Terjadi Kekurangan, Penjajah Israel Dikabarkan Akan Mendatangkan 65 Ribu Pekerja Asing untuk Menggantikan Warga Palestina

Ket. Foto: Penjajah Israel Dikabarkan Akan Mendatangkan Sekitar 65 Ribu Pekerja Asing yang Akan Menggantikan Rakyat Palestina
Ket. Foto: Penjajah Israel Dikabarkan Akan Mendatangkan Sekitar 65 Ribu Pekerja Asing yang Akan Menggantikan Rakyat Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, juru bicara industri perumahan dan konstruksi penjajah Israel menyatakan jika dalam beberapa pekan mendatang, mereka berharap dapat mendatangkan sekitar 65 ribu pekerja asing.

Disebutkan jika para pekerja asing yang akan bekerja di penjajah Israel tersebut berasal dari India, Srilanka dan Uzbekistan.

Laporan yang sama menyampaikan jika hal tersebut terjadi karena kekurangan tenaga kerja yang besar di beberapa sektor penjajah Israel yang diakibatkan karena perang.

Baca Juga:
Masih Agresi, Pegawai Sipil Hamas Dilaporkan Kembali Beroperasi di Gaza

Diketahui jika sebelum agresi yang dimulai di tanggal 7 Oktober 2023, terdapat sekitar 72.000 warga Palestina dari Tepi Barat yang bekerja di bidang konstruksi.

Dalam kesempatan terpisah, pemerintah penjajah Israel menyampaikan dalam 4 bulan terakhir ini, setengah dari proyek-proyek tersebut harus terhenti karena perekonomian penjajah Israel yang terus terpukul karena perang.

Di bulan Desember 2023, terdapat laporan yang menyebutkan jika Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahum siap untuk memulangkan warga Palestina karena perekonomian penjajah Israel menderita.

Baca Juga:
Digambarkan Mengerikan, Seorang Pria Palestina Ditembak Mati Penembak Jitu Penjajah Israel saat Mencari Makanan

Namun, dilaporkan jika Benjamin Netanyahu tidak memiliki suara mayoritas dalam kabinetnya.

Selain itu, pemungutan suara tersebut ditunda beberapa kali yang pada akhirnya diputuskan jika rencana tersebut tidak disetujui.

Di sisi lain, terdapat laporan yang menyebutkan jika militer penjajah Israel telah membunuh 30 orang di Deir el-Balah yang berada di Gaza tengah dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga:
Banyak Nyawa Melayang Akibat Perang, Ini Tentang Firing Zone 1918 yang Juga Dikenal Sebagai Zona Tembak Penjajah Israel

Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan jika pasukan penjajah Israel menargetkan rumah warga dengan pemboman yang dilakukan mereka secara langsung dari jet militer.

“Mereka juga membom sebuah masjid di daerah yang sama dan itu menyebabkan banyak orang terbunuh,” ujar mereka.

PRCS menerangkan jika mereka mengirimkan ambulans dan bahwa timnya menemukan 2 jenazah.

Baca Juga:
Terbuka Tolak Gagasan Palestina Merdeka, Ini Tentang Penjajah Israel Raya

“Tim kami juga melakukan penanganan kepada beberapa korban luka akibat serangan tersebut,” jelas mereka.

Di sisi lain, UNRWA juga menyampaikan jika akses rakyat Palestina terhadap air bersih dan juga sanitasi sangat terbatas akibat serangan yang masih belum berhenti di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Banyak Korban Jiwa, Penjajah Israel Disebut Gunakan Pemukim Sebagai Pion untuk Membenarkan Peningkatan Kekerasan

Disebutkan jika penjajah Israel menggunakan para pemukim sebagai pion mereka untuk membenarkan peningkatan kekerasan.

Lakukan Penggerebekan di Tepi Barat, 3 Warga Palestina Ditangkap Penjajah Israel Dekat Nablus

Sekitar 3 orang warga Palestina ditangkap penjajah Israel dalam penggerebekan yang dilakukan di dekat Nablus, Tepi Barat.

Penjajah Israel Serang TK di Rafah, Beberapa Orang Dilaporkan Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Beberapa orang tewas dan puluhan orang terluka karena serangan yang dilakukan penjajah Israel ke sebuah TK di Rafah, Jalur Gaza.

Kini Sasar Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Banyak Menyerang di Wilayah Timur

Menurut laporan, pasukan penjajah Israel kini melakukan banyak serangan di wilayah timur Rafah di Jalur Gaza.

Sebut Perlu Pendekatan Lain, Pemimpin Partai Oposisi Sayap Kanan Penjajah Israel Serukan Mesir untuk Kendalikan Gaza

Avigdor Lieberman yang merupakan partai oposisi sayap kanan penjajah Israel menyerukan Mesir untuk mengendalikan Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;