Serbu Komunitas Badui di Tepi Barat, Beberapa Pemukim Penjajah Israel Mencuri Hampir 30 Domba Milik Seorang Rakyat Palestina

Ket. Foto: Sekelompok Pemukim Penjajah Israel Mencuri Hampir 30 Domba Miliki Salah Seorang Rakyat Palestina di Tepi Barat
Ket. Foto: Sekelompok Pemukim Penjajah Israel Mencuri Hampir 30 Domba Miliki Salah Seorang Rakyat Palestina di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sekelompok pemukim ilegal penjajah Israel dilaporkan menyerbu komunitas Badui di Arab Al-Malehat, yang terletak di barat laut Jericho di Tepi Barat.

Para pemukim penjajah Israel tersebut juga mencuri hampir 30 domba milik salah seorang rakyat Palestina yang bernama Suleiman Atallah Malehat.

Hassan Malehat, yang merupakan pengawas dari organisasi Baidar yang membela hak-hal Badui, mengungkapkan jika beberapa pemukim penjajah Israel dengan paksa memasuki komunitas tersebut.

Baca Juga:
Situasinya Buruk, Khan Younis di Jalur Gaza Masih Belum Memiliki Fasilitas Kesehatan yang Berfungsi

Laporan menyatakan jika di tahun 2023 lalu, pasukan pendudukan dan pemukim penjajah Israel menyita sekitar 43 traktor pertanian, 293 kendaraan dan juga 296 domba dalam serangan serupa terhadap komunitas Badui di wilayah tersebut.

Sementara itu, 15 orang warga Palestina juga dikabarkan ditangkap baru-baru ini di Tepi Barat.

Para tahanan tersebut termasuk dengan seorang jurnalis dan beberapa mantan tahanan Palestina yang sebelumnya juga dipenjara oleh pasukan penjajah Israel.

Baca Juga:
Derita Kelaparan di Tengah Perang, Seorang Anak Palestina Berusia 2 Bulan Dilaporkan Meninggal

Penangkapan tersebut menambah jumlah rakyat Palestina yang ditangkap oleh penjajah Israel.

Sementara itu, lebih dari 7.200 warga Palestina telah ditahan pasukan penjajah Israel sejak perang meletus di tanggal 7 Oktober 2023.

Di sisi lain, anak-anak pengungsi Palestina yang berlindung di daerah Deir el-Balah mengatakan kepada awak media jika kondisi disana sangat buruk sehingga mereka harus membakar buku untuk menyalakan api untuk mendapatkan kehangatan.

Baca Juga:
Perang Gaza, Penjajah Israel Dilaporkan Akan Memotong Tambahan 5 Juta USD dari Pendapatan Pajak Otoritas Palestina

“Kami sekarang duduk di perpustakaan sekolah tempat kami mengungsi, namun, kami membakar buku-buku yang ada untuk menyalakan api untuk diri kami sendiri,” ujar Rahaf Hamad, salah satu diantara anak-anak tersebut.

Dia mengakui jika itu menjadi hal yang menyedihkan karena seharusnya dia dan anak-anak Palestina lainnya membaca buku-buku tersebut dan juga belajar dengannya.

Salah satu anak Palestina yang lainnya, Julia Hamad, mengatakan jika dia dan anak-anak yang lain telah mengungsi lebih dari 1 kali.

Baca Juga:
Sebabkan Kehancuran Jalur Gaza, Penjajah Israel Disebut Tidak Menghadapi Lawan yang Tangguh di ICJ

“Kami kehilangan pendidikan dasar, makanan dan buku-buku kami, serta sekarang kami menggunakan buku-buku untuk menyalakan api,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Perang di Jalur Gaza, OCHA Sebut Warga Palestina Berada dalam Bahaya Sementara Dunia Terus Menyaksikan

OCHA menyampaikan jika warga Palestina berada dalam bahaya besar sementara dunia terus menyaksikan dan mengawasi mereka.

Dijatuhi Sanksi oleh AS, Penggalangan Dana Online Kumpulkan Lebih dari 140 Ribu USD untuk Pemukim Garis Keras Penjajah Israel

Penggalangan dana online untuk pemukim garis keras penjajah Israel yang dijatuhi sanksi oleh AS mengumpulkan lebih dari 140 ribu USD.

Sebelumnya Ditahan, Militer Penjajah Israel Klaim Serangan Drone Membunuh Seorang Pejuang Palestina di Jenin

Dalam pernyataannya, militer penjajah Israel menyebutkan jika serangan drone membunuh seorang pejuang Palestina di Jenin, Tepi Barat.

Berbicara dalam Sidang ICJ, Namibia Tuntut Mahkamah Internasional Akui Pendudukan Penjajah Israel di Wilayah Palestina Ilegal

Namibia menuntut ICJ (Mahkamah Internasional) untuk mengakui jika pendudukan penjajah Israel di wilayah Palestina adalah ilegal.

Korban hingga Puluhan Ribu Jiwa, Palestina Tolak Rencana Pasca Perang Netanyahu di Jalur Gaza

Laporan menyebutkan jika Palestina menolak rencana pasca perang yang sebelumnya telah dipaparkan oleh PM penjajah Israel, Benjamin Netanyahu

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;