Kekerasan Kembali Meletus di Masjid Al-Aqhsa Akibat Serangan Mematikan Polisi Israel

<p>Keterangan Foto : Serangan kembali dilakukan oleh kepolisian Israel di Masjid Al- Aqsha, (Foto/Pixabay)</p>
Keterangan Foto : Serangan kembali dilakukan oleh kepolisian Israel di Masjid Al- Aqsha, (Foto/Pixabay)

Internasional, gemasulawesi – Kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap warga Palestina yang berada di Masjid Al-Aqsha Yerusalem untuk kedua kalinya terjadi pada hari Kamis, 6 April 2023.

Dilansir dari Channel News Asia Nabil Abu Rudeineh selaku  juru bicara Presiden Palestina mengatakan jika kekerasan terjadi beberapa jam setelah kepolisian Israel melakukan penangkapan paksa lebih dari 350 orang yang berada di masjid Aqsha.

“Serangan yang terjadi selama bulan suci Ramadhan dan pada malam liburan Paskah memicu kekhawatiran akan kekerasan lebih lanjut terjadi di lingkungan Masjid Aqsha,” kata Nabil Abu Rudeineh.

Baca : Delapan Warga Israel Dibunuh Saat Meninggalkan Sinagoge di Yerusalem Timur

Menurutnya kejadian tersebut bermula kerika pada larut malam polisi Israel memasuki dan mencoba menyerang jamaah yang ada didalam masjid Al Aqsha menggunakan granat kejut dan menembakkan peluru karet yang berbahaya.

Ia juga mengatakan jika serangan tersebut adalah serangan bagi jamaah dan upaya menganggu kedamaian selama Ramadhan.

“Serangan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, serangannya terhadap jamaah, merupakan tamparan bagi upaya AS baru-baru ini untuk membawa perdamaian dan stabilitas selama Ramadan,” ungkapnya.

Baca : Standar Ganda FIFA dalam Sikapi Isu Politik: Berani Larang Rusia Tapi Takut dengan Israel, Dipertanyakan Sejumlah Politikus

Kurang dari 24 jam sebelumnya, polisi menyerbu masjid Aqsha untuk menyerang mereka yang dianggap sebagai penduduk Gaza.

Ia juga mengungkapkan bahwa setidaknya 12 warga Palestina telah terluka oleh serangan peluru karet dan pemukulan dalam bentrokan sebelumnya yang dilakukan oleh Polisi Israel.

“Dua belas warga palestina mengalami luka akibat serangan mematikan itu,” paparnya.

Baca : Hasil Swiss Vs Israel: Menang Telak 3-0 Atas Israel, Supporter di Stadion Ramai Kibarkan Bendera Palestina Jelang Laga FIFA Matchday

Ia mengatakan pihak nya tidak ingin menanggapi upaya konfrontasi yang dilakkan Israel tetapi mereka siap menghadapi situasi apapun yang terjadi.

Menurut Nabil tepat sebelum bentrokan terjadi kedua kalinya di Masjid Al-Aqsa dua roket lagi ditembakkan oleh polisi Israel mengarah ke Gaza.

“Kami tidak tertarik pada eskalasi apapun yang dilakukan Israel tetapi kami siap untuk resiko apapun yang terjadi,” terangnya.

Baca : Fadli Zon Komentari Soal Standar Ganda oleh FIFA Terhadap Israel, Federasi Tertinggi Sepakbola Itu Dianggap Tak Konsisten

Ia juga meminta seluruh pemimpin dunia mengambil sikap atas tindakan yang dilakukan oleh militer Israel.

Karena jika tidak ada peran negara luar dalam memberikan tekanan kepada Israel maka tindakan tersebut akan tetap terjadi.

“Para pemimpin di semua negara harus bertindak secara bertanggung jawab dan menahan Israel dari langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan,” tutupnya. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Peraturan SM Academy Picu Kritikan Netizen Korea Selatan, Pendidikan adalah Hal yang Terpenting

Baru-baru ini peraturan SM Academy picu kritikan netizen Korea Selatan karena aturan yang ada dalam laman pendaftaran siswa.

Sepuluh Pesawat Tempur China Kembali Melintasi Selat Taiwan ditengah Konflik Panas Kedua Negara

Internasional,gemasulawesi &#8211; Sepuluh pesawat tempur China kembali melintasi Selat Taiwan hal tersebut diduga karena kondisi hubungan kedua negara yang semakin memburuk. Dilansir dari Channel news asia, Joseph Wu selaku Menteri Luar Negeri Taiwan pada Sabtu 1 April 2023 mengatakan jika China kembali melanjutkan kegiatan militernya di Selat Taiwan dengan menerbangkan sepuluh pesawat tempur. “Sembilan jet [&hellip;]

Akibat Undangan Tak Sampai Nama Blackpink Ikut Terseret dan Direktur Keamanan Nasional Korea Selatan Mengundurkan Diri

Undangan dikirim sebanyak 6 kali dan tak sampai nama Blackpink ikut terseret dan Direktur Perhatanan Nasional Korea mengundurkan diri.

Telah Resmi Dihapus, Nama Lee Sooman Sudah Tidak Ada dari Credit Lagu-lagu dan Album Artis SM Entertainment

Nama pendiri SM Entertainment yaitu Lee Sooman sudah tidak ada lagi dari credit lagu-lagu dan album artis di bawah naungan SM karena hari ini telah resmi dihapus.

Al-Qur’an Dibakar di Denmark: Reaksi dan Tuntutan Negara-Negara Islam untuk Tindakan Tegas

Baru-baru ini, terjadi insiden di Denmark, Al-Qur’an, kitab suci umat Islam dibakar di dekat Kedutaan Turki, Copenhagen.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;