Dua Pelaku Penganiayaan Pemuda di Jawa Timur Masih Dibawah Umur

<p>Foto: Illustrasi perguruan pencak silat.</p>
Foto: Illustrasi perguruan pencak silat.

Gemasulawesi– Empat pelaku ditetapkan polisi sebagai pelaku penganiayaan di Jawa Timur, menyebabkan pemuda tewas. Dua diantaranya masih dibawah umur.

Korbannya pemuda berinisal LF (23) warga Desa Soboronto Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur.

“Keempat pelaku adalah pelatih silat korban. Pada saat latihan, korban menerima pukulan pada bagian dada dan tidak sadarkan diri,” terang Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih, di Jawa Timur, Kamis 30 Juli 2021.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai

Penetapan empat pelaku penganiayaan di Jawa Timur sebagai tersangka usai melakukan pendalaman penyelidikan.

Akibat perbuatannya itu para pelaku penganiayaan di Jawa Timur dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama-sama, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Dua pelaku penganiayaan di Jawa Timur masih dibawa umur dikenakan wajib lapor setiap hari. Sementara, dua tersangka dewasa ditahan.

“Kejadian berawal saat korban mengikuti latihan bersama dengan enam orang siswa pesilat, dengan dibimbing empat orang pelatih,” jelasnya.

Dalam latihan di perguruan silat itu, korban diduga mendapatkan penganiayaan fisik, berupa pukulan hingga tendangan di bagian dada.

Setelah mendapat pukulan dan tendangan itu, korban langsung jatuh hingga tak sadarkan diri.

Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas

Mengetahui hal itu, empat orang pelatihnya kemudian mengevakuasinya ke Puskesmas agar mendapatkan perawatan medis.

Namun nahasnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Mendapat laporan itu, polisi kemudian melakukan otopsi terhadap jenazah korban.

Hasilnya, ditemukan luka memar di bagian dada akibat benturan benda keras.

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi pada seorang pelajar putra berinisial DW (17) tewas usai ditendang berinisial OS saat latihan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Kamis 20 Mei 2021, di Urungpigang, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Saat latihan, pelaku menyuruh korban dan rekan-rekannya berdiri dengan memasang kaki kuda-kuda.

Setelah berdiri dengan kaki kuda-kuda, pelaku langsung menendang dada korban hingga jatuh tidak sadarkan diri.

“Kemudian pelaku langsung menelpon keluarga korban. Ketika keluarga korban datang ke lokasi, korban langsung membawa korban ke RSUD Dr TC Hillers Maumere hingga korban dinyatakan meninggal dunia,” sebut Kasubag Humas Polres Sikka Iptu Margono, Jumat 21 Mei 2021.

Pelakunya merupakan senior di perguruan silat itu. (***)

Baca juga: P2TP2A Parimo Kawal Kasus Penganiayaan Anak Libatkan

...

Artikel Terkait

wave

Pelaku Hina Profesi Wartawan, Dijerat UU ITE

Polres Madiun Kota, Jawa Timur menjerat pelaku hina profesi wartawan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pelaku Pembunuhan Teman Kerja di Riau Diancam Tujuh Tahun Kurungan

Tersangka berinisial MU (28) pelaku pembunuhan teman kerja sendiri di Riau diancam dengan hukuman tujuh tahun kurungan akibat tindakannya.

Motif Pembunuhan Ketua MUI Labuhanbatu: Pelaku Sakit Hati Ditegur Mencuri

Pria berinisial AD alias Anto Dogol (35), mengaku rasa sakit hati menjadi motif kasus pembunuhan Ketua MUI Labuhanbatu, Aminurrasyid Aruan.

Disita, Obat Terapi Covid19 dan Tabung Oksigen Hasil Kasus Kejahatan Medis

Polri sita 365.875 obat terapi Covid19, 62 vial terapi Covid-19, dan 48 tabung oksigen dari 37 tersangka dalam puluhan kasus kejahatan medis

Kejagung Sebut Pengelolaan Dana Investasi PT Asabri Tidak Profesional

Kejaksaan Agung tengah menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dana investasi PT Asabri periode 2012-2019, ditemukan fakta reksadana.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;