajah Israel Curi Mayat dari Fasilitas Medis di Gaza untuk Diambil Organnya Secara Ilegal

Kelompok HAM Euro-Med menduga Israel mengambil organ dari mayat-mayat yang mereka curi di fasilutas medis di Gaza.

Mayat Ditemukan Dalam Pencarian Yorkshire Hillwalker yang Hilang di Daerah Glencoe Skotlandia

Internasional,gemasulawesi – Mayat seorang pria dan seekor anjing telah ditemukan dalam pencarian Kyle Sambrook, yang hilang di Dataran Tinggi Skotlandia minggu lalu.  Pria berusia 33 tahun itu terakhir terlihat dengan anjing peliharaannya, yang disebut Bane, di daerah Lost Valley di Glen Coe Minggu lalu, setelah dia melakukan perjalanan dari rumahnya di West Yorkshire untuk berjalan-jalan […]

Ditemukan Mayat Anak Perempuan Tanpa Organ di Kebun Sawit Kabupaten Bangka Barat, Pencarian Hafizah Gadis 8 Tahun Resmi Ditutup

Pencarian Hafizah gadis 8 tahun resmi ditutup hal ini dikarenakan ada seorang pekerja sawit yang menemukan mayat anak perempuan tanpa organ di kebun sawit tempat di mana Hafizah hilang.

Puluhan Mayat yang Diyakini Sebagai Pengungsi Ditemukan di Pantai di Italia Selatan

Internasional, gemasulawesi – Setidaknya 33 orang, termasuk bayi yang baru lahir, tewas dalam kecelakaan kapal ketika mereka mencoba mendarat di pantai di laut yang kasar di lepas pantai wilayah Calabria Italia pada Minggu pagi. Dinas pemadam kebakaran Italia menulis di Twitter bahwa 28 mayat telah ditemukan, dengan banyak yang dilaporkan telah terdampar di pantai dekat […]

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;