Tuntut Pengunduran Diri Netanyahu, Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Polisi di Penjajah Israel

Ket. Foto: Pengunjuk Rasa Dilaporkan Bentrok dengan Pihak Kepolisian Saat Melakukan Demonstrasi di Penjajah Israel
Ket. Foto: Pengunjuk Rasa Dilaporkan Bentrok dengan Pihak Kepolisian Saat Melakukan Demonstrasi di Penjajah Israel Source: (Foto/X/@UNRWAPArtners)

Internasional, gemasulawesi – Di hari Minggu waktu setempat, diketahui jika terjadi kembali di penjajah Israel yang kali ini untuk menuntut pengunduran diri dari Benjamin Netanyahu.

Selain itu, para pengunjuk rasa juga menuntut untuk pembebasan sesegera mungkin para sandera yang hingga kini masih berada di Jalur Gaza.

Namun, saat para polisi penjajah Israel berusaha untuk membubarkan para pengunjuk rasa, terjadi bentrokan antara keduanya.

Baca Juga:
Sejumlah Negara Barat Tangguhkan Pendanaan, Kepala UNRWA Sebut Itu Merupakan Hukuman Kolektif untuk Rakyat Palestina

Diketahui jika bentrokan tersebut terjadi di Yerusalem dan Tel Aviv.

Menurut laporan, pihak kepolisian penjajah Israel berusaha untuk membubarkan para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di Paris Square yang berada di pusat Yerusalem Barat.

“Beberapa dari pengunjuk rasa tersebut ditangkap,” kata sumber yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga:
Menentang Semua Tindakan Darurat, Uganda Tegaskan Keputusan Hakim Julia Sebutinde di ICJ Tidak Wakili Posisi Negara Mereka

Di sisi lain, setelah konfrontasi dengan pihak kepolisian, terjadi evakuasi di Yerusalem Barat yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan orang.

Sementara di Tel Aviv, para polisi juga melakukan penangkapan terhadap beberapa pengunjuk rasa yang berada di Kaplan Square yang berada di pusat kota tempat mereka melakukan demonstrasi.

Ratusan orang demonstran juga dibubarkan secara paksa dan pihak kepolisian juga menyita peralatan protes.

Baca Juga:
Masih Perang, Warga Amerika Keturunan Arab Sebut Merasa Dikhianati dengan Dukungan Biden terhadap Penjajah Israel

Demonstrasi yang dilakukan di Kaplan Square ini diikuti ribuan warga penjajah Israel yang bersama-sama menuntut pengunduran dini dari Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, dan juga pemilihan umum dini untuk kembali memilih perdana menteri baru.

Laporan yang sama menyampaikan jika para pengunjuk rasa yang datang mengangkat slogan yang bertuliskan ‘Pemilu Sekarang’.

Dan para demonstran juga berteriak menuntut pemecatan Benjamin Netanyahu sesegera mungkin.

Baca Juga:
Penindasan Meningkat dari Pemukim Penjajah Israel, Penggembala Palestina Sebut Mereka Ingin Hidup

Beberapa waktu yang lalu, saat protes semakin meningkat di penjajah Israel, Benjamin Netanyahu diketahui sempat mengungkapkan kritikannya.

Dia mengkritik demonstrasi yang dilakukan oleh keluarga para sandera yang masih ada di Jalur Gaza dan menyebutkan jika demonstrasi yang mereka lakukan tidak ada gunanya.

“Demonstrasi ini berkontribusi terhadap tuntutan Hamas,” jelasnya.

Baca Juga:
Perang Dekati Akhir Bulan Keempat, Mayoritas Terowongan Hamas di Bawah Jalur Gaza Dilaporkan Tetap Utuh

Berdasarkan laporan, diperkirakan terdapat sekitar 136 sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.

Perang juga telah menyebabkan lebih dari 26 ribu rakyat Palestina meninggal. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Dilakukan pada Berbagai Wilayah di Tepi Barat, Penjajah Israel Kembali Menahan 20 Warga Palestina

Menurut laporan, penjajah Israel kembali menahan 20 orang warga Palestina di Tepi Barat baru-baru ini di tengah agresi mereka.

Disebut Susul Keputusan ICJ, Penjajah Israel Tidak Akan Izinkan Lagi Pengunjuk Rasa Blokir Truk Bantuan Kemanusiaan

Menurut laporan, penjajah Israel dilaporkan tidak akan mengizinkan lagi para pengunjuk rasa untuk memblokir truk bantuan untuk masuk ke Gaza

Susul Bela Sungkawa untuk Tentara yang Tewas, Palestina Kritik Peru Karena Izinkan Warganya Ikut Berperang dengan Penjajah Israel

Palestina baru-baru ini mengkritik Peru karena mengizinkan warga negaranya untuk ikut melakukan perang di Jalur Gaza dengan penjajah Israel.

Inginkan Lebih Banyak Negara Hentikan Sementara Pendanaan UNRWA, Menlu Penjajah Israel Serukan Badan PBB Tersebut Diganti

Menteri Luar Negeri penjajah Israel menyerukan agar UNRWA diganti dan mendesak lebih banyak negara menghentikan pendanaan untuk UNRWA.

ICJ Keluarkan 6 Perintah Terkait Kasus Genosida, Apa Selanjutnya untuk Penjajah Israel dan Palestina?

Berikut ini yang akan terjadi selanjutnya untuk penjajah Israel dan Palestina setelah ICJ mengumumkan keputusannya pada hari Jumat.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;